Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

PERKUAT SOLIDITAS TNI DI KEPULAUAN RIAU, DANKODAERAL IV TERIMA KUNJUNGAN PANGDAM XXV/SULTAN MAHMUD RIAYAT SYAH

Cegah Illegal Fishing, Satpolairud Polres Kapuas Imbau Hal Ini Pada Warga Pesisir DAS Kapuas.

Laksanakan Giat Patroli Rutin Pada Malam Hari Personil Polsek Kapuas Murung Di Objek Vital Dan Tempat Berkumpulnya Masyarakat

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Munjirin Buka Kegiatan Edukasi Demokrasi bagi 80 Pelajar Jakarta Timur
Terkini

Munjirin Buka Kegiatan Edukasi Demokrasi bagi 80 Pelajar Jakarta Timur

hartonoBy hartono29 Oktober 2026 5:02 PM043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

JAKARTA TIMUR, Analisnews.co.id,  – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, membuka kegiatan peningkatan kapabilitas demokrasi yang diikuti sekitar 80 pelajar SMA dan SMK se-Jakarta Timur di Kantor Sekretariat KPU Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pemilih pemula untuk mengenal lebih dekat Museum Perjalanan Pemilu, yang menyajikan perjalanan sejarah penyelenggaraan pemilu di Indonesia dari masa ke masa.

Melalui kunjungan tersebut, para pelajar diajak memahami perkembangan sistem demokrasi di Tanah Air, termasuk perubahan regulasi, kelembagaan, dan mekanisme penyelenggaraan pemilu seiring perkembangan zaman.

Salah satu peserta, Dzakwan Mahib, siswa SMAN 36 Jakarta, mengaku mendapatkan wawasan baru setelah melihat langsung berbagai dokumentasi sejarah pemilu. Menurutnya, pemahaman mengenai perjalanan pemilu menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk ikut mendorong pelaksanaan demokrasi yang lebih baik.

Antusiasme serupa disampaikan Abdilah dari SMK Angkasa I Halim Perdanakusuma Jakarta dan M. Umar Karim dari SMAN 14 Jakarta. Keduanya mengaku senang dapat melihat secara langsung berbagai rekam jejak sejarah pemilu melalui koleksi dan penyajian informasi di museum tersebut.

“Kita jadi lebih terbuka pikirannya. Pemilu itu berjalan sangat lama dan mengalami banyak perubahan. Ada banyak hal yang bisa kita sampaikan dan pelajari dari perubahan-perubahan tersebut, sehingga ke depannya bisa menjadi bahan untuk meningkatkan kualitas pemilu,” ungkap Dzakwan.

Museum Perjalanan Pemilu menjadi salah satu sarana edukasi untuk mengenalkan sejarah demokrasi Indonesia, mulai dari penyelenggaraan pemilu pertama pada 1955 hingga perkembangan pemilu di era modern yang memanfaatkan teknologi informasi.

Keberadaan museum ini diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami pentingnya pemilu sebagai instrumen kedaulatan rakyat. Melalui berbagai artefak, dokumentasi, dan narasi visual, pengunjung dapat mempelajari dinamika penyelenggaraan pemilu sekaligus memahami nilai-nilai demokrasi yang perlu dijaga bersama.

Selain menjadi sarana pendidikan, museum ini juga mendukung kegiatan penelitian dan rekreasi edukatif melalui tata pamer yang dirancang informatif dan interaktif. Dengan demikian, pembelajaran mengenai sejarah pemilu diharapkan dapat berlangsung lebih menarik dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, berharap para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh kepada teman-teman sebaya di sekolah masing-masing.

“Mudah-mudahan dengan diundangnya para perwakilan siswa, kurang lebih 80 siswa, mereka mendapatkan bekal keilmuan tentang kepemimpinan demokrasi dan bisa menularkannya kepada teman-teman lainnya di sekolah,” ujar Munjirin.

Ia berharap kegiatan edukasi demokrasi ini dapat meningkatkan pemahaman politik yang sehat di kalangan pelajar, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran untuk berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan berdemokrasi.

Melalui kegiatan tersebut, Museum Perjalanan Pemilu diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran yang membantu generasi muda mengenal sejarah kepemiluan, memahami nilai-nilai demokrasi, serta mempersiapkan diri menjadi warga negara yang kritis dan bertanggung jawab.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePokja PWI Walikota Kota Jakarta Timur dan Kecamatan Matraman Perkuat Kolaborasi Penyebaran Informasi
Next Article Bentang Sepanduk Larangan Membakar Hutan Dan Lahan Personil Polsek Kapuas Murung Melalui Giat Sosialisasi Karhutla
hartono

Related Posts

PERKUAT SOLIDITAS TNI DI KEPULAUAN RIAU, DANKODAERAL IV TERIMA KUNJUNGAN PANGDAM XXV/SULTAN MAHMUD RIAYAT SYAH

29 Oktober 2026 6:18 PM

Cegah Illegal Fishing, Satpolairud Polres Kapuas Imbau Hal Ini Pada Warga Pesisir DAS Kapuas.

29 Oktober 2026 5:48 PM

Laksanakan Giat Patroli Rutin Pada Malam Hari Personil Polsek Kapuas Murung Di Objek Vital Dan Tempat Berkumpulnya Masyarakat

29 Oktober 2026 5:22 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.