Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Analisbews.co.id Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Jadi Humas Polri Ke – 75

Pemkot Jakpus Tebus Ijazah Warga, Peluang Pendidikan dan Kerja Kembali Terbuka

Ketika Mata Menjadi Jendela Kesehatan: EyRIS dan Terobosan Skrining Retina Berbasis AI untuk Deteksi Dini Diabetes, Ginjal, dan Jantung

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Herry Dahana: Kejujuran dan Integritas Jadi Kunci Kehormatan Pemimpin
Terkini

Herry Dahana: Kejujuran dan Integritas Jadi Kunci Kehormatan Pemimpin

hartonoBy hartono30 Oktober 2026 5:24 PM042 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

JAKARTA ,Analisnews.co.id, – Jabatan dan kekuasaan bukanlah ukuran utama kehormatan seorang pemimpin. Kejujuran, integritas, komitmen, serta keteladanan justru menjadi fondasi yang menentukan apakah seorang pemimpin benar-benar layak mendapatkan kepercayaan dan penghormatan masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan Irjen Pol (Purn) Heribertus Dahana Resmiwara atau Herry Dahana, praktisi hukum sekaligus mantan Deputi Politik dan Strategi Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI tahun 2022, dalam refleksinya mengenai integritas dan tanggung jawab kepemimpinan.

Menurut Herry, strategi memang menentukan arah dan langkah dalam setiap perjuangan. Namun, strategi tanpa integritas hanya akan kehilangan makna karena kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari kemampuan memenangkan persaingan atau mempertahankan kekuasaan.

“Dalam setiap perjuangan, strategi menentukan langkah. Namun, integritas menentukan kehormatan,” demikian pesan Herry, Jumat (30/10/2026).

Ia menekankan, kejujuran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari integritas seorang pemimpin. Kejujuran bukan sekadar nilai moral yang disampaikan dalam pidato, melainkan karakter yang harus tercermin secara konsisten dalam perkataan, sikap, keputusan, dan tindakan.

Herry menjelaskan, kejujuran melahirkan kepercayaan. Dari kepercayaan itulah tumbuh dukungan publik yang menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjalankan kepemimpinan.

Karena itu, dukungan masyarakat tidak bisa sekadar dituntut, apalagi dipaksakan. Kepercayaan publik harus diperjuangkan melalui konsistensi, keterbukaan, kejujuran, dan bukti nyata dalam menjalankan tanggung jawab.

Dalam pandangannya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki jabatan, kewenangan, dan kemampuan menyusun strategi. Ia juga harus mampu membangun keyakinan masyarakat bahwa setiap keputusan yang diambil berlandaskan tanggung jawab dan kepentingan bersama.

Herry juga mengingatkan bahwa ujian integritas justru muncul ketika seorang pemimpin menghadapi tekanan, benturan kepentingan, maupun godaan kekuasaan. Dalam situasi seperti itu, karakter dan prinsip moral menjadi penentu apakah seseorang tetap mampu menjaga kehormatannya.

“Kemenangan terbesar seorang pemimpin bukanlah ketika ia berhasil mengalahkan lawan atau menguasai keadaan, melainkan ketika ia tetap mampu menjaga kehormatan dan integritas dirinya,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepemimpinan sejati bukan sekadar persoalan posisi, pengaruh, dan kekuasaan. Lebih dari itu, kepemimpinan merupakan cerminan karakter, tanggung jawab, serta keteladanan yang ditunjukkan kepada masyarakat.

Pada akhirnya, jabatan bisa berakhir, kekuasaan dapat berganti, dan dukungan publik bisa berubah. Namun, kejujuran, integritas, dan kehormatan akan menjadi warisan yang menentukan bagaimana seorang pemimpin dikenang.

Pesan Herry tersebut menjadi refleksi bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi jabatan yang berhasil diraih, tetapi juga oleh seberapa kuat ia mempertahankan prinsip dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePOLSEK KAPUAS TIMUR GELAR JUMAT CURHAT BERSAMA MASYARAKAT DESA ANJIR SERAPAT BARAT, PERKUAT SINERGITAS DAN JAGA KONDUSIVITAS KAMTIBMAS
Next Article Serap Aspirasi Masyarakat, Polsek Selat Laksanakan Kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) ‎
hartono

Related Posts

Pemkot Jakpus Tebus Ijazah Warga, Peluang Pendidikan dan Kerja Kembali Terbuka

30 Oktober 2026 6:32 PM

Ketika Mata Menjadi Jendela Kesehatan: EyRIS dan Terobosan Skrining Retina Berbasis AI untuk Deteksi Dini Diabetes, Ginjal, dan Jantung

30 Oktober 2026 5:39 PM

Wujud Kebersamaan, Polsek Selat Gelar Giat “Green Policing” Bersih-Bersih Masjid Al Ikhlas Kuala Kapuas.

30 Oktober 2026 5:31 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.