Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Anggota Polsek Maja Polres Lebak Laksanakan Patroli Malam Hari Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Anggota Polsek Leuwidamar Polres Lebak, Patroli Malam Hari Guna Mencegah Gangguan Kamtibmas.

Anggota Polsek Lebakgedong Polres Lebak, Patroli Malam Hari Guna Mencegah Gangguan Kamtibmas.

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»TV & Drama»Ketegangan Maksimal di Zona Merah, Saat Mayit Berkumpul di Landasan Terbang
TV & Drama

Ketegangan Maksimal di Zona Merah, Saat Mayit Berkumpul di Landasan Terbang

yadiBy yadi6 November 2026 5:29 PM083 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | JAKARTA – Kepungan mayit hidup di landasan terbang, pesawat yang terjebak dalam lanskap kehancuran, serta wabah zombie yang meluas menjadi gambaran mencekam dalam teaser poster perdana film Zona Merah. Screenplay Films resmi merilis poster tersebut pada 5 November 2026, sekaligus menegaskan ambisi menghadirkan film zombie berskala besar dalam perfilman Indonesia.

Setelah teaser trailer yang diperkenalkan pada 16 Oktober lalu di panggung Synchronize Fest menarik perhatian publik, Zona Merah kini semakin mendekatkan penonton pada teror yang dijanjikan. Film horor-aksi ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 14 Januari 2027.

Teaser poster memperlihatkan sebuah pesawat terbang rendah yang dikepung lautan mayit hidup. Landasan yang porak-poranda, asap tebal, dan suasana kehancuran menjadi penanda runtuhnya peradaban akibat wabah yang tak lagi terkendali.

Visual tersebut sekaligus memberi gambaran mengenai skala ancaman yang menjadi pusat cerita. Bukan sekadar horor di ruang terbatas, Zona Merah mencoba membawa teror zombie ke lanskap kehancuran yang lebih luas.

Film ini disutradarai Sidharta Tata bersama Fajar Martha Santosa, dengan pendekatan horor-aksi dan survival yang menjanjikan pengalaman berbeda bagi penonton film lokal.

Bertahan Hidup di Tengah Wabah dan Pengkhianatan

Cerita Zona Merah berpusat pada Maya (Aghni Haque), yang berjuang menyelamatkan diri bersama adiknya, Adi (Devano), dan orang-orang terdekat di sebuah kamp pengungsian darurat di kota Rimbalaya.

Situasi berubah ketika virus misterius menyebar dan mengubah manusia yang terinfeksi menjadi mayit hidup yang beringas. Kamp pengungsian yang semula menjadi tempat perlindungan akhirnya ikut runtuh setelah wabah menembus pertahanan.

Maya dan kelompoknya pun harus melarikan diri di tengah ancaman yang datang dari berbagai arah. Mereka bukan hanya menghadapi keganasan zombie, tetapi juga ketidakpercayaan antarpengungsi yang saling mencurigai kemungkinan infeksi.

Di luar ancaman fisik, situasi semakin rumit oleh konflik politik daerah dan disinformasi yang diduga digunakan pihak berwenang untuk menutupi kenyataan di lapangan.

Dalam kondisi terisolasi, ketika kepercayaan menjadi barang langka dan keselamatan tak lagi terjamin, perjalanan keluar dari zona merah berubah menjadi pertaruhan hidup dan mati.

Luna Maya: Film Zombie Lokal yang Berani Melangkah Jauh

Ambisi Zona Merah juga mendapat dukungan Luna Maya, yang terlibat sebagai executive producer. Ia menilai proyek ini sebagai salah satu langkah berani untuk mendorong perkembangan perfilman Indonesia.

“Aku sangat suka mendukung project-project ambisius yang terus mendorong perfilman Indonesia, dan Zona Merah adalah salah satunya. Belum ada film zombie lokal Indonesia yang berani mengambil langkah sejauh Zona Merah,” ungkap Luna.

Film ini menghadirkan jajaran pemain lintas generasi, antara lain Aghni Haque, Andri Mashadi, Maria Theodore, Devano, Bryan Domani, Shindy Huang, Lukman Sardi, Luna Maya, dan Myesha Lin.

Dengan perpaduan cerita survival, ketegangan horor, aksi, serta konflik sosial-politik, *Zona Merah* berupaya memperluas cakrawala film zombie Indonesia.

Film produksi Screenplay Films ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 14 Januari 2027. Informasi terbaru dapat diikuti melalui Instagram dan TikTok @filmzonamerah serta @screenplayfilms_id.

Red/Py

#FilmIndonesia #HororIndonesia FilmZombie LunaMaya ScreenplayFilms ZonaMerah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleMALIQ & D’Essentials Gelar Kabar Gembira Exhibition hingga 17 November 2026
Next Article Panglima TNI Pimpin Pemakaman Letkol Dudi Firmansyah, Gugur Saat Misi Pemadaman Karhutla
yadi

Related Posts

Kisah Keluarga Penuh Kerinduan di Desember Jani, Palari Films Rilis Trailer dan Poster Resmi

6 November 2026 5:42 PM

Enam Anak Muda Bersaing Jadi Karyawan Tetap, Film Lagi Probation Ungkap Kerasnya Dunia Kerja

6 November 2026 5:37 PM

MALIQ & D’Essentials Gelar Kabar Gembira Exhibition hingga 17 November 2026

6 November 2026 5:24 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.