Analisnews.co.id | LONDON – Indonesia kembali menorehkan prestasi di panggung pariwisata dunia. Paviliun Wonderful Indonesia meraih penghargaan Best Stand Design in Asia dalam ajang World Travel Market (WTM) London 2026 yang berlangsung pada 3–5 November 2026 di ExCeL London, Inggris.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di ExCeL London, Rabu (4/11/2026). Capaian ini sekaligus menegaskan daya tarik Indonesia dalam mempromosikan pariwisata melalui perpaduan kreativitas, seni, budaya, dan inovasi desain.
Prestasi tersebut tidak diraih dengan mudah. WTM London 2026 menghadirkan 389 booth dari berbagai kawasan dunia. Sebanyak 99 booth berasal dari Asia, sehingga Paviliun Wonderful Indonesia harus bersaing dengan 98 booth lainnya untuk merebut predikat terbaik di kawasan tersebut.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, penghargaan ini merupakan pengakuan internasional terhadap kreativitas dan kolaborasi berbagai pihak dalam memperkenalkan wajah pariwisata Indonesia.
“Penghargaan Best Stand Design in Asia ini merupakan kebanggaan bagi Indonesia sekaligus pengakuan atas kreativitas dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya menawarkan keindahan alam dan destinasi wisata, tetapi juga kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta pengalaman yang memiliki nilai dan makna bagi wisatawan,” ujar Widiyanti di London, Jumat (6/11/2026).
Mengusung kampanye Go Beyond Ordinary, Paviliun Wonderful Indonesia tahun ini tampil sebagai ruang pengalaman imersif seluas 352,75 meter persegi di booth N8-220. Kekayaan bahari Indonesia menjadi inspirasi utama desain yang memadukan keindahan laut, budaya Nusantara, gastronomi, seni kontemporer, dan kreativitas bangsa.
Pengunjung tidak sekadar disuguhi gambar destinasi wisata, tetapi diajak merasakan atmosfer Indonesia melalui perpaduan visual, aroma, cita rasa, hingga suara Nusantara.
Berbagai aktivitas turut dihadirkan, mulai dari pertunjukan seni tradisional, permainan alat musik sasando, hingga pengalaman wellness berbasis aroma minyak atsiri Indonesia.
Salah satu daya tarik utama paviliun ini adalah kolaborasi arsitek ternama Indonesia, Andra Matin, dengan seniman kontemporer Mulyana atau Mang Moel. Keduanya menghadirkan representasi Indonesia dalam satu ruang melalui pemetaan 65 co-exhibitor dari 11 provinsi serta karakteristik lima mitra resmi.
Kolaborasi tersebut diperkuat instalasi rajutan berskala besar bertema kehidupan bawah laut karya Mang Moel. Karya artistik ini bukan sekadar mempercantik ruang pamer, melainkan juga menyampaikan pesan tentang keindahan sekaligus kerapuhan ekosistem laut.
Mang Moel, seniman asal Bandung yang berkarya di Yogyakarta, telah menampilkan karya di berbagai panggung seni internasional, termasuk New York, Los Angeles, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Karyanya bahkan pernah menghiasi instalasi etalase rumah mode Hermès.
Melalui teknik rajutan dengan berbagai material, termasuk benang sisa, Mang Moel menghidupkan gambaran kehidupan bawah laut sekaligus mengajak pengunjung memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Widiyanti menegaskan, kolaborasi seni dan arsitektur tersebut menjadi bukti bahwa promosi pariwisata dapat dikemas melalui pendekatan lintas sektor.
“Kehadiran karya Mang Moel di Paviliun Indonesia menjadi simbol pertemuan antara seni, kreativitas, dan pesan keberlanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa promosi pariwisata dapat dikemas melalui pendekatan lintas sektor yang menghubungkan arsitektur, seni, budaya, dan isu lingkungan,” katanya.
Ia menambahkan, penghargaan ini sejalan dengan semangat Go Beyond Ordinary, yang mengajak wisatawan dunia mengenal Indonesia lebih jauh dari sekadar destinasi liburan.
“Pariwisata Indonesia memiliki cerita, identitas, dan keunikan yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Karena itu, kami akan terus memperkuat promosi yang mampu menghadirkan pengalaman sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sebelumnya, Paviliun Wonderful Indonesia juga pernah meraih penghargaan Best Stand Feature pada WTM London 2019 dengan konsep kapal Phinisi yang merepresentasikan kekayaan dan keberagaman budaya Nusantara.
Enam tahun berselang, Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Kali ini, bukan hanya melalui keindahan destinasi, tetapi lewat sebuah paviliun yang menjadikan seni, budaya, kreativitas, dan pesan keberlanjutan sebagai wajah pariwisata Indonesia.(Red-py).
