
Muara Teweh, 17 Agustus 2025 — Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Barito Utara tahun 2024, Polres Barito Utara kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan pengamanan penuh 1×24 jam di Kantor KPU Kabupaten Barito Utara pada Sabtu (17/08/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Mantap Praja Telabang 2025, yang menjadi fokus utama Polres Barito Utara dalam mengawal jalannya proses demokrasi di wilayah hukumnya.
Petugas Pos Pengamanan KPU secara rutin melaksanakan pengecekan dan kontrol situasi di area dalam maupun luar Kantor KPU. Berdasarkan pantauan terakhir, situasi terpantau aman dan kondusif. Di sisi lain, dua komisioner KPU, yakni Lutfia Rahman (Divisi Teknis) dan Faisal Rahman (Divisi Data dan Informasi), masih melaksanakan dinas di KPU Provinsi di Palangka Raya, sementara Ketua KPU bersama dua komisioner lainnya telah kembali ke Muara Teweh.
Menariknya, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, KPU Kabupaten Barito Utara turut menggelar berbagai perlombaan seperti makan kerupuk dan balap karung di halaman kantor. Kegiatan ini berlangsung aman dan tertib, di bawah pengawasan langsung personel pengamanan dari Polres Barito Utara.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P., menyampaikan bahwa pengamanan ini bukan hanya bersifat formalitas, tetapi menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas wilayah selama masa politik.
“Kami dari Polres Barito Utara hadir untuk memastikan keamanan dan kelancaran seluruh proses tahapan Pilkada. Termasuk kegiatan di Kantor KPU, baik formal maupun non-formal, semuanya berada dalam pantauan dan pengamanan personel kami,” ujar Iptu Novendra.
Dengan kehadiran dan pengawasan penuh dari Polres Barito Utara, situasi di Kantor KPU tetap dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Barito Utara tidak hanya profesional, tetapi juga adaptif dalam mengawal keamanan di tengah dinamika pemilu dan kehidupan sosial masyarakat.(ed)