Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla, Kapolres Kapuas Bersama Bupati Tinjau Posko BPBD

Tak Kenal Lelah, Tim Gabungan dan Warga Berjibaku Padamkan Karhutla

LRT Jabodebek Pastikan Operasional Tetap Normal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Tempat Diduga Transaksi Obat Keras Didatangi Warga di Kemiri, Polsek Mauk Lakukan Penyelidikan
Terkini

Tempat Diduga Transaksi Obat Keras Didatangi Warga di Kemiri, Polsek Mauk Lakukan Penyelidikan

nurjenBy nurjen2 Juni 2026 6:15 AM072 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tangerang, Analisnews.co.id – Aparat Polsek Mauk Polresta Tangerang melakukan penyelidikan terkait peristiwa aksi warga yang mendatangi sebuah lapak yang diduga dijadikan tempat transaksi obat keras.

 

Peristiwa tersebut terjadi Senin (1/6/2026) sekitar jam 9 malam di Jalan Gabusan, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri. Lapak tersebut berbentuk saung yang tidak terlalu besar atau semacam gubuk kecil dari bahan bangunan sederhana.

 

Kapolsek Mauk I Nyoman Nariana, Selasa (2/6/2026) mengatakan, awalnya warga mendapat informasi saung tersebut kerap dijadikan tempat transaksi obat keras. Atas informasi tersebut, warga mendatangi lokasi.

 

“Setibanya di lokasi, warga melihat 3 pria tidak dikenal yang diduga pelaku sedang duduk di sekitar gubuk tersebut,” ujar Nyoman.

 

Ketiga pria tersebut tersebut langsung melarikan diri ke arah belakang dengan menyebrangi kali kecil. Warga kemudian menemukan obat-obatan diduga obat keras daftar G.

 

“Warga juga menemukan satu unit sepada motor yang diduga milik salah satu pria yang lari,” tambah Nyoman.

 

Setelah itu, warga membongkar gubuk agar tidak lagi digunakan untuk nongkrong atau transaksi yang melanggar hukum. Pembongkaran tersebut tidak menimbulkan dampak karena berada di pinggir jalan yang jauh dari permukiman.

 

Polisi yang segera tiba di TKP lalu menerima barang bukti obat yang ditemukan dan sepeda motor.

 

“Kami juga ⁠melakukan penyelidikan terhadap tiga pria yang diduga pelaku. Informasi yang kami dapat, ketiganya bukan warga setempat,” tandas Nyoman.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleViral Sepeda Motor Masuk Jalur Tol, Satlantas Polresta Tangerang Pastikan Kejadian di Luar Wilayah
Next Article URC (Unit Reaksi Cepat) Satreskrim Polres Serang Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi 3C dan Kriminalitas Jalanan
nurjen

Related Posts

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla, Kapolres Kapuas Bersama Bupati Tinjau Posko BPBD

9 September 2026 7:53 AM

Tak Kenal Lelah, Tim Gabungan dan Warga Berjibaku Padamkan Karhutla

9 September 2026 7:50 AM

LRT Jabodebek Pastikan Operasional Tetap Normal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik

9 September 2026 6:02 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.