Example 728x250
Berita

Difitnah Tukang Santet, Eksportir Ikan Betutu di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam. Warga Sampit Dibina Dan Dimediasi Virtual

38
×

Difitnah Tukang Santet, Eksportir Ikan Betutu di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam. Warga Sampit Dibina Dan Dimediasi Virtual

Sebarkan artikel ini
IMG 20240714 WA0015

Palangka Raya – JP (30) warga Sampit Kab. Kotawaringin Timur (Kotim) dibina Cak Sam selaku Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng karena memfitnah atau menyebarkan hoaks tukang santet.

JP menyebarkan hoaks bahwa AS (36) warga Palangka Raya yang bekerja sebagai eksportir ikan betutu adalah tukang santet dari Wonosobo.

“Saya difitnah tukang santet dari Wonosobo melalui whatsapp pak. Mungkin ini dilatarbelakangi persaingan bisnis pak karena saya dan JP sama-sama bekerja sebagai eksportir ikan betutu. Kami membeli ikan dari masyarakat lalu dikirim ke Jakarta, Batam, Singapura, dan Malaysia,” kata AS saat curhat ke Cak Sam.

Karena JP berdomisili di Sampit, Cak Sam kemudian melakukan mediasi secara virtual dan memberikan pembinaan kepada JP agar tidak memfitnah atau menyebarkan hoaks yang dapat merugikan orang lain.

JP kemudian meminta maaf kepada AS dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya serta membuat klarifikasi bahwa AS bukanlah tukang santet.

PERATURAN WAJIB : AnalisNews adalah Media Jurnalis Warga pertama di Indonesia yang menyediakan ruang bagi jurnalis warga untuk mempublikasi berita, "ANALISNEWS HANYA MENYAJIKAN BERITA BAIK MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH, TNI, POLRI" DILARANG BERITA KASUS, semua jurnalis warga wajib mengikuti kaidah Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Media Siber tanpa terkecuali, Dilarang melakukan pemerasan dan Dilarang berbuat kriminal sekecil apapun, username/ nama pengguna sesuai nama di KTP, jurnalis warga bertanggung jawab atas berita yang dibuatnya, Nama Jurnalis wajib tercantum dalam BOX REDAKSI, TIDAK SAH JIKA TIDAK ADA DALAM BOX REDAKSI, Dilarang meminta imbalan atas berita. "ANALISNEWS BERITA BAIK DAN MEMBANGUN, TIDAK MEMUNGUT APAPUN, ANALISNEWS BERKIPRAH TANPA PAMRIH UNTUK MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA"