Analisnews.co.id, Jayapura – Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, mengimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas pemerintah dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ramses dalam konferensi pers di Jayapura, Selasa (25/3/2025).
Ramses menekankan pentingnya efisiensi anggaran mengingat keterbatasan dana yang tersedia untuk PSU. Ia menyarankan agar KPU memanfaatkan gedung-gedung milik pemerintah di kabupaten dan kota, alih-alih menyewa gedung baru.
“Saya telah menyampaikan kepada KPU agar menggunakan gedung pemerintah yang sudah ada untuk menghemat anggaran,” ujar Ramses.
Ia juga mengingatkan bahwa pemekaran wilayah Papua telah berdampak signifikan pada anggaran daerah.
“Sebelum pemekaran, APBD Papua mencapai Rp 15 triliun. Namun, setelah pemekaran, anggaran tersebut turun drastis menjadi Rp 2 triliun. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ramses mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk memastikan kelancaran pelaksanaan PSU. Ia menekankan bahwa efisiensi anggaran harus diimbangi dengan transparansi dalam pengelolaan dana.
“Saya meminta KPU bekerja secara profesional dan menghindari kesalahan sekecil apa pun,” tambahnya.
Ramses optimis bahwa dengan langkah-langkah efisiensi yang diterapkan, PSU di Papua dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses. (Cal)