Analisnews.co.id | Bulan suci Ramadan tahun ini menjadi perjalanan yang penuh makna dan berkah bagi seorang Fairuz A. Rafiq. Ia tak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga merasakan langsung arti berbagi kasih dengan sesama mahklunya Allah dalam acara Dompet Dhuafa bersama Parfi 56 dalam Tebar Zakat Fitrah di Tanah Kusir, Jakarta, Sabtu (29/3/2025).
Saat menyerahkan zakat fitrah secara langsung kepada mereka yang membutuhkan, perasaan campur aduk memenuhi hatinya antara haru, sedih, dan rasa syukur yang mendalam.
“Pengalaman ini bukan sekadar momen berbagi, tetapi juga pelajaran hidup yang ingin ia teruskan kepada anak-anaknya. Ia selalu berusaha menanamkan nilai kepedulian dan pentingnya berbagi kepada mereka, baik melalui cerita maupun dengan melibatkan mereka langsung,” ujar Fairuz.
Selain berbagi, Ramadan ini juga menjadi momentum untuk memperdalam ibadah. Fairuz bersyukur bisa menjalani itikaf di 10 malam terakhir, mempelajari ilmu agama lebih dalam, serta membimbing anak-anaknya dalam menghafal Al-Qur’an.
Namun, di balik kebahagiaan Ramadan, ada juga momen haru. Tahun ini menjadi Lebaran pertama bagi suaminya tanpa kehadiran sang ibu tercinta. Fairuz memahami betapa berat kehilangan sosok yang selama ini menjadi pilar keluarga.
Lebaran kali ini Fairuz juga bersyukur bisa merayakannya bersama keluarga besar. Ia berencana mengunjungi ibunya yang kini mengalami Alzheimer dan sudah sulit bergerak. Baginya, setiap momen bersama orang tua adalah anugerah yang tak ternilai.
Ramadan kali ini begitu berarti, penuh pelajaran, dan meninggalkan kesan mendalam. Meski ada perasaan sedih karena bulan suci akan segera berakhir, Fairuz berharap ia dan keluarganya masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan Ramadan berikutnya. (DD/YD)