13
Januari
2026
Selasa - : WIB

Babinsa Koramil 0111/Pagelaran Bantu Evakuasi Paus Kogia di Pesisir Pantai Karoeng Pandeglang

suhaedi
November 12, 2025 3:25 pm pada BANTEN

Pandeglang— analisnews.co.id Serka Erna Widayat, anggota Koramil 0111/Pagelaran Kodim 0601/Pandeglang yang bertugas sebagai Babinsa Desa Margagiri, bersama sejumlah pihak terkait, membantu proses evakuasi seekor Paus Kogia (Kogia sima) atau yang lebih dikenal dengan Paus Lodan Kecil/Paus Sperma Kerdil yang ditemukan mati di perairan pesisir pantai Villa Merah, Kampung Karoeng, Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Rabu (12/11/2025).

Penemuan hewan laut langka tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 08.00 WIB. Dua orang saksi, yakni Warnas (42), seorang buruh tani asal Kampung Kepuh, dan Juli (45) dari Kampung Karoeng, melaporkan temuan tersebut kepada aparat desa setelah melihat seekor ikan besar terdampar di tepi pantai.

Menurut keterangan saksi, awalnya Warnas melihat satu ekor ikan besar yang hanyut di pesisir pantai saat sedang beraktivitas di ladang. Ia kemudian menghampiri dan memeriksa kondisi ikan tersebut bersama Juli, namun diketahui bahwa paus tersebut sudah dalam keadaan mati. Keduanya lalu melaporkan kejadian itu kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 12.30 WIB, tim gabungan dari Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PSPL) Wilayah Serang, Kementerian Kelautan dan Perikanan, bersama aparat TNI dan Polri, tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, bangkai paus kemudian dievakuasi dan dibawa ke kantor PSPL Wilayah Serang guna dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terkait penyebab kematiannya.

Kegiatan evakuasi tersebut melibatkan Aipda Lili Riyanto, Bripka M. Soni P., Serka Erna Widayat (Babinsa Koramil 0111/Pagelaran), Serda Budi (TNI AL), Aipda Sohib (Airud), dan Ibu Pipit dari PSPL Wilayah Serang.

Dalam keterangannya, Serka Erna Widayat menyampaikan bahwa penemuan hewan laut langka tersebut menjadi perhatian bersama, mengingat jenis Paus Kogia termasuk satwa yang dilindungi.

“Kami bersama warga dan instansi terkait segera turun ke lokasi setelah mendapat laporan. Penanganan dilakukan hati-hati agar bangkai paus ini bisa dibawa dengan aman untuk pemeriksaan. Kami juga mengimbau warga agar tidak menyentuh atau memotong bagian tubuh hewan ini, karena termasuk jenis satwa laut yang dilindungi,” ujar Serka Erna Widayat.

Lebih lanjut, Serka Erna menambahkan bahwa kerjasama antara TNI, Polri, dan PSPL Serang menunjukkan sinergi positif dalam menjaga kelestarian sumber daya laut di wilayah Pandeglang.

“Kami berharap ke depan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga ekosistem laut. Bila menemukan hewan laut terdampar, segera laporkan ke aparat desa atau Babinsa setempat agar bisa ditangani sesuai prosedur,” imbuhnya.

Paus Kogia atau Paus Lodan Kecil (Kogia sima) merupakan jenis paus sperma berukuran kecil yang hidup di perairan tropis dan beriklim sedang di seluruh dunia. Jenis paus ini tergolong langka dan termasuk salah satu spesies yang dilindungi oleh undang-undang konservasi laut.

Upaya cepat aparat TNI, Polri, dan PSPL Serang dalam penanganan evakuasi ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran Babinsa di lapangan juga membantu memastikan proses penanganan berjalan aman dan tertib hingga bangkai paus berhasil dievakuasi.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU