
KAPUAS BARAT – Pengurus Bhayangkari Ranting Kapuas Barat menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi nyata. Tepat pada Sabtu, 28 Februari 2026, jajaran pengurus Bhayangkari Kapuas Barat melaksanakan proses pemanenan Eco Enzyme bertempat di Kantor Bhayangkari Ranting Kapuas Barat.
Cairan multifungsi ini dipanen setelah melewati masa fermentasi selama kurang lebih tiga bulan (90 hari). Proses pembuatan yang dimulai sejak akhir tahun lalu ini memanfaatkan sisa limbah rumah tangga organik, seperti kulit buah dan potongan sayuran, yang diolah sedemikian rupa guna menghasilkan produk yang ramah lingkungan.
Manfaat Bagi Lingkungan dan Keluarga
Dalam kegiatan tersebut, para anggota Bhayangkari tampak antusias melakukan penyaringan dan pengemasan hasil panen. Eco Enzyme yang dihasilkan rencananya akan digunakan untuk berbagai keperluan internal, mulai dari pembersih lantai alami, pupuk organik tanaman, hingga desinfektan ramah lingkungan bagi lingkungan asrama dan kantor.
Ketua Bhayangkari Ranting Kapuas Barat, Ibu Meifi Siswono, yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keberhasilan panen perdana ini.
”Alhamdulillah, hari ini kami memanen hasil kesabaran selama tiga bulan terakhir. Program Eco Enzyme ini bukan sekadar tren, melainkan langkah nyata kami dalam mendukung gaya hidup minim sampah (zero waste). Kami ingin memulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga Bhayangkari, untuk lebih bijak mengelola sampah organik menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat tinggi,” ujar Ibu Meifi Siswono.
Beliau juga menambahkan bahwa ke depannya, keterampilan ini diharapkan dapat ditularkan kepada masyarakat luas di wilayah Kapuas Barat sebagai upaya bersama menjaga ekosistem lingkungan.(Ysf)