
Analisnews.co.id, JAKARTA — Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menilai dinamika yang terjadi di pasar modal nasional, termasuk tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan perubahan kepemimpinan di Bursa Efek Indonesia (BEI), perlu disikapi secara jernih dan proporsional demi menjaga kepercayaan investor ritel.
Wakil Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN RI Ferry Firmawan menyebut pasar modal Indonesia saat ini memasuki fase yang menuntut kedewasaan bersama, baik dari regulator, pelaku industri, maupun masyarakat sebagai konsumen jasa keuangan. Ia menyoroti meningkatnya dominasi investor ritel dalam beberapa tahun terakhir, yang menandakan pasar modal telah menjadi bagian dari kehidupan ekonomi masyarakat luas.
Menurut Ferry, setiap gejolak pasar memiliki dampak psikologis terhadap investor. Tanpa komunikasi publik yang memadai, penurunan indeks berpotensi memicu kepanikan dan keputusan investasi yang tidak rasional. Karena itu, transparansi informasi dan edukasi dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas kepercayaan.
BPKN menegaskan fluktuasi IHSG tidak dapat dilepaskan dari faktor global dan domestik, mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga dinamika geopolitik. Kondisi tersebut merupakan karakter alami pasar modal, bukan semata cerminan kegagalan sistem. Namun dalam perspektif perlindungan konsumen, yang utama adalah memastikan investor memperoleh informasi yang benar, jelas, dan tidak menyesatkan.
BPKN mendorong BEI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan sekuritas, serta pelaku industri memperkuat komunikasi publik yang edukatif dan berbasis data. Literasi keuangan dinilai harus menjadi agenda nasional berkelanjutan agar masyarakat memahami risiko investasi secara rasional.
Menurut Ferry, konsumen yang memiliki pemahaman memadai tentang mekanisme pasar akan lebih siap menghadapi gejolak. BPKN menyatakan komitmennya untuk terus mendorong sinergi lintas lembaga demi memastikan pasar modal berkembang secara transparan dan berorientasi pada perlindungan konsumen.
Pasar modal, lanjutnya, merupakan bagian penting dari perekonomian nasional. Menjaga integritasnya berarti menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan.
Reporter : Ayhano