
Analisnews.co.id,bJAKARTA — Dunia kuliner Indonesia kembali mendapat sentuhan kreatif lewat TikTok Food Fest 2025, kampanye kolaboratif yang memadukan kreator konten, UMKM, brand lokal, dan komunitas pencinta kuliner dalam satu ekosistem digital yang hidup.
Tak sekadar ajang berbagi resep dan jajanan viral, TikTok Food Fest 2025 menjadi jembatan antara dunia maya dan dunia nyata, mengubah tren kuliner digital menjadi peluang ekonomi nyata bagi ribuan pelaku usaha di Indonesia.
Kuliner, UMKM, dan Ekonomi Kreatif yang Terhubung Digital
Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat, sektor kuliner menyumbang 42% terhadap PDB ekonomi kreatif nasional, sementara UMKM berkontribusi 61% terhadap PDB nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja — separuhnya bergerak di bidang kuliner.
Tren ini turut terlihat di TikTok. Setiap hari, jutaan pengguna Indonesia menikmati konten bertagar #Kuliner, #JajananTikTok, dan #KulinerIndonesia, yang telah menembus lebih dari 5 juta unggahan sepanjang tahun terakhir. Dari resep rumahan, ulasan jajanan kaki lima, hingga bisnis makanan yang lahir dari konten viral — semuanya tumbuh di dalam ekosistem kreatif TikTok.
Dari Dunia Digital ke Dunia Nyata: Festival Kuliner di Hutan Kota GBK
Tahun ini, TikTok mengajak publik menikmati pengalaman kuliner online dan offline melalui TikTok Food Fest 2025.
Mulai 15 September–15 Oktober 2025, pengguna dapat mengikuti tagar #FoodFestOnTikTok di aplikasi untuk menikmati konten kuliner interaktif seperti resep, tips memasak, hingga tantangan kreatif.
Tak hanya di dunia maya, puncak acaranya akan digelar pada 11–12 Oktober 2025 di Hutan Kota GBK, Jakarta, menampilkan 60 tenant kuliner, 20 zona interaktif, dan penampilan musik dari musisi papan atas. Semua bisa dinikmati gratis oleh pengunjung.

“Kami menghadirkan TikTok Food Fest untuk menghubungkan kreator, pelaku usaha, dan pencinta kuliner. Harapannya, ini bukan hanya jadi ajang hiburan, tapi juga kontribusi nyata bagi pertumbuhan UMKM kuliner di Indonesia,” ujar Christopher Junaidi, Client Partnerships Solution Manager TikTok Indonesia.
UMKM Lokal yang Naik Kelas Lewat TikTok
Salah satu UMKM yang merasakan langsung dampak ekosistem TikTok adalah Mercon Merah Putih (@merconmerahputih), brand makanan pedas khas nusantara.
“TikTok membuka peluang besar bagi kami untuk lebih dekat dengan pencinta kuliner. Dari konten organik hingga TikTok LIVE, semua berdampak nyata bagi penjualan dan kesejahteraan karyawan,” ungkap Gracia Monica, Founder Mercon Merah Putih.
Kisah serupa datang dari para kreator seperti Sania Jeny Versari (@versansss) dan pasangan Kim & Dea (@kimdea). Melalui konten mukbang, review street food, hingga kolaborasi dengan UMKM seperti Bakso Rusuk Samanhudi, mereka membuktikan bahwa kreativitas bisa menjadi sarana nyata untuk memperkenalkan kuliner lokal ke panggung global.
Ekosistem Kreatif yang Dorong Pertumbuhan
Lebih dari sekadar festival, TikTok Food Fest 2025 menjadi simbol transformasi digital dalam industri kuliner. Melalui sinergi antara komunitas, kreator, UMKM, dan brand, TikTok membantu membuka akses lebih luas bagi pelaku usaha untuk berkembang di era digital.
Dengan konsep “Dari Konten Jadi Kesempatan”, TikTok Food Fest tak hanya menginspirasi generasi muda untuk berkreasi, tapi juga memberi ruang bagi UMKM kuliner Indonesia untuk terus tumbuh dan menjadi bagian dari kebanggaan nasional.
Informasi selengkapnya mengenai TikTok Food Fest 2025 dapat diakses langsung melalui laman resmi di aplikasi TikTok atau situs tiktokimpact.id.
Reporter: Shanty Rd/Ano