03
Maret
2026
Selasa - : WIB

Dari Meksiko hingga Tokyo, Kisah Juara Dunia Karate Titik Prasetyowati Difilmkan

yadisuryadi
yadisuryadi
Maret 1, 2026 11:00 am pada JAKARTA, News
IMG 20260301

Analisnews.co.id | Jakarta — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima audiensi legenda karate Indonesia, Titik Prasetyowati Verdi, di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana produksi film biopik yang mengangkat perjalanan hidup Titik sebagai atlet yang dua kali meraih gelar juara dunia karate dan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Dalam audiensi itu, Titik menjelaskan bahwa film yang tengah dipersiapkan merupakan adaptasi dari kisah nyatanya saat merebut gelar juara dunia di Meksiko pada 1991 dan di Tokyo, Jepang, pada 1993. Proses riset serta penulisan naskah, kata dia, telah rampung. Pemilihan lokasi syuting dan pemeran juga sudah dilakukan, dengan jadwal produksi direncanakan mulai Juni mendatang.

“Film ini adalah kisah nyata perjalanan hidup saya dalam meraih juara dunia karate dua kali dan mengibarkan nama Indonesia di kancah internasional. Kami berharap film ini dapat menginspirasi generasi muda dan membawa pesan positif bagi masyarakat,” ujar Titik.

Menurut dia, film tersebut tidak hanya menuturkan perjalanan prestasi di arena olahraga, tetapi juga memuat pesan sosial yang relevan dengan kondisi saat ini. Kisah perjuangannya akan dihadirkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran terhadap maraknya kekerasan seksual dan tindak kriminal yang mengancam perempuan dan anak.

Karate, lanjut Titik, ditampilkan bukan sekadar cabang olahraga, melainkan sarana membangun keberanian, disiplin, dan kemampuan melindungi diri. “Kami berharap film ini dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan perempuan,” katanya.

Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas inisiatif produksi film tersebut. Ia menilai biopik yang mengangkat kisah perjuangan tokoh bangsa memiliki nilai inspiratif dan edukatif, sekaligus relevan dengan isu pemberdayaan perempuan.

“Kementerian Kebudayaan sangat mendukung karya film nasional yang memiliki nilai inspiratif dan memperkuat karakter bangsa,” ujar Fadli.

Ia menambahkan, kementeriannya berkomitmen memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui fasilitasi promosi, penguatan jejaring, serta akses partisipasi festival guna meningkatkan daya saing film Indonesia di tingkat global.

Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan, Syaiful Agam, turut menyampaikan bahwa film biopik memiliki peran penting dalam menanamkan nilai keteladanan. Melalui pengalaman dan perjalanan hidup tokoh yang diangkat, generasi muda dapat memperoleh inspirasi konkret tentang makna kerja keras dan konsistensi.

Audiensi tersebut juga dihadiri Staf Khusus Menteri Bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual B.R.A. Putri Woelan Sari Dewi serta M. Rico Novaldi dari tim Titik Prasetyowati.

Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri perfilman nasional. Di tengah upaya mendorong lahirnya karya-karya berkualitas yang berakar pada nilai perjuangan dan karakter bangsa, dukungan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar film Indonesia semakin berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU