Tribratanews.kalteng.polri.go.id-Kapuas Hulu-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Kapuas Hulu Polres Kapuas Polda Kalteng melaksanakan kegiatan penanaman jagung kuartal II Tahun 2026 di lahan milik Sdr. Jarkasi Desa Bulou Ngandung Kec. Kapuas Hulu Kab. Kapuas Prov. Kalteng dengan koordinat: -0.888010000S 114.0071560E pada Jumat (03/04/2026) mulai pukul 14.00 Wib s.d. selesai.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kanitbinmas Polsek Kapuas Hulu beserta anggota Polsek Kapuas Hulu, Pemilik lahan dan Warga masyarakat Desa Bulou Ngandung Kec. Kapuas Hulu sedangkan jenis bibit yang ditanam yaitu jagung hibrida Pertiwi 5 dilahan seluas 1 hektar. Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mengoptimalkan lahan tidur agar lebih produktif dan bermanfaat.
Kapolsek Kapuas Hulu Ipda Zaenal Abidin, S.H., M.E., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Melalui penanaman jagung ini, kami ingin mendorong warga sekitar agar lebih semangat mengelola dan mengolah lahan pertanian. Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan ini juga dapat menambah penghasilan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolsek Kapuas Hulu menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. “Polri tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini. Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi warga sekitar untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada,” tambahnya.
Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kapuas Hulu.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan mendapatkan respon positif dari masyarakat.
Warga mengapresiasi langkah Polsek Kapuas Hulu yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian lokal melalui sektor pertanian. (@13)