
Samosir_Forum Satu Data Kabupaten Samosir menggelar Rapat Evaluasi Samosir Satu Data (SASADA) yang dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan se-Kabupaten Samosir. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan data yang akurat dan terintegrasi untuk pembangunan daerah.Bertempat di Aula Kantor Bupati Samosir,26 Agustus 2025 —
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Kabupaten Samosir, Drs. Tunggul Sinaga. Hadir pula dalam acara ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), Rajoki R. Simarmata, SE, M.Si. selaku Sekretariat Satu Data Indonesia Kabupaten Samosir, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Immanuel TP Sitanggang, SE. selaku Walidata.
Dalam forum ini, Kepala BPS Kabupaten Samosir, Devitanorani Saragih, SST, M.Stat., memaparkan program HORAS DATA (Harmoni Fest dan Kolaborasi Mendorong Akselerasi Satu Data) sebagai upaya penguatan Satu Data Indonesia di Kabupaten Samosir. Program ini merupakan inisiatif kolaboratif untuk mempercepat pengumpulan dan pengelolaan data yang terstandar.
Komitmen bersama untuk mendukung HORAS DATA ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh para pimpinan perangkat daerah. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendorong ketersediaan data yang berkualitas.
Sesi selanjutnya diisi oleh Tim Pembina Statistik Sektoral BPS Kabupaten Samosir, Wivo Prawiska Sinaga, SST., yang memaparkan hasil evaluasi coaching clinic percepatan SASADA. Wivo juga memberikan rekomendasi teknis untuk meningkatkan kualitas data sektoral.
Sebagai penutup, Kepala Diskominfo Kabupaten Samosir, Immanuel TP Sitanggang, SE., menyampaikan materi penting mengenai pengelolaan metadata pada Portal SASADA. Pengelolaan metadata yang baik sangat krusial untuk memastikan data dapat diakses, dipahami, dan digunakan secara efektif oleh berbagai pihak.
Melalui forum ini, diharapkan sinergi antara Sekretariat, Walidata, dan Produsen Data semakin solid, sehingga data yang dihasilkan tidak hanya akurat dan mutakhir, tetapi juga dapat menjadi landasan kuat untuk perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan di Kabupaten Samosir.