26
Januari
2026
Senin - : WIB

Film Para Perasuk, Wregas Bhanuteja Dapat Sambutan Standing Ovation Usai World Premiere di Sundance 2026

yadisuryadi
yadisuryadi
Januari 26, 2026 9:02 pm pada FILM, JAKARTA
IMG 20260126

Analisnews.co.id | Film terbaru Wregas Bhanuteja persembahan Rekata Studio, Para Perasuk (Levitating) baru saja menggelar penayangan perdana (world premiere) di Sundance International Film Festival 2026.

Dalam penayangan perdana pada 24 Januari 2026 waktu Amerika Serikat, Para Perasuk mendapat sambutan meriah hingga standing ovation dari para penonton!

Sambutan ini menjadi awal baik perjalanan film Para Perasuk yang juga akan segera tayang di bioskop Indonesia.

Para Perasuk dibintangi Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, serta superstar internasional Anggun.

Di Sundance 2026, Para Perasuk juga berkompetisi di program World Cinema
Dramatic Competition. Menandai pertama kalinya film Indonesia terseleksi di
program tersebut sejak 13 tahun terakhir.

“Kami memulai langkah pertama film Para Perasuk di Sundance Film Festival dengan penuh semangat. Harapannya semoga film Para Perasuk bisa bertemu dengan lebih banyak penonton dari berbagai negara setelah ini,” ujar produser Iman Usman.

Di film Para Perasuk, Wregas mengeksplorasi kisah pencarian obsesif dari anak muda bernama Bayu untuk menjadi perantara roh, di saat kekuatan dari luar tengah mengancam desanya. Di film ini, Wregas juga dengan piawai mengeksplorasi fenomena kerasukan menjadi sebuah pengalaman komunal masyarakat, alih-alih sekadar sebagai sesuatu yang eksotis.

“Kerasukan dan adanya ritual sambetan di film ini ditampilkan sebagai pengalaman komunal sehari-hari, momen-momen di mana orang-orang keluar dari rutinitas mereka, melepaskan tekanan, dan terhubung kembali dengan sesama,” ujar Wregas Bhanuteja.

“Saya merasa sangat berterima kasih karya terbaru kami diterima dengan baik oleh
audiens internasional, termasuk di Sundance, dan semoga nanti juga mendapat sambutan yang baik dari penonton Indonesia,” tambah Wregas.

Selain mendapat sambutan yang hangat dengan standing ovation dari para penonton, film Para Perasuk juga mendapat ulasan kritis yang positif. Media internasional Screen Daily menulis Anggun sebagai sosok yang memukau, dan film ini memberikan pencerahan.

“Kisah quasi-coming-of-age yang energetik dari (Wregas) Bhanuteja ini memberikan pencerahan sekaligus kecerdasan secara artistik,” tulis ulasan Screen Daily.

Tak hanya media, penonton umum juga menyambut film ini secara positif di
Sundance.

“Luar biasa keren. Harus ditonton dengan pengalaman menonton di bioskop,” kata
akun Letterboxd bradf13.

“Benar-benar jenius! Menonton film ini secara spontan tanpa ekspektasi tinggi, dan ternyata saya sangat terpukau oleh ceritanya yang imajinatif sekaligus kuat. Film ini jauh lebih ramah penonton daripada yang saya duga. Jajaran pemerannya luar biasa dan sangat mendalami peran, sementara fokus sutradara Wregas Bhanuteja pada ritme dan keajaiban benar-benar memikat hati dan imajinasi saya,” kata akun Letterboxd SWeidman112.

Sundance International Film Festival adalah salah satu festival film legendaris di Amerika Serikat yang pertama kali berlangsung pada 1978. Festival film ini merupakan festival film independen terbesar di dunia.

Sundance 2026 berlangsung pada 22 Januari–1 Februari 2026. Film Para Perasuk terpilih dari total 16.201 film submissions (termasuk 2.579 film panjang internasional) dari 164 negara.
Di Sundance, Para Perasuk berkompetisi dengan total 9 film lainnya di program World Cinema Dramatic Competition.

Sebelumnya, film pendek karya Wregas Bhanuteja, Tak Ada yang Gila di Kota Ini juga pernah berkompetisi di Sundance
2020 di program International Narrative Short Films.

Ikuti terus perkembangan terbaru tentang film Para Perasuk melalui akun Instagram resmi @filmparaperasuk dan @rekatastudio. Tonton film Para Perasuk di bioskop Indonesia segera!

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU