04
Maret
2026
Rabu - : WIB

FUGUKU NYALAKAN SEMANGAT 2026: HADIRKAN INSTALASI SENI NASIONAL, KOLEKSI RAMADAN, DAN EKSPANSI MANCANEGARA

vritimes
vritimes
Februari 24, 2026 8:33 am pada BISNIS
Public (2) (84)

JAKARTA, Indonesia – 18 Februari 2026 – Fuguku, jenama artisan berkelanjutan yang dikenal dengan inovasi tekstilnya, mengawali tahun 2026 dengan ekspansi besar dalam seni, mode, dan gaya hidup. Merayakan Tahun Kuda Api (Fire Horse), Hari Valentine, dan menyambut bulan suci Ramadan, Fuguku mengumumkan rangkaian instalasi seni nasional, peluncuran palet warna aksesoris baru bernuansa laut, koleksi busana (Ready-to-Wear) edisi Idul Fitri, serta serangkaian pop-up strategis dan hampers eksklusif.

Instalasi Seni ‘The Fire Horse’ & Pengalaman Angkringan Melanjutkan misinya mengubah limbah menjadi karya seni, Fuguku meluncurkan serangkaian instalasi bertajuk “The Fire Horse”. Patung-patung ini melambangkan ketangguhan dan energi kreatif. Selain instalasi, Fuguku juga akan menghadirkan pengalaman kuliner unik “Angkringan” di lokasi tertentu pada akhir bulan Februari.

1. Sarinah, Jakarta: Instalasi dibuka 30 Jan 2026 | Angkringan dibuka 20 Feb 2026

2. Alun-Alun Indonesia, Grand Indonesia: Instalasi dibuka 2 Feb 2026 | Angkringan dibuka 23 Feb 2026

3. Umana Bali, Ungasan: Instalasi dibuka 3 Feb 2026

4. Pullman Jakarta Indonesia: Instalasi dibuka 11 Feb 2026

Aksesoris Baru: Ketenangan Samudra Untuk menyeimbangkan energi “api” di tahun ini, Fuguku memperkenalkan palet warna yang sejuk dan menenangkan untuk koleksi tasnya:

1. Fugukai Midi: Tide Mist, Sea Foam, Coral Blush

2. Shell Bag: Coral Blaze, Jelly Pop, Sea Glass, Dune Shell

3. Aksesoris Baru: Jellyfish Charm, gantungan tas unik yang menambah tekstur playful

Fuguku RTW: Edisi Idul Fitri Fuguku memperkenalkan koleksi busana siap pakai (Ready-to-Wear) khusus edisi Idul Fitri dengan siluet elegan dalam lima warna utama: Olive, Solid Black, Navy, Silver, dan Terracotta.

1. Ponco Top & Kimono: Tersedia dalam kelima warna utama.

2. Straight Pants Velvet: Tersedia dalam kelima warna utama.

3. Bicolor Top: Navy-Terracotta dan Navy-Olive.

4. Harem Pants: Tersedia dalam warna Black (Spaced Noir).

Hampers Musiman: Imlek, Valentine, dan Idul Fitri Fuguku merayakan momen berbagi dengan paket hampers yang dikurasi bersama mitra premium Cha Co. dan Purana.

1. Imlek (x Cha Co.):

Bucket Bag Mini + Cha Co. Crimson Leaf: Rp779.000 (Normal: Rp849.000)

Bucket Bag Midi + Cha Co. Crimson Leaf + Golden Legacy: Rp819.000 (Normal: Rp959.000)

2. Valentine (x Cha Co.):

Fugu Mini Cherry + Cha Co. Ruby Bloom Tea: Rp350.000 (Normal: Rp399.000)

3. Hampers Idul Fitri:

x Cha Co.: Fugukai Sea Foam + Jellyfish Charm + Cha Co. Ruby Green Tea: Rp555.000 (Normal: Rp683.000)

Purana: Bucket Bag Maxi + Purana Prayer Set Dahlia + Purana Prayer Mat Dahlia: Rp1.799.000 (Normal: Rp2.097.000)

Pengalaman Pop-Up Lokal & Global Rasakan langsung tekstur unik Fuguku di acara-acara eksklusif berikut:

1. INACRAFT 2026: 4–8 Feb 2026 | JCC Hall B, No. 65

2. Pullman Jakarta Pop-Up: 11-17 Feb 2026 | Jl. M.H. Thamrin No.59, Jakarta Pusat

3. Gailbook Raya Event (Kuala Lumpur): 7–8 Mar 2026 | Dia Space, Level 1, 4, Medan Pasar, City Centre, 50050 Kuala Lumpur

Ketersediaan Seluruh koleksi dan hampers tersedia di Fuguku Kemang Store dan seluruh kanal penjualan daring (online) resmi. Khusus Eid Hampers x Purana tersedia melalui seluruh kanal daring.

Tentang FUGUKU

Tentang Fuguku
Fuguku adalah jenama gaya hidup berkelanjutan asal Indonesia yang mengubah limbah menjadi karya seni yang dapat dikenakan (wearable art). Menggabungkan teknik Bai-Shibori Jepang dan Jumputan Indonesia, Fuguku memberdayakan lebih dari 70 pengrajin perempuan di wilayah Jabodetabek.
Tentang PURANA
Didirikan pada tahun 2009, PURANA adalah brand mode Indonesia yang dikenal dengan komitmennya terhadap kearifan lokal, pengolahan kain tradisional, dan craftsmanship modern. Dengan filosofi “Livable Art”, Purana menciptakan koleksi yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga nyaman dan kaya akan cerita budaya.
Tentang Cha Co.
Cha Co. adalah merek super drink teh premium pertama di Indonesia yang menggunakan 100% daun teh single-origin dari Perkebunan Teh Pagilaran yang berusia 180 tahun. Cha Co. berkomitmen menggabungkan warisan tradisi teh dengan gaya hidup sehat modern, serta memberdayakan petani lokal dan pelestarian lingkungan.
Press release ini juga sudah tayang di VRITMES. 
Disalin

Pos Terkait

Public (2) (34)
November 20, 2025 7:42 am
Tokoh Logistik Nasional Bongkar Penyebab Biaya Logistik Termahal di Asia TenggaraBiaya logistik Indonesia mencapai 14,9% dari PDB, yang mana tertinggi di Asia Tenggara, yang disebabkan oleh empat faktor utama yang menghambat daya saing, yaitu: proteksi industri truk dan oligopoli, mahalnya infrastruktur tol, fluktuasi nilai tukar Rupiah, serta kompleksitas regulasi dan birokrasi; namun, CEO PT AZLogistik Dot Com (muatmuat), Daniel Budi Setiawan, menawarkan solusi strategis melalui digitalisasi logistik dengan aplikasi muatmuat yang bertujuan mengoptimalkan utilitas armada, meningkatkan transparansi pasar, dan menekan biaya suku cadang guna menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan kompetitif. JAKARTA – Biaya logistik Indonesia yang masih mencapai 14,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB), tertinggi di Asia Tenggara dan jauh di atas rata-rata negara maju (8-9%) dinilai menjadi ancaman serius bagi daya saing ekonomi nasional. Menurut Ir. Daniel Budi Setiawan, CEO PT AZLogistik Dot Com (muatmuat), tingginya biaya logistik mencerminkan masih rendahnya efisiensi rantai pasok nasional yang berimbas langsung pada harga produk dan daya beli masyarakat. “Angka 14,9% ini sangat membebani. Biaya tersebut akhirnya ditransfer ke harga jual produk, membuat barang-barang kita kurang kompetitif di pasar global,” ujar Daniel. Empat Faktor Penghambat Efisiensi Logistik Nasional Berdasarkan pengalaman Daniel selama puluhan tahun memimpin perusahaan logistik PT. Siba Surya yang punya aset ribuan truk dari yang awalnya hanya belasan, terdapat empat variabel utama yang berkontribusi terhadap tingginya biaya logistik Indonesia, di mana sebagian besar masih berada dalam kendali kebijakan pemerintah. 1. Proteksi Industri Truk (Kartel Pabrikan): Kebijakan proteksi yang sudah berjalan lebih dari lima dekade terhadap merek truk asal Jepang seperti Fuso, Hino, Isuzu, dan Nissan Diesel menyebabkan harga barang modal meningkat drastis. “Sampai saat ini, commercial vehicle masih dibebani bea masuk 35-45%. Empat merek besar itu berada dalam posisi oligopoli. Kalau mereka sepakat menaikkan harga, pasar tidak punya pilihan lain,” tegas Daniel. 2. Infrastruktur Tol yang Mahal: Tidak seperti di negara maju, di mana pajak kendaraan sudah mencakup hak menggunakan jalan bebas hambatan, Indonesia masih menerapkan sistem tol berbayar yang dianggap mahal bagi pelaku transportasi barang. Hal ini menambah biaya transportasi logistik di luar pajak kendaraan tahunan. 3. Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah: Ketergantungan terhadap suku cadang dan bahan bakar impor membuat biaya operasional sangat sensitif terhadap pelemahan rupiah. Setiap perubahan kurs berpotensi menaikkan ongkos logistik secara signifikan. 4. Regulasi dan Birokrasi: Kompleksitas perizinan, pajak ganda (PPN, PPh, Bea Masuk, PKB, KIR), serta birokrasi antarinstansi memperpanjang proses dan meningkatkan biaya distribusi nasional. Peran Swasta: Mendorong Efisiensi dan Transparansi Meski tiga dari empat faktor tersebut bersifat makro, sektor swasta dinilai tetap memiliki ruang untuk mendorong efisiensi melalui inovasi dan digitalisasi logistik. Berbekal pengalaman puluhan tahun menghadapi kompleksitas industri logistik, Daniel menghadirkan muatmuat sebagai solusi strategis bagi pelaku logistik untuk memangkas biaya dan membuka efisiensi baru dalam rantai pasok Indonesia. Daniel mencontohkan langkah-langkah yang dapat diambil industri untuk mengurangi beban biaya, seperti: 1. Mengoptimalkan Utilisasi Armada: Mengurangi jumlah truk yang kembali kosong (empty return) dengan sistem pencocokan muatan digital di fitur Transport Market. 2. Meningkatkan Transparansi Pasar: Menghubungkan pengirim dan transporter secara langsung agar rantai distribusi lebih efisien dan biaya mark-up berkurang. 3. Digitalisasi Suku Cadang: di muatmuat juga tersedia Platform e-commerce bernama muatparts khusus logistik dapat menghadirkan harga suku cadang yang lebih kompetitif untuk menekan biaya operasional transportasi. “Kami percaya efisiensi pasar dapat dicapai lewat kolaborasi dan keterbukaan data. Semakin terhubung pelaku logistik nasional, semakin sehat pula industrinya,” tambah Daniel di podcast bersama Helmy Yahya. Aplikasi muatmuat, yang dikembangkan oleh Daniel Budi Setiawan dan kini telah dipercaya oleh puluhan ribu pelaku logistik nasional sejak mulai dipasarkan pada 2024, menjadi contoh nyata kontribusi sektor swasta dalam membangun ekosistem logistik yang lebih efisien, transparan, dan berdaya saing. Karakter yang Dibutuhkan untuk Bertahan di Industri Logistik Bagi Daniel, industri logistik adalah arena yang menuntut ketahanan mental, disiplin, dan keberanian untuk terus bergerak. “Yang bisa survive di industri ini adalah mereka yang punya dedikasi penuh dan mental petarung,” ujarnya. Berhenti sejenak saja bisa tersingkir oleh mekanisme pasar, sehingga ekspansi dan adaptasi menjadi kunci untuk bertahan. Pengalaman panjang Daniel menghadapi kerasnya industri transportasi membentuk pemahaman bahwa banyak pelaku logistik sebenarnya mampu tumbuh, asal prosesnya dibuat lebih sederhana, efisien, dan terukur. Dari sinilah muatmuat lahir: sebagai perpanjangan dari semangat bertarung itu. Bukan sekadar platform, tetapi alat yang membantu pelaku industri meningkatkan pendapatan, menurunkan biaya operasional, dan tetap kompetitif di tengah tantangan. Bagi Daniel, logistik memang keras, tapi selalu memberi ruang bagi mereka yang cukup kuat dan cukup berani untuk terus maju. Tentang muatmuat muatmuat hadir dengan visi menjadi produk yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat logistik di Indonesia. khususnya yang berdampak kepada : 1. Rendahnya daya beli masyarakat 2. Rendahnya kualitas atau nilai kompetitif sebuah produk/jasa, dan 3. Roda perekonomian di Indonesia Berbekal pengalaman nyata selama 4 generasi di bidang logistik serta teknologiyang handal, kami siap bersama pemangku kepentingan berkolaborasi mengemban misi dalam mendigitalisasi dan membangun industri logistik yang berkelanjutan. Kami turut mengajak masyarakat logistik untuk tergabung, saling terhubung dan jalan mudah bersama kami. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU