
Kapuas, 1 Oktober 2025 — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polsek Kapuas Barat melaksanakan kegiatan pengecekan lokasi pemanfaatan pekarangan untuk budidaya pangan bergizi di bidang perkebunan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 09.30 WIB di Kelurahan Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Personel Polsek Kapuas Barat turun langsung ke lapangan untuk meninjau dan memastikan pemanfaatan pekarangan warga sebagai lahan produktif yang ditanami berbagai komoditas perkebunan. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap penguatan ketahanan pangan berbasis potensi sumber daya lokal yang tersedia di wilayah setempat.
Pemanfaatan pekarangan sebagai lokasi perkebunan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga untuk mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh konkret bagi masyarakat dalam memaksimalkan lahan sempit untuk kebutuhan pangan keluarga.
Program ini merupakan implementasi dari salah satu prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat ketahanan pangan nasional. Polri sebagai bagian dari unsur pemerintahan turut mengambil peran strategis dalam memastikan keberlangsungan program ini di seluruh pelosok negeri.
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pelaksanaan peraturan tersebut di tingkat daerah. Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, aparat kepolisian, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga realita di kehidupan sehari-hari.
Kapolsek Kapuas Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mendorong masyarakat lebih aktif mengelola lahan pekarangan mereka. Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian siap menjadi pendamping sekaligus penggerak masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian dan perkebunan lokal.
Dengan terlaksananya kegiatan pengecekan ini, diharapkan program ketahanan pangan berbasis pekarangan dapat terus berkembang dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Kapuas Barat. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci suksesnya program ini dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, sehat, dan sejahtera.