
Analisnews.co.id | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai merelokasi warga yang selama ini tinggal di kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan, ke hunian yang lebih layak. Sebanyak 105 Kepala Keluarga (KK) mulai diberangkatkan menuju Rumah Susun (Rusun) Jagakarsa dan Rusun Rawa Bebek pada Selasa (2/12).
Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, hadir langsung memantau perpindahan tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memastikan pemakaman kembali difungsikan sebagaimana mestinya sekaligus menyediakan tempat tinggal yang lebih manusiawi bagi warga terdampak.
“TPU Menteng Pulo adalah area pemakaman, dan fungsinya harus dikembalikan. Hari ini 105 KK kita pindahkan ke Rusun Jagakarsa, sisanya menyusul hingga 4–5 Desember,” ujar Anwar. Ia menambahkan bahwa warga akan mendapatkan edukasi mengenai tata tertib di rusun oleh pihak pengelola.
Anwar menyampaikan bahwa proses relokasi telah dibahas selama lebih dari satu bulan bersama berbagai instansi, tokoh masyarakat, hingga tim advokasi warga. Kantor Wilayah Kemenkumham juga dilibatkan untuk memastikan seluruh keputusan selaras dengan prinsip hak asasi manusia. “Setiap keputusan diambil dengan mempertimbangkan suara warga,” katanya.
Total 133 KK tercatat menempati TPU Menteng Pulo. Pemprov DKI memfasilitasi 125 KK untuk pindah ke Rusun Jagakarsa dan 8 KK ke Rusun Rawa Bebek. Setiap keluarga akan menempati unit tipe 36 yang dilengkapi dua kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, dapur, serta area jemur.
Suasana haru mewarnai keberangkatan warga. Bus dan truk dikerahkan untuk mengangkut orang serta barang-barang mereka. Salah satu warga, Anita Wijaya, mengaku sangat bersyukur mendapat hunian baru yang lebih layak.
“Alhamdulillah, kami dapat tempat tinggal yang nyaman. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu kami. Ini sangat berarti bagi kami yang tidak mampu,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.