
Analisnews.co.id, JAKARTA — Holding BUMN pangan ID FOOD mulai menjalankan sejumlah proyek strategis hilirisasi di sektor pangan nasional, mencakup pengembangan peternakan unggas terintegrasi serta industri garam berteknologi tinggi. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan rantai pasok pangan sekaligus mendukung agenda transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.
Proyek tersebut masuk dalam fase pertama program hilirisasi nasional yang diinisiasi BPI Danantara Indonesia. Secara serentak, Danantara meresmikan pembangunan enam proyek di 13 lokasi pada sembilan provinsi dengan total investasi sekitar US$7 miliar. Inisiatif lintas sektor ini ditargetkan memperkuat industri dalam negeri, menekan ketergantungan impor, dan menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja.
Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan keterlibatan perusahaan dalam proyek ini merupakan komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional dari hulu hingga hilir. Menurutnya, hilirisasi tidak hanya mendorong kinerja usaha, tetapi juga memastikan ketersediaan pangan, stabilitas pasokan, dan keterjangkauan harga.
Salah satu proyek utama adalah pembangunan kandang dan hatchery Grand Parent Stock (GPS) milik PT Berdikari di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Fasilitas seluas 5,6 hektare ini memiliki kapasitas 18.000 ekor GPS dan diproyeksikan menghasilkan ratusan juta bibit ayam pedaging setiap tahun. Direktur Utama PT Berdikari Maryadi menyebut proyek ini penting untuk memperkuat hulu industri perunggasan serta mengurangi ketergantungan impor bibit unggas.
Di sektor garam, PT Garam membangun tiga fasilitas industri, termasuk pabrik garam berteknologi Mechanical Vapor Recompression (MVR) di Gresik dan Sampang. Total kapasitas produksi ditargetkan mencapai 380.000 ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan industri pangan dan manufaktur. Direktur Utama PT Garam Abraham Mose menilai pengembangan ini akan meningkatkan daya saing industri garam nasional sekaligus menciptakan dampak ekonomi di daerah.
Pemerintah menilai proyek hilirisasi pangan ini sejalan dengan arahan Presiden untuk mempercepat transformasi ekonomi melalui penguatan sektor riil dan pembangunan industri berkelanjutan. ID FOOD dan Danantara menegaskan proyek prioritas akan dijalankan disiplin agar memberi dampak nyata bagi perekonomian nasional.
Reporter : Ayhano