Example 728x250
NasionalSumselTerkini

Gerakan Pemuda Kerakyatan (GPK) RI Menuntut Kepala Dinas Pendidikan Kab.OI Mundur Dari Jabatannya

970
×

Gerakan Pemuda Kerakyatan (GPK) RI Menuntut Kepala Dinas Pendidikan Kab.OI Mundur Dari Jabatannya

Sebarkan artikel ini
4

OGAN ILIR, Analisnews.co.id – Bertempat di halaman Kantor Dinas Pendidikan Ogan Ilir yang berada di Jalan Lintas Timur Indralaya. Gerakan Pemuda Kerakyatan (GPK) RI Sumsel mengadakan Aksi demo Dikantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir. Kamis, (20/10/2022).

Aksi Demo tersebut Dipimpin oleh Kordinator lapangan (korlap) Mas Agus. Saat dikonfirmasi Agus mengatakan, “Bahwasanya kami GPKRI menemukan di lapangan adanya paket proyek Dinas Pendidikan yang kurang becus dari volume proyek dan di samping itu juga pengelolahan dana bos yang tidak transparan yang dilakukan oleh Oknum Pejabat di Dinas Pendidikan Ogan ilir,” tegasnya.

Dari aksi demo Gerakan Pemuda Rakyat (GPK) RI Sumsel menuntut dan mendesak agar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan ilir Sayadi, mundur dari Jabatannya.

Sementara itu, Sayadi selaku Kepala Dinas Pendidikan Ogan ilir pada saat aksi demo berlangsung tidak ada di tempat dan diwakili dengan Ichwani selaku Kasubbag Dinas Pendidikan Ogan Ilir, menuturkan, “Bahwa laporan dan temuan (GPK) RI  Sumsel tersebut akan kami tindak lanjuti dan akan kami sampaikan dengan Pimpinan kami,” ungkapnya.

Setelah mendapat kepastian akan di tindak lanjuti oleh perwakilan Kadis Pendidikan Ogan Ilir akhirnya puluhan pendemo membubarkan diri dengan tertib, dengan kawalan anggota Polsek Indralaya, anggota Dalmas Polres Ogan Ilir, dan sat Pol PP Pemkab Ogan Ilir.

Di tempat yang sama setelah acara demo usai awak media langsung mewawancarai salah satu Kordinator lapangan(korlap) bapak Masagus, mengatakan, “aksi demo kami pada hari untuk menuntut mundur Kadis Pendidikan secara legowo. Karena kami banyak menemukan paket-paket proyek Dinas Pendidikan yang tidak sesuai dengan volume dan adanya tidak transparan pengunaan dana bos. Dan apabila nanti laporan kami tidak di gubris kami akan datang lagi ke kesini,” tutupnya