Pembangunan Jalan Usaha Tani Desa Cigedug Garut, Bersumber Dari Dana Desa Tahun Anggaran 2022 Sudah Hampir Selesai

IMG 20221123 WA0001 5

Garut, Analisnews.id – Dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat Desa dalam bidang pertanian tentunya harus ada faktor penunjang yang memadai salah satunya pembangunan akses jalan yang dapat menyentuh langsung ke lahan pertanian sehingga memudahkan para petani dalam mengakomodasi hasil pertanian sehingga biaya transportasi lebih ringan.

Dalam hal ini pemerintah desa ( Pemdes) Cigedug,kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Provinsi jawa-barat, menyambut baik dengan adanya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022, amanat dari Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 Pasal 5 huruf (b) program ketahanan pangan dan hewani dua puluh persen (20%) dari Dana Desa, hasil musyawarah desa yang dilaksanakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dana Pemerintah Desa Cigedug bersepakat untuk Anggaran dua puluh persen dari Dana Desa di gunakan untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani (JUT) dengan tujuan membantu para petani dalam menunjang percepatan perekonomian masyarakat pasca pandemi yang sudah terlalu menguras energi seluruh elemen bangsa selama dua tahun ini.

Dikatakan Kepala Desa Cigedug, Basit Abdul Kodir saat diwawancarai Analisnews.id Bahwa hasil Pembangunan tersebut sudah mencapai kurang lebih ada sekitar 80 persen, saya secara pribadi sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah menggelontorkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) khususnya untuk Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug. Mungkin perlu saya sampaikan kepada masyarakat agar dapat mengetahuinya dan elemen pemerintah dari daerah sampai pusat untuk dapat menyampaikan kepada pemangku kebijakan dalam hal ini Menteri Keuangan Negara Republik Indonesia (Menkeu).

Dalam hal adanya pembangunan jalan usaha tani yang ada di wilayah kami ini, tentunya sebagai asas dan manfaatnya akan mempermudah juga untuk sebuah kelancaran warga di bidang pertanian, karena mayoritas warga Desa Cigedug mereka bertani, ujarnya. Rabu, ( 23/11/2022 ). 


” Saya sendiri selaku Kepala desa Cigedug, senantiasa akan berupaya dan berusaha bagaimana caranya agar warga kami bisa terbantu mempermudah mereka dalam hal pertanian yang sering mereka mempunyai kendala dalam hal transfortasi, maka dengan kesepakatan bersama akhirnya dibuatlah pembangunan jalan usaha tani ini, “kata Basit.

Sedangkan ditempat yang sama Analisnews.id sempat mewawancarai Bendahara Desa Cigedug, Asep Gan-gan. Menurutnya, menyambung laporan yang disampaikan Pak Kades, Diapun membenarkan bahwa pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sudah hampir selesai atau tuntas dilaksanakan, dalam pembangunan tersebut ada beberapa tahapan.

Sekarang ini tinggal pada pekerjaan pengaspalan jalan, mudah – mudahan dapat berjalan sesuai harapan, dalam pembangunan tersebut animo para petani yang ikut dalam pengerjaan pembangunan tersebut sangat tinggi, karena jalan tersebut satu satu nya akses jalan untuk menunjang kegiatan mereka, dan perlu kami sampaikan bahwa dalam masa pandemi yang menginjak ke tiga tahun ini, pemerintah desa Cigedug sudah menggelontorkan anggaran desa yang melalui Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2020, Tahun Anggaran 2021, dan Tahun Anggaran 2022 untuk penanganan pandemi ini sudah kami alokasikan dan Alhamdulillah semuanya beres.

” Untuk kali ini, mungkin pemerintah desa Cigedug memliki target Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa yang panjang nya kurang lebih 1,6 Km dengan biaya atau anggaran sebesar Rp. 700’000’00 – ( Tujuh Ratus Juta Rupiah) dapat tuntas di tahun ini, tetapi dengan adanya bencana non alam seperti ini tentunya menyulitkan bagi kami dalam menuntaskan pembangunan fisik sesuai dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang sudah dirancang untuk enam kedepan berat untuk terjawab,”pungkas Asep,( Diky ).