Anggaran Ratusan Juta PJU Dishub Tubaba Diduga Fiktif 

IMG 20230124 WA0031 1

Analisnews.co.id- Tulang Bawang Barat— Ratusan juta anggaran untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) pada dinas perhubungan (dishub) kabupaten Tulang Bawang  Barat (Tubaba) pada tahun 2021- 2022 diduga fiktif, (Selasa, 24/01/2023)

Dugaan tersebut berdasarkan keterangan pihak dishub Tubaba melaui kepala bidang (kabid) Teknik Sarana dan Prasarana (TSP) Rudi Saputra. Ia mengatakan, Bahwa untuk biaya Penerangan Jalan Umum (PJU) di Tubaba setiap bulanya itu ada dan besar anggarannya sebesar Rp 32.000.000,- (tiga puluh dua juta rupiah) setiap bulanya.

“Saya selaku kabid TSP, mengetahui hanya sebatas pengajuan sebesar Rp 32.000.000,- perbulan. Untuk anggaran 2021 masalah pencairan dan pengelolaan anggaranya saya tidak mengetahuinya, bahkan saya tidak menandatangani pencairan tersebut. Lebih jelas silahkan tanya ke kadis dan bendahara, karena mereka yang mengelola anggarannya, “Jelas Rudi kabid TSP.

” Besaran anggaran pada tahun 2021 hingga 2022 untuk biaya penerangan lampu jalan itu sebesar Rp 490.000.000,- (empat ratus sembilan puluh juta rupiah). Namun besaran dana yang dikeluarkan setiap bulanya tidak sesuai dengan pengeluaran yang sebenarnya,”Tutupnya Rudi.

Sementara itu Marlina Sari Marbun, Bendahara dishub saat dikonfirmasi awak media kantor, Membenarkan adanya anggaran PJU tersebut dengan nominal Rp 449.000.000,- (empat ratus empat puluh sembilan juta) yang masuk rekening. Untuk biaya perawatan sebesar Rp 3.477.000,- pertahun, token Rp 365.232.000,- setahun. Asuransi 2.160.000,- perjalanan dinas Rp 16.000.000,-

Masih lanjut Marlina selaku bendahara, untuk dana pencairan tersebut setelah dicairkanya langsung diserahkan kepada Marwan kadis perhubungan Tubaba pada saat itu. Setelah uangnya cair, baru diserahkan Marwan kadis perhubungan ke Rudi Saputra selaku kabid TSP, “Jelasnya.

Saat disinggung awak media terkait mekanisme pencairan dana tersebut, dirinya menjelaskan, Bahwa dana itu tidak bisa cair tanpa tandatangan Rudi Saputra selalu kabid TSP.

Namun anehnya dana tersebut bisa di cairkan tanpa diketahui Rudi Saputra selaku kepala didang Teknik Sarana dan Prasarana (TSP). Bahkan ada dugaan pemalsuan tanda tangan menurut Rudi, untuk mencairkan dana tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan Marwan, selaku mantan kadis dinas perhubungan Tubaba saat itu, yang saat ini menjabat sebagai kadis Perikanan tidak dapat ditemui dan dikonfirmasi. (*Tim)

Penulis: ERWANSYAH Editor: ERWANSYAH

Compare