Example 728x250
LampungBerita

Disdik Kabupaten Besama Sanggar Belajar(PNF-SKB) Menggelar Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK)

174
×

Disdik Kabupaten Besama Sanggar Belajar(PNF-SKB) Menggelar Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK)

Sebarkan artikel ini
IMG 20230319 125332

Analisnews co.id -Kabupaten Mesuji. Dinas Pendidikan  melalui Bidang Pendidikan Non Formal bersama Sanggar Kegiatan Belajar (PNF-SKB) Mesuji menggelar Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket B atau setara dengan SMP.

Kegiatan di lakukan di gedung SD N 5 Tanjung Raya Kabupaten Mesuji dan di ikuti 86 peserta.

Kegiatan ujian kesetaraan ini, untuk memberikan kesempatan belajar yang seluas-luasnya bagi masyarakat yang putus sekolah sehingga para peserta memiliki kemampuan setara dengan SMP dan dapat meneruskan pendidikan ke jenjang paket C setara dengan SMA , serta memberikan persepsi kepada masyarakat tentang jalur pendidikan non formal yang memiliki porsi dari tingkat yang setara dengan pendidikan formal.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji Joko Nuredi mewakili Kepala Dinas Pendidikan Andi S Nugraha kepada media gantanews.co. Minggu, 19/3/2023.

IMG 20230319 125358

“Dengan ujian kesetaraan paket B ini semua peserta akan mendapatkan ijazah setara dengan ijazah SMP yang nantinya bisa digunakan untuk melanjutkan ke jenjang paket C setara dengan SMA, ucapnya. 19/3/2023.

Ia menjelaskan kegiatan ujian paket B ini dilaksanakan, Minggu 19 Maret 2023, di ikuti 86 peserta, ujian paket B ini, yang perdana di SKB Kabupaten Mesuji

“Alhamdulillah semua peserta antusias mengikuti ujian yang dilaksanakan oleh SKB, Ujian paket B ini yang pertama/perdana yang dilaksanakan oleh SKB Mesuji, terangnya.19/3/2023.

Sementara itu, jumlah peserta ujian kesetaraan yang dilaksanakan oleh SKB Mesuji dari paket A, B dan C sebanyak 273 orang. Untuk ujian kesetaraan paket A setara SD ada 27 orang, yang akan dilaksanakan 6-7 Mei 2023 mendatang.

“Dengan digelarnya ujian pendidikan kesetaraan paket A, B dan C ini yang perdana oleh SKB Mesuji, sebanyak 273 orang, ini akan meningkatkan nilai indeks pembangunan manusia, khususnya di pendidikan, pungkasnya. (Pardi)