Example 728x250
Sultenggara

Bentuk Tim Gabungan, Polisi Wakatobi Ringkus Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia

377
×

Bentuk Tim Gabungan, Polisi Wakatobi Ringkus Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia

Sebarkan artikel ini
IMG 20230502 095248 scaled

WAKATOBI – Kepolisian Resort (Polres) Wakatobi meringkus sindikat narkoba jaringan luar negeri yakni negara tetangga Malaysia pada Rabu (26/04) , sebanyak 244,68 Gram Narkoba jenis sabu berhasil diamankan.

Saat konfersi pers di Mako Polres Wakatobi, Kapolres AKBP Dodik Tatok Subiantoro SIK membeberkan jika penangkapan tersebut berdasarkan hasil laporan masyarakat, yang langsung ditindaklanjuti dengan melakukan rapat internal sehingga terbentuk tim gabungan.

Dodik menambahkan, jika penangkapan dilakukan dengan sangat hati-hati dan memiliki sedikit tantangan pasalnya, Bandara narkoba tersebut juga merupakan kepala preman yang dari kediamannya dalam jangkauan radius 100 meter Masih dibawah kekuasaannya.

” Dan ini jaringan dari Malaysia, mereka komunikasi lewat HP dan dikirim lewat kapal, dan rata-rata itu satu ball itu sekitar 50 gram (Narkoba_Red),” bebernya pada Selasa (2/5) dihadapan awak Media yang hadir.

Terkait pengembangan penyelidikan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Polda Sultra, terlebih kasus ini merupakan kasus lintas Negara. Diketahui, sebanyak 10 orang yang berhasil diamankan, dua orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, sementara sebanyak 8 orang sebagai pemakai.

Berdasarkan hasil lidik, barang bukti sabu sebanyak 244,68 Gram diakui oleh kedua tersangkakan dengan inisial BB dan pengedar HD, untuk jumlah awal narkoba sebanyak 7 ball (dalam 1 ball sama dengan 50 gram sehingga total 350 gram) yang diperoleh dari rekannya di Malaysia.

Selain itu, barang bukti lain yakni sebanyak 3 Handphone, dua buah botol air mineral ukuran sedang yang telah terpotong, beberapa balon karet tiup warna dan satu buah tas genggam hitam berisi uang ke hanya Rp 10.2.43.000.

Atas kasus tersebut, kedua tersangka dapat dipidana menggunakan pasal 132 (1) Jo 114 (2) (pidana mati, seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, Subs 132 (1) Jo 112 (2) (pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kapolres Wakatobi AKBP Dodik Tatok Subiantoro SIK mengharapkan adanya peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk melaporkan jika ada peredaran narkoba, pasalnya narkoba merupakan musuh semua pihak.

” Dilihat dari barang bukti ini, pemakai disini banyak, jangan sampai generasi muda wakatobi pemakai sehingga merusak generasi muda, jadi butuh bantuan seluruh masyarakat untuk menghentikan peredaran narkoba,” tukasnya.