Example 728x250
LampungTerkini

PEKON BANJAR AGUNG UDIK MENGAWALI MALAM PERTAMA MAULID NABI MUHAMMAD SWT.

134
×

PEKON BANJAR AGUNG UDIK MENGAWALI MALAM PERTAMA MAULID NABI MUHAMMAD SWT.

Sebarkan artikel ini

IMG 20230917 WA0035 2
AnalisNews – Jum’at 15 September 2023 Masyarakat Pekon Banjar agung udik berbondong bondong menghadiri dan mengikuti pembukaan malam pertama maulid Nabi Muhammad SAW atau secara singkatnya disebut muludan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Takwa Pekon Banjar agung udik kecamatan pugung, yang dimulai dari pukul 19:00 WIB hingga dengan selesai, rencana kegiatan ini akan dilanjutkan untuk malam kedua di Pekon kota raja kecamatan talangpadang dan untuk malam ketiga seterusnya

Penampilan hadroh dari tim hadroh Pekon Banjar agung udik menjadi penampilan pembuka acara Lalu, acara tersebut dibuka oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan ke pembacaan tawasul, pembacaan maulid barjanzi, pembacaan tilawatil qur’an.

Dikesempatan itu kepala Pekon Banjar agung udik Hi.Hendri mengucapkan banyak berterimakasih kepada semua panitia masyarakat umum Pekon Banjar agung udik atas terselenggara nya acara ini dan kepada Allah SWT bermohon untuk memberikan ganjaran apa yang sudah dilakukan atas kebaikan apa lagi ini acara yg sangat mulia,singkat nya.

Dalam acara tersebut ikut hadir juga Camat kecamatan pugung, Habib Mukhsin Al Idrus, Habib Muhdor Al Kaff dan Habib Abubakar campang Gunung Batu kecamatan sumberjo.

Selain itu, terdapat tausiyah yang disampaikan oleh Habib Mukhsin Al Idrus, Habib Muhdor Al Kaff, Habib Abubakar, dengan bertemakan maulid Nabi Muhammad SAW. Dari tausiyah tersebut beliau menyampainkan ada beberapa poin penting yang perlu diketahui dari peringatan muludan ini yaitu pentingnya sosok Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan bagi generasi milenial saat ini. Kisah dan kasih beliau masih dan terus relevan dengan segala perkembangan yang ada.

Kelahiran Nabi Muhammad dengan segala kisah yang dialami oleh beliau, hingga masa kanak-kanaknya banyak sekali pelajaran dan perjuangan hidup beliau yang bisa kita terapkan. Penanaman kesuri tauladan Nabi Muhammad sejak dini sangatlah diperlukan. Selain itu, diperlukan juga memupuk kesuri tauladan beliau dengan sebijaksana mungkin. Agar nantinya, buah dari suri tauladan bisa dirasakan oleh diri sendiri dan orang disekitar kita.

(Marxel Yudha Pratama)