Example 728x250
GorontaloTerkini

Gelar Seminar Peningkatan Kapasitas Perempuan di Bidang Hukum, Politik, Sosial dan Ekonomi. Merlan Uloli Rintis Peran Perempuan dalam Politik

73
×

Gelar Seminar Peningkatan Kapasitas Perempuan di Bidang Hukum, Politik, Sosial dan Ekonomi. Merlan Uloli Rintis Peran Perempuan dalam Politik

Sebarkan artikel ini
IMG 20231008 WA0001 1

Gorontalo, (Analisnews.co.id) – Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli mengatakan bahwa dirinya tengah merintis jalan untuk perempuan dapat mengambil peran yang besar dalam politik.

“Ia pun menegaskan dirinya dan perempuan yang ada di daerah itu, siap menjadi penyambung aspirasi rakyat di eksekutif maupun legislatif,”ujarnya.

Penegasan ini disampaikan Wabup Merlan pada Seminar Peningkatan Kapasitas Perempuan di Bidang Hukum, Politik, Sosial dan Ekonomi yang mengangkat tema “Perempuan dan Politik” tingkat Kabupaten Bone Bolango tahun 2023, di Hotel Yulia Kota Gorontalo. Kamis (05/10/2023).

Merlan juga menambahkan, bahwa dirinya merasa prihatin sedikitnya Calon Anggota Legislatif (Caleg) perempuan yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi dan banyaknya issu yang sering diangkat perempuan tidak bisa menjadi pemimpin jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 mendatang.

Karena issu itu saya bawa sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan tema Perempuan dan Politik,”jelas Wabup Merlan.

IMG 20231008 WA0000

Maka itu saya berharap, kegiatan seminar ini bisa menjadi forum diskusi untuk para Caleg perempuan dalam membuka pemikiran dan menjawab banyaknya pemilih perempuan yang tidak memilih kita dari 50,2 persen pemilih perempuan di Bone Bolango,”

Kemudian harapan saya kedepan bisa ada perubahan keterwakilan perempuan di parlemen maupun eksekutif dengan tekad bekerja keras dan menjadi penyambung aspirasi rakyat.

Karena tiga bulan kemarin dirinya membuat seminar serupa, namun dalam perspektif adat dan agama. Ia pun menuturkan issu perempuan tidak bisa menjadi pemimpin sudah terbantahkan oleh para pemangku adat dan tokoh agama.

“Saya ingin perempuan mampu berbicara banyak, apalagi saya sebagai pemimpin perempuan di Bone Bolango. Jadi saya berharap dari materi yang diterima bisa menjadi satu kajian untuk memperkuat kita perempuan dalam politik dan organisasi kemasyarakatan,”tutur Merlan.

Ia pun meminta ketika sudah diberi kepercayaan, para Caleg perempuan mampu membela program yang berpihak untuk sesama perempuan. Selain itu, Ketua GOW Bone Bolango itu juga meminta semua perempuan di daerah itu melawan hal yang tidak berpihak dan mendiskriminasi kaum perempuan.

“Saya saat ini tidak berkampanye, tetapi saya ingin membakar semangat perempuan di Bone Bolango. Saya senang bisa membuka jalan yang baik untuk kaum perempuan dan jangan sampai jalan yang sudah dirintis ini akan kandas,” pungkas Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU dan Ketua IWAPI Bone Bolango itu.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas Sosial P3APPKB) Kabupaten Bone Bolango, Fredy Lasut menegaskan peningkatan partisipasi perempuan di parlemen sangat penting dilaksanakan agar pengambilan keputusan politik yang lebih akomodatif dan substansial.

IMG 20231005 105010

“Peran perempuan di parlemen dapat menguatkan demokrasi yang senantiasa memberikan gagasan terkait perundang-undangan pro perempuan dan anak di ruang publik, sehingga untuk itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam parlemen,”ujarnya

Ia menjelaskan, partisipasi perempuan Indonesia dalam parlemen masih sangat rendah. Fredy menyampaikan saat ini partisipasi perempuan Indonesia masih di bawah 30 persen. Menurut data dari world bank (2019), Negara Indonesia menduduki peringkat ke-7 se-Asia Tenggara untuk keterwakilan perempuan di parlemen.

Berdasarkan hasil Pemilu 2019, keterwakilan perempuan di lembaga DPR RI berada pada angka 20,8 persen atau 120 anggota legistaltif perempuan dari 575 anggota DPR RI. Sedangkan di DPRD Provinsi Gorontalo berada pada angka 26,6 persen atau hanya 12 orang dari 45 jumlah anggota DPRD.

“Untuk Kabupaten Bone Bolango hanya 4 persen atau hanya berjumlah 1 orang dari jumlah 25 orang anggota, partisipasi tersebut masih di bawah angka persyaratan 30 persen jumlah calon legislatif perempuan pada saat parpol mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu,”jelas Mantan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Bone Bolango itu.

Fredy mengungkapkan saat ini peluang perempuan semakin terbuka untuk menjadi pemain, bukan lagi sekedar partisipan pasif, tapi juga partisipan aktif. Maka untuk itu, ia menambahkan dibutuhkan sosialisasi pendidikan politik bagi perempuan dalam rangka peningkatan partisipasi pemilih pada Pemilu serentak 2024 .

Berangkat dari itu, Fredy mengungkapkan dengan lahirnya perempuan – perempuan hebat di Bone Bolango seperti Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Lolly Pou Yunus, Wakil Bupati Merlan S. Uloli yang dalam hitungan hari akan menjadi Bupati Bone Bolango, para tokoh tersebut dapat memberikan angin segar bagi semua perempuan Bone Bolango,

“Saya berharap hal ini mampu menumbuhkan semangat dan motivasi untuk berperan aktif dalam bidang politik, menumbuhkan kesadaran dan kesempatan yang sama dalam berwarga negara. Bahwasanya ada hak, kewajiban dan ruang politik yang dapat diisi untuk memperjuangkan nasib bangsa, negara khususnya daerah kita Kabupaten Bone Bolango kedepannya,”tandas Fredy