Example 728x250
JakartaTerkini

Prodia Ajak Manfaatkan Momen Ramadan untuk Jaga Kesehata Lewat Workshop Gut Health

66
×

Prodia Ajak Manfaatkan Momen Ramadan untuk Jaga Kesehata Lewat Workshop Gut Health

Sebarkan artikel ini
IMG 20240329 145955

PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) adakan media workshop bertema, Minding Gut Health with The Benefit of Ramadhan Fasting di Roemah Kuliner Menteng, Rabu (27/03/2024).(Foto, Dok: Istimewa)

Analisnews.co.id, JAKARTA – Kesehatan yang optimal adalah hal esensial dalam peningkatan kualitas hidup. Untuk mewujudkannya, diperlukan upaya yang melibatkan seluruh organ tubuh, termasuk sistem pencernaan,  yang berperan kompleks mengolah dan mencerna nutrisi dari makanan yang dikonsumsi, hingga menjaga Imunitas tubuh, karena 70%-80% sel imun tubuh berasal dari sistem pencernaan.

Mewujudkan komitmen mengedukasi dan meningkatkan awareness  terhadap isu ini, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) adakan media workshop bertema, Minding Gut Health with The Benefit of Ramadhan Fasting di Roemah Kuliner Menteng, Rabu (27/03/2024).

Agenda ini bertujuan untuk membagikan informasi terkait sistem pencernaan agar masyarakat teredukasi dan semakin peduli untuk menjaga asupan nutrisi dan kesehatan sistem pencernaan, bersamaan dengan acara buka puasa bersama media.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Bisnis dan Marketing Prodia Indriy Rafi Sukmawati, Dokter Spesialis Penyakit Dalam & Konsultan Alergi Imunologi Dr. dr. Stevent Sumantri serta Product Lead PT Prodia Widyahusada Tbk Gianni Yosepne.

Indriyanti mengungkapkan perlunya menjaga sistem pencernaan dengan memperhatikan nutrisi yang dikonsumsi, dan gaya hidup sehari-hari.  Ia mengatakan, organ penyusun sistem pencernaan dapat berdampak pada organ esensial lainnya.

“Seringkali kita abai akan kesehatan sistem pencernaan. Jika kita tidak menjaga pola makan dan kebersihan makanan dengan baik, bukan tidak mungkin hal ini dapat berpengaruh ke imunitas tubuh. Dengan mengangkat topik ini, melalui rekan-rekan media, kita dapat memberikan edukasi bagi masyarakat bahwa penting sekali untuk senantiasa menjaga kesehatan pencernaan, salah satunya dengan berpuasa seperti yang dilakukan saat bulan ramadan ini,” ungkap  Indriyanti.

Menambahkan itu, dr. Stevent Sumantri menyampaikan, sistem pencernaan manusia merupakan susunan organ yang kompleks untuk memecah zat makanan yang dapat diserap oleh tubuh. Dalam prosesnya, sistem pencernaan melibatkan kerja dari sekumpulan bakteri yang disebut mikrobiota di usus yang dikenal sebagai gut microbiota yang berperan dalam sintesis vitamin, perlindungan terhadap zat asing, dan berperan dalam regulasi sistem kekebalan tubuh.

“Oleh karena itu, keseimbangan mikrobiota usus harus tetap terjaga dalam rangka mencapai kesehatan yang optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Gianni Yosephine menjelaskan, selain kegiatan berpuasa atau Intermittent Fasting,  perlu juga memeriksa secara berkala, kondisi kesehatan sistem pencernaan sebagai upaya deteksi dini jika terjadi gejala atau gangguan pada sistem pencernaan, agar metabolisme tubuh dapat terjaga dengan baik dan optimal.

“Adanya potensi gangguan pada keseimbangan mikrobiota dalam usus dapat menimbulkan beragam penyakit, karena mikrobiota di saluran pencernaan memiliki peran dalam memberi nutrisi bagi sel-sel Organ lainnya,” ungkapnya.

Prodia sendiri, ungkap Gianni,  telah memiliki pemeriksaan untuk mengetahui keseimbangan mikrobiota usus yang bernama ProHealthy Gut, yang merupakan pemeriksaan kesehatan pencernaan yang lengkap meliputi makroskopis feses, mikroskopis feses, darah samar serta short chain fatty acid (SCFA).

“Pemeriksaan ini bermanfaat untuk mengevaluasi kesehatan pencernaan secara umum dan mengukur konsentrasi SCFA yang dapat menggambarkan keseimbangan mikrobiota usus,” tambah Gianni. [Shanty Rd]