Example 728x250
JakartaNasionalTerkini

Pekan Keanekaragaman Hayati 2024 Manggala Wanabakti Resmi Ditutup

211
×

Pekan Keanekaragaman Hayati 2024 Manggala Wanabakti Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini
IMG 20240518 191837

Penutupan Pekan Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024 resmi ditutup oleh Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik Bapak Nunu Anugrah pada Jumat (17/05/2024) di gedung Manggala Wanabakti Jakarta (Foto, Dok: Istimewa)

Analisnews.co.id, JAKARTA – Pekan Keanekaragaman Hayati resmi ditutup pada jumat 17 Mei 2024. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 3 hari di gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Pekan Kenaekaragaman Hayati yang sudah bergulir sejak Rabu 15 Mei 2024 dihadiri dari berbagai kalangan mulai dari level anak Sekolah Dasar, SMP. SMA, Universitas hingga praktisi Keanekaragaman Hayati.

Pekan Keanekaragaman Hayati 2024 ini dibuka oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bapak Alue Dohong Rabu (15/05/2024). Banyak sekali peserta yang mengisi booth mengadakan kegiatan – kegiatan menarik. Selain itu juga ada seminar Talk Show setiap hari yang dapat diikuti. Talkshow ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh masyarakat.

Diharapkan dengan antusiasme masyarakat terhadap Pekan Keanekaragaman Hayati 2024 dapat mendorong minat dan peran serta yang lebih luas dari segala kalangan dalam menjaga keanekaragaman Hayati Indonesia.

Setiap booth peserta Pekan Keanekaragaman Hayati 2024 ini akan diberikan penilaian dan mendapatkan penghargaan. Booth Terbaik dimenangkan oleh booth Pertamina, diikuti oleh BRGM dan Ditjen PDASRIN. Untuk juara Harapan 1 dimenangkan oleh Ditjen PKTI, harapan kedua dan ketiga diperoleh Booth APRII. (Restorasi Ekosistem Riau) dan Balai Besar KSDA Papua Barat dan Papua. Sementara Juara Favorit dimenangkan oleh Balai Besar KSDA NTT.

Kegiatan ini resmi ditutup oleh Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik Bapak Nunu Anugrah pada Jumat (17/05/2024).
Dalam pidato penutupnya Direktur KK HSG KLHK menyampaikan optimismenya terhadap kerja konservasi Indonesia dalam jangka waktu yang panjang.

“Dalam tiga hari terakhir ini kita telah disuguhi berbagai macam kegiatan dan merupakan hasil kerja kolaborasi serta dapat membuahkan semangat optimisme dalam upaya konservasi spesies dan genetik untuk jangka waktu yang panjang” ungkap Nunu Anugrah.

“Sesuai dengan perkataan Bapak Wakil Menteri Lingkungan Hidup pada kegaitan World Species Congress tanggal 15 silam, mengenai adanya kebutuhan Nasional dalam membentuk komite Nasional untuk mereview status konservasi nasional, dan hal tersebut merupakan semangat yang harus kita tindak lanjuti bersama. Karena kedepannya pelaksanaan kegiatan konservasi harus mengedepankan paradigma kolaborasi, kerja sama dan mencari solusi” Lanjut Nunu Anugrah.

Kegiatan Pekan Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024 diharapkan dapat digulirkan kembali tahun depan demi menjaga semangat dalam upaya kerja konservasi nasional.(Shanty Rd)