Example 728x250
Terkini

Musibah Melanda Warga Desa Tambakbaya Cisurupan Garut, Satu Unit Rumah Milik Warga Roboh Akibat Lapuk dan Dampak Pasca Terjadinya Gempa

125
×

Musibah Melanda Warga Desa Tambakbaya Cisurupan Garut, Satu Unit Rumah Milik Warga Roboh Akibat Lapuk dan Dampak Pasca Terjadinya Gempa

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2024 05 23 17 20 31 84 439a3fec0400f8974d35eed09a31f914

Garut,Analisnews.co.id – Satu unit rumah di wilayah Kampung Pasir Kuliling, RT 001 RW 001, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. akhirnya roboh setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan akibat kondisi lapuk.

Diketahui pemilik rumah tersebut, bernama Een Eni(64) yang sehari harinya – harinya mengurus rumah tangga. Adapun kronologis atas kejadian itu, di akibatkan rumah milik ibu Een sudah lapuk dan sebagai dampak dari pasca gempa pada tanggal 27 April 2024 lalu.

Sedangkan rumah permanen yang berukuran 30 meter diduga kuat telah rapuh, sehingga tidak kuat menahan beban dan terjadilah musibah roboh. Sedangkan pada saat kejadian tersebut, pemilik rumah tidak ada di tempat kejadian karena pada saat itu. Een (pemilik rumah) sedang melayat keluarganya yang meninggal dunia di desa Cikandang, Kecamatan Cikajang.

Namun dalam peristiwa terjadinya rumah roboh milik Een, sebagai upaya warga masyarakat yang ada di wilayah desa Tambakbaya, mereka secara Antusias dengan cara gotong untuk membersihkan material yang sudah ambruk, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Sementara Een selaku pemilik rumah, dia mengungkapkan kesedihannya atas kejadian ini.

“Kami telah berusaha untuk memperbaiki rumah tersebut, namun kondisinya semakin memburuk dari waktu ke waktu,” ujarnya. Kamis,(23/05/2024), dengan nada sedih.

Kejadian ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar bagi Een dan keluarganya. Selain itu, mereka juga harus menghadapi kerugian emosional karena kehilangan tempat tinggal yang telah menjadi bagian penting dari kenangan mereka.

Meskipun tidak ada laporan tentang korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini, namun kerugian yang dialami oleh keluarga Een dan keluarganya tetaplah signifikan.

Sedangkan pihak berwenang di wilayah Pemerintah desa (Pemdes) Tambakbaya, BPBD dan Kecamatan Cisurupan, mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi bangunan mereka, terutama jika sudah terlihat tanda-tanda kerusakan seperti lapuk atau retak.

“Langkah pencegahan dan perawatan yang tepat dapat mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang,” ucap Kepala desa (Kades) Tambakbaya, Yusron.

Lanjut Yusron dalam hal ini, Pihak Pemerintah Desa dan Kecamatan turut berperan dalam memberikan bantuan kepada Warga yang terdampak robohnya rumah milik ibu Een ini.

” Alhamdulillah semua pihak ikut membantu setelah adanya kejadian tragis robohnya rumah warga kami bernama ibu Een, Kami khususnya pihak pemerintah desa dan kecamatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak,” katanya.

Kalau untuk bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat tenaga dan pikiran, tetapi juga memberikan dukungan emosional bagi korban,” terang Yusron.

Namun disisi lain Kepala Desa (Kades) Tambakbaya Yusron menyatakan, “Kami bersama pihak Kecamatan senantiasa siap memberikan bantuan. Bahkan kami sudah memberikan laporan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, dari mulai dinas Sosial, BPBD, BAZNAS dan Kepada pejabat – Pejabat berwenang,” jelasnya.

Selain itu, kami juga akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa untuk ibu Een sebagai korban mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan dalam menghadapi situasi ini.

Pihak pemerintah desa dan kecamatan telah membentuk tim untuk mengevaluasi kebutuhan mendesak warga yang terkena dampak, termasuk kebutuhan tempat tinggal sementara, makanan, dan pakaian.

“Kami juga bersama Forkopimcam Cisurupan termasuk di dalamnya. TNI, Polri dan relawan, mereka juga berjanji untuk terus mendampingi para korban dalam proses pemulihan dan rekonstruksi rumah mereka.

“Solidaritas dan kepedulian dari pihak pemerintah setempat menjadi pendorong utama dalam membantu masyarakat mengatasi cobaan ini,” imbuhnya.

Mereka berharap bahwa dengan kerjasama yang baik, para korban dapat segera pulih dan kembali ke kehidupan normal.

Menurut Yusron, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak kecamatan, terungkap bahwa rumah yang roboh tersebut telah mengalami kerusakan struktural akibat kondisi lapuk dan terkena dampak pasca gempa.

Temuan ini menyoroti pentingnya perawatan bangunan yang tepat, terutama setelah terjadi bencana alam seperti gempa.

Kondisi lapuk pada rumah tersebut telah memperburuk kekuatan struktur bangunan, sehingga menjadi rentan terhadap getaran gempa. Kombinasi antara kerusakan akibat lapuk dan dampak gempa telah menyebabkan kehancuran total pada rumah tersebut.

Tentunya dengan adanya temuan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan dan perawatan bangunan mereka.

“Kami atas nama Pemerintah desa (Pemdes) Tambakbaya, sangat berharap kepada Pemerintah kabupaten (Pemkab) Garut, untuk memperkuat sistem pemantauan dan penilaian kerentanan bangunan terhadap bencana alam, sehingga dapat mengurangi risiko kejadian serupa di masa depan,” pungkas Yusron. (Diky)