{"id":10248,"date":"2026-06-04T23:51:21","date_gmt":"2026-06-04T23:51:21","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=10248"},"modified":"2026-06-04T23:52:34","modified_gmt":"2026-06-04T23:52:34","slug":"edukasi-di-karangasem-soroti-dua-sisi-teknologi-jadi-alat-pemberdayaan-namun-pudarnya-menyama-braya-dan-tradisi-adiluhungisi-didepan-mata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/06\/04\/edukasi-di-karangasem-soroti-dua-sisi-teknologi-jadi-alat-pemberdayaan-namun-pudarnya-menyama-braya-dan-tradisi-adiluhungisi-didepan-mata\/","title":{"rendered":"Edukasi di Karangasem Soroti Dua Sisi Teknologi, Jadi Alat Pemberdayaan Namun Pudarnya Menyama Braya dan Tradisi Adiluhung Didepan Mata"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 14px\">Edukasi di Karangasem Soroti dua Sisi Teknologi, Jadi Alat Pemberdayaan Namun Pudarnya Menyama Braya dan Tradisi Adiluhung Didepan Mata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Analisnews.co.id<\/strong> &#8211; KARANGASEM | Desa Adat Bebandem, Karangasem, Bali, tak bisa lepas dari gempuran digital. Kamis 4 Juni 2026, para yowana atau pemuda-pemudi Hindu setempat digembleng dalam edukasi bertema &#8220;Pengaruh Perkembangan Teknologi Terhadap Yowana Sebagai Generasi Penerus di Desa Adat.<\/p>\n<p>Namun tujuannya satu, agar teknologi mejadi kawan, bukan sebaliknya penghancur adat.<\/p>\n<p>Untuk itu, sebagai desa adat yang masih kokoh memegang tradisi ngayah dan nilai kultural, Bebandem menghadapi ujian zaman. Teknologi digital dan media sosial masuk deras, membawa peluang sekaligus tantangan.<\/p>\n<p>Brigjen TNI Purn Ketut Budiastawa, S.Sos., M.Si., Ketua DPD PEPABRI Bali, ia juga sebagai anggota Sabha Nayaka sekaligus mewakili Bendesa Agung MDA Provinsi Bali, didaulat sebagai narasumber. Menariknya dalam kegiatan Brigjen TNI (purn) Ketut Budiastawa dinilai mampu memetakan dua sisi mata uang teknologi bagi yowana Bebandem.<\/p>\n<p>Teknologi membuka ruang baru, Sekaa Truna Truni Bebandem kini bisa mendokumentasikan upacara piodalan, proses pembuatan ogoh-ogoh, hingga seni tari tradisi dalam bentuk arsip digital. Ini warisan penting untuk generasi berikutnya, ujarnya.<\/p>\n<p>Ia tekankan, koordinasi juga jauh lebih cepat, Ngayah rapat sangkep, gotong royong kini cukup satu grup WhatsApp, Media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok berubah jadi etalase. Yowana bisa mengenalkan seni, budaya, dan keindahan alam Karangasem ke dunia.<\/p>\n<p>Lebih dari itu, teknologi buka gerbang pengetahuan, dari wirausaha digital alias e-commerce sampai peningkatan skill akademis. Ujungnya, ekonomi keluarga, home industri yowana ikut naik kelas.<\/p>\n<p>Tetapi tidak hanya sampai disitu, kemudahan tentu ada harganya. Jika tanpa filter, teknologi bisa mengikis esensi kehidupan desa adat.<\/p>\n<p>Brigjen TNI (purn) Ketut Budiastawa kembali mengingatkan, kedekatan dengan gadget memangkas interaksi langsung, konsep menyama braya atau persaudaraan terancam pudar. Hiburan instan dari game online dan tren medsos mengalihkan fokus yowana dari kewajiban belajar sastra agama, menabuh, dan keterampilan adat lain.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, yang lebih berbahaya benturan nilai budaya luar dari internet masuk tanpa saring, dianggap lebih &#8221; Modern&#8221; dari tradisi adiluhung Bebandem.<\/p>\n<p>Ditambah lagi, yowana rentan terpapar hoaks dan isu sensitif di medsos yang bisa memicu konflik internal antar-banjar.<\/p>\n<p>Agar teknologi tidak jadi lawan, Brigjen TNI (purn) Ketut Budiastawa mendorong pentingnya&#8221; Wiweka, &#8220;kemampuan membedakan baik dan buruk, yaitu pijakan utamanya, nilai Tri Hita Karana Bali.<\/p>\n<p>Untuk itu, gunakan teknologi dengan bijak, batasi screen time dan tempatkan kewajiban adat-sosial di atas aktivitas dunia maya.<\/p>\n<p>Yowana juga didorong menjadikan teknologi sebagai wadah kreativitas. Salah satu contohnya lomba desain ogoh-ogoh berbasis digital atau konten edukasi bahasa Bali.<\/p>\n<p>Sementara itu, Prajuru Desa Adat Bebandem diminta merangkul STT(Seka Truna Truni) untuk lebih memberi ruang bagi pemuda menerapkan teknologi untuk kemajuan desa.<\/p>\n<p>&#8220;Teknologi adalah sarana, sedangkan yowana adalah penggeraknya. Di Desa Adat Bebandem, teknologi tidak harus dijauhi, melainkan dikendalikan agar selaras dengan nafas adat dan agama Hindu,&#8221; tegas Brigjen TNI (purn) Ketut Budiastawa.(red)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>#Yowana Bebandem, Teknologi dan Adat, Tri Hita Karana, Brigjen Ketut Budiastawa, Karangasem, Desa Adat Bali<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Edukasi di Karangasem Soroti dua Sisi Teknologi, Jadi Alat Pemberdayaan Namun Pudarnya Menyama Braya dan Tradisi Adiluhung Didepan Mata.\u00a0 &nbsp; Analisnews.co.id &#8211; KARANGASEM | Desa Adat Bebandem, Karangasem, Bali, tak bisa lepas dari gempuran digital. Kamis 4 Juni 2026, para yowana atau pemuda-pemudi Hindu setempat digembleng dalam edukasi bertema &#8220;Pengaruh Perkembangan Teknologi Terhadap Yowana Sebagai<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":10249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10248"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10248\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10251,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10248\/revisions\/10251"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}