{"id":16918,"date":"2026-06-25T13:36:14","date_gmt":"2026-06-25T06:36:14","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=16918"},"modified":"2026-06-25T13:36:14","modified_gmt":"2026-06-25T06:36:14","slug":"dari-garut-ke-panggung-dunia-voice-of-baceprot-tampil-di-copenhell-2026-denmark","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/06\/25\/dari-garut-ke-panggung-dunia-voice-of-baceprot-tampil-di-copenhell-2026-denmark\/","title":{"rendered":"Dari Garut ke Panggung Dunia, Voice of Baceprot Tampil di Copenhell 2026 Denmark"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><em><strong>Analisnews.co.id<\/strong><\/em>\u00a0 | Jakarta \u2013 Kabar membanggakan kembali datang dari dunia musik Indonesia. Trio metal perempuan asal Garut, Jawa Barat, Voice of Baceprot (VOB), akan tampil di salah satu festival rock dan metal terbesar di Eropa, Copenhell 2026, yang digelar di Copenhagen, Denmark, pada 24\u201327 Juni 2026.<\/p>\n<p>Grup yang beranggotakan Firda &#8220;Marsya&#8221; Kurnia, Widi Rahmawati, dan Euis Siti Aisyah itu dijadwalkan tampil pada Jumat (26\/6\/2026) di panggung Gehenna. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa musik keras dari Indonesia semakin mendapat tempat di panggung internasional.<\/p>\n<p>Copenhell dikenal sebagai festival metal paling bergengsi di kawasan Skandinavia. Tahun ini, festival tersebut menghadirkan sederet nama besar dunia seperti Iron Maiden, Bring Me The Horizon, Alice Cooper, Anthrax, hingga Sepultura. Di tengah jajaran musisi papan atas tersebut, Voice of Baceprot hadir sebagai salah satu wakil Asia Tenggara yang mencuri perhatian.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-16930\" src=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100019-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100019-300x169.jpg 300w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100019-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100019-768x432.jpg 768w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100019-150x84.jpg 150w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100019-450x253.jpg 450w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100019-1200x675.jpg 1200w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100019.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>&#8220;Kami merasa terhormat mendapatkan kesempatan untuk tampil di Copenhell. Bagi kami, ini bukan hanya tentang memainkan musik di festival metal besar, tetapi juga membawa cerita, semangat, dan suara dari Indonesia ke hadapan audiens global,&#8221; ujar Voice of Baceprot dalam keterangan resminya.<\/p>\n<p>Bagi VOB, penampilan di Denmark bukan sekadar konser biasa. Momen ini menjadi langkah penting dalam perjalanan internasional mereka yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Berawal dari Garut, ketiga personel VOB berhasil membuktikan bahwa musik dapat menembus batas bahasa, budaya, dan geografis.<\/p>\n<p>Festival ini juga menjadi kesempatan bagi VOB untuk memperkenalkan karya-karya terbaru mereka kepada komunitas metal dunia. Kehadiran mereka sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta musik keras internasional yang semakin kompetitif.<\/p>\n<p>Sejak terbentuk pada 2014, Voice of Baceprot dikenal dengan karakter musik yang memadukan thrash metal, rap metal, dan rock progresif. Lirik-lirik mereka kerap mengangkat isu sosial, lingkungan, hingga kebebasan berekspresi yang relevan dengan generasi muda.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-16921\" src=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100129-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100129-300x199.jpg 300w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100129-768x509.jpg 768w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100129-150x99.jpg 150w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100129-450x298.jpg 450w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260625_100129.jpg 960w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Konsistensi dan keberanian dalam berkarya membuat VOB tak hanya mendapat apresiasi dari penggemar musik metal, tetapi juga pengakuan dari berbagai media dan komunitas musik internasional. Kini, panggung Copenhell 2026 menjadi babak baru yang semakin menegaskan eksistensi mereka sebagai salah satu wajah musik Indonesia di dunia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id\u00a0 | Jakarta \u2013 Kabar membanggakan kembali datang dari dunia musik Indonesia. Trio metal perempuan asal Garut, Jawa Barat, Voice of Baceprot (VOB), akan tampil di salah satu festival rock dan metal terbesar di Eropa, Copenhell 2026, yang digelar di Copenhagen, Denmark, pada 24\u201327 Juni 2026. Grup yang beranggotakan Firda &#8220;Marsya&#8221; Kurnia, Widi Rahmawati, dan<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":16920,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[557,563,555,559,269,560,561,556,318,558,276,562,396,554,553],"class_list":["post-16918","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-celebs","tag-bandgarut","tag-copenhagen2026","tag-copenhell2026","tag-festivalmetal","tag-hiburankompas","tag-indonesiamendunia","tag-kabarmusik","tag-metalindonesia","tag-musikindonesia","tag-musikmetal","tag-musisiindonesia","tag-panggungdunia","tag-rockindonesia","tag-vob","tag-voiceofbaceprot"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16918"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16918\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16932,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16918\/revisions\/16932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}