{"id":19850,"date":"2026-07-03T07:15:12","date_gmt":"2026-07-03T00:15:12","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=19850"},"modified":"2026-07-03T07:15:12","modified_gmt":"2026-07-03T00:15:12","slug":"rayakan-livable-art-dan-dekonstruksi-monokrom-purana-dan-puragraph-resmi-luncurkan-kolaborasi-bersama-afganial-di-horbiss-yats-colony","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/07\/03\/rayakan-livable-art-dan-dekonstruksi-monokrom-purana-dan-puragraph-resmi-luncurkan-kolaborasi-bersama-afganial-di-horbiss-yats-colony\/","title":{"rendered":"Rayakan \u201cLivable Art\u201d dan Dekonstruksi Monokrom: Purana dan Puragraph Resmi Luncurkan Kolaborasi Bersama Afganial di H\u00f6rbiss, Yats Colony"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Hari ini, ruang kreatif rindang H\u00f6rbiss di YATS Colony Yogyakarta menjadi pusat desain kontemporer tanah air. PURANA dan PURAGRAPH secara resmi meluncurkan koleksi kolaborasi yang telah lama dinantikan bersama desainer dan seniman ternama, Anton Afganial. Peluncuran ini ditandai dengan pameran privat berkonsep tinggi dan instalasi interaktif, menerjemahkan bentuk arsitektural menjadi ekspresi busana yang hidup dan fungsional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Koleksi kolaboratif ini menonjolkan kontras estetika yang memukau. PURANA menghadirkan busana resort kelas atas yang anggun dengan siluet mengalir di mana coretan kuas ekspresif Anton tertanam langsung dalam motif dasarnya. Sebaliknya, PURAGRAPH menarik perhatian lewat rangkaian atasan monokrom hitam dan putih polos tanpa motif (patternless deconstructive tops) yang mengandalkan potongan struktural dan selembar statement patch dari potongan lukisan Anton yang dijahit dengan presisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Livable Art adalah tentang bercerita lewat apa yang kita kenakan,&#8221; kata Nonita Respati, Founder &amp; Chief Creative Officer Purana. &#8220;Melalui lensa arsitektural Anton, aliran motif Purana dan dekonstruksi monokrom Puragraph menemukan suara yang seimbang dan menyatu. Dengan menyematkan sapuan kuas &#8216;Abundance&#8217; ke dalam motif dasar orisinal kami, kami menciptakan &#8216;Livable Art&#8217; dalam arti sesungguhnya\u2014seni yang tidak hanya Anda lihat, tetapi seni yang Anda tinggali dan rasakan sehari-hari.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seniman Anton Afganial merefleksikan sinergi dari peluncuran langsung ini: &#8220;Energi kreatif di YATS Colony adalah kanvas yang sempurna bagi kolektif kami. &#8216;Abundance&#8217; dilukis untuk merayakan kebahagiaan-kebahagiaan sederhana dalam hidup. Melihat emosi-emosi dinamis tersebut keluar dari kanvas datar untuk dihidupi di atas kain\u2014mengalir anggun pada sutra Purana dan tersemat sebagai lencana struktural pada katun polos Puragraph\u2014menjadikan tubuh manusia sebagai galeri utama yang bergerak.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Atasan hitam dan putih dekonstruktif polos khas Puragraph bertindak sebagai jangkar esensial yang memperkokoh seluruh pameran ini,&#8221; ujar Maritza Putri, Lead Designer sekaligus representasi Puragraph. &#8220;Fokus kami pada konstruksi mentah tanpa motif menyediakan garis-garis tenang namun kuat yang membiarkan statement patch artistik Anton melompat keluar dari kain dengan kontras luar biasa. Ini memberi ruang bagi generasi muda kreatif untuk mengenakan karya seni ini sebagai lencana kehormatan yang langka.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Acara peluncuran privat ini dihadiri oleh para kurator kreatif terkemuka Yogyakarta, seniman, VIP lokal, dan penentu tren, mengukuhkan kolaborasi ini sebagai salah satu pencapaian desain paling signifikan secara budaya tahun ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Supported by:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Wardah \u00b7 Optik Seis \u00b7 KLAR \u00b7 Havaianas \u00b7 Fuguku<\/span><\/p>\n<p><b>About PRFG<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ABOUT PURANA<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Founded in 2009 by Nonita Respati, PURANA is a celebrated Indonesian fashion brand widely recognized for its commitment to local wisdom, traditional textiles, and modern craftsmanship. Under the guiding philosophy of &#8220;Livable Art,&#8221; PURANA crafts visual, highly comfortable, and culturally narrative collections designed for the contemporary global resort lifestyle. Nonita Respati remains the primary creative face and representative of the brand.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ABOUT PURAGRAPH<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">PURAGRAPH is a contemporary Indonesian minimalist fashion house recognized for its bold, architectural structural silhouettes. Headed by Lead Designer and brand face Maritza Putri, PURAGRAPH represents the essential, clean, and basic features of the Purana design philosophy. Rejecting prints and patterns, PURAGRAPH focuses strictly on plain, deconstructive black and white tops, translating high-concept Indonesian Heritage architectural forms into comfortable, sharp, and daily staples.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ABOUT AFGANIAL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Afganial (Anton Afganial) is an avant-garde Indonesian contemporary artist and designer known for his sharp geometric instincts, bold visual energy, and dynamic structural forms. Bridging the gap between physical space, visual art, and wearable textiles, Afganial\u2019s work challenges the conventions of form and function, delivering bold, conceptual design languages that elevate contemporary Indonesian creative culture.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ABOUT YATS COLONY<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">YATS Colony is an urban resort and creative hub nestled in the cultural heart of Yogyakarta. Bridging progressive boutique hospitality with local artistry, YATS Colony acts as a sanctuary for travelers, artists, and creators. Through its curated spaces, art exhibitions, and community activations, YATS Colony continues to foster Yogyakarta\u2019s vibrant creative spirit, offering a soulful, design-driven experience of modern Javanese hospitality.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ABOUT H\u00d6RBISS AT YATS COLONY<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">H\u00f6rbiss at YATS Colony is a newly introduced listening bar, thoughtfully conceived as a destination where high-fidelity sound, contemporary gastronomy, and expertly crafted beverages converge to create an immersive social and cultural experience.<\/span><\/p>\n<p><b>Press Release ini juga sudah tayang di <\/b><a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/b26bd32e-e923-409a-a43d-a9a211e0d9c1\/f6822949-a094-444c-b044-b7510961dc72\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>VRITIMES<\/b><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari ini, ruang kreatif rindang H\u00f6rbiss di YATS Colony Yogyakarta menjadi pusat desain kontemporer tanah air. PURANA dan PURAGRAPH secara resmi meluncurkan koleksi kolaborasi yang telah lama dinantikan bersama desainer dan seniman ternama, Anton Afganial. Peluncuran ini ditandai dengan pameran privat berkonsep tinggi dan instalasi interaktif, menerjemahkan bentuk arsitektural menjadi ekspresi busana yang hidup dan<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-19850","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19850","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19850"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19850\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19852,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19850\/revisions\/19852"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19850"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19850"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19850"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}