{"id":19966,"date":"2026-07-03T11:46:36","date_gmt":"2026-07-03T04:46:36","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=19966"},"modified":"2026-07-03T11:51:51","modified_gmt":"2026-07-03T04:51:51","slug":"unian-terbuka-disertasi-undiksa-media-ar-etnoteknologi-efektif-tingkatkan-kreativitas-anak-tk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/07\/03\/unian-terbuka-disertasi-undiksa-media-ar-etnoteknologi-efektif-tingkatkan-kreativitas-anak-tk\/","title":{"rendered":"Ujian Terbuka Disertasi Undiksha: Media AR Etnoteknologi Efektif Tingkatkan Kreativitas Anak TK"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 14px\">Ujian Terbuka Disertasi Undiksha: Media AR Etnoteknologi Efektif Tingkatkan\u00a0 Kreativitas Anak <\/span><span style=\"font-size: 14px\">TK<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><strong>Analisnews.co.id<\/strong> \u2013 BULELENG | Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menggelar Ujian Terbuka Disertasi atas nama, I Nyoman Bagus Suweta Nugraha, NIM. 2139011027, Program Studi Ilmu Pendidikan, Kamis, 2 Juni 2026.<!--more--><\/h4>\n<p>Disertasi yang diujikan berjudul \u201cPengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality (AR) Berbasis Etnoteknologi pada Pembelajaran Dasar Literasi untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Taman Kanak-Kanak.\u201d<\/p>\n<p>Soroti Minimnya Media Interaktif di TK:<br \/>\nDalam pemaparannya, peneliti menyoroti kondisi pembelajaran di Taman Kanak-Kanak yang masih didominasi metode konvensional dan media terbatas.<\/p>\n<p>Kondisi itu berdampak pada rendahnya kreativitas anak dan kurang optimalnya dalam pengembangan literasi dasar.<\/p>\n<p>\u201cOleh sebab itu, bertolak dari temuan awal dan data internasional, diperlukan media pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Solusi, AR Berbasis Etnoteknologi:<br \/>\nSebagai jawaban, disertasi ini mengembangkan media Augmented Reality (AR) berbasis etnoteknologi. Media ini memadukan teknologi digital dengan nilai-nilai budaya lokal Bali.<\/p>\n<p>Melalui aplikasi Android, anak dapat berinteraksi langsung dengan objek 3D via smartphone. Tujuannya jelas, menciptakan pengalaman belajar yang menarik, eksploratif, dan menyenangkan.<\/p>\n<p>Hasil penelitian menunjukkan:<br \/>\nValiditas Sangat Tinggi, Media dinilai layak secara isi dan desain.<\/p>\n<p>Praktis, mudah digunakan guru dan anak.<\/p>\n<p>Efektif, terbukti meningkatkan kreativitas anak secara signifikan pada aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration<\/p>\n<p>Meningkatkan Motivasi, Pembelajaran jadi lebih aktif dan interaktif.<\/p>\n<p>Pengetahuan Nilai Budaya Sejak Usia Dini:<br \/>\nKelebihan utama media ini adalah integrasi etnoteknologi. Anak tidak hanya belajar teknologi, tapi juga mengenal budaya lokal sebagai bagian dari hidupnya.<\/p>\n<p>\u201cIni penguatan identitas budaya sejak usia dini,\u201d kata peneliti.<\/p>\n<p>Luaran: Aplikasi Android, Jurnal Internasional, dan HaKI. Penelitian ini menghasilkan 3 luaran utama, aplikasi mobile berbasis Android, publikasi ilmiah bereputasi internasional, dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).<\/p>\n<p>Untuk itu, peneliti berharap sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan dapat mengadopsi media tersebut.<\/p>\n<p>\u201cPihaknya berharap, dukungan fasilitas, pelatihan guru, dan kesiapan infrastruktur jadi kunci keberhasilan implementasi AR di masa depan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Ujian terbuka ini menegaskan komitmen Undiksha mendorong inovasi pendidikan yang adaptif teknologi namun berakar pada kearifan lokal.(red)<\/p>\n<p>#UjianTerbuka #Undiksha #AugmentedReality #Etnoteknologi #PendidikanAnakUsiaDini<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ujian Terbuka Disertasi Undiksha: Media AR Etnoteknologi Efektif Tingkatkan\u00a0 Kreativitas Anak TK &nbsp; Analisnews.co.id \u2013 BULELENG | Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menggelar Ujian Terbuka Disertasi atas nama, I Nyoman Bagus Suweta Nugraha, NIM. 2139011027, Program Studi Ilmu Pendidikan, Kamis, 2 Juni 2026.<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":19974,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-19966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19966"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19977,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19966\/revisions\/19977"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19974"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}