{"id":21205,"date":"2026-07-06T17:34:20","date_gmt":"2026-07-06T10:34:20","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=21205"},"modified":"2026-07-06T17:34:20","modified_gmt":"2026-07-06T10:34:20","slug":"pm-modi-mulai-kunjungan-ke-indonesia-pada-7-juli-pertahanan-ekonomi-digital-dan-investasi-jadi-agenda-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/07\/06\/pm-modi-mulai-kunjungan-ke-indonesia-pada-7-juli-pertahanan-ekonomi-digital-dan-investasi-jadi-agenda-utama\/","title":{"rendered":"PM Modi Mulai Kunjungan ke Indonesia pada 7 Juli, Pertahanan, Ekonomi Digital, dan Investasi Jadi Agenda Utama"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Perdana Menteri India Narendra Modi akan memulai kunjungan resmi selama dua hari ke Indonesia pada 7 Juli mendatang dengan agenda pembahasan yang mencakup kerja sama pertahanan, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan dan energi, serta penguatan kemitraan strategis antara kedua negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Modi dijadwalkan tiba di Jakarta pada malam 6 Juli sebelum memulai agenda resmi pada 7 Juli. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Republik India sebagai tamu utama pada Januari 2025. Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta sebelum meneruskan lawatan regionalnya ke Australia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengatakan kunjungan tersebut akan diisi dengan pembahasan mendalam mengenai isu bilateral, regional, dan global serta diperkirakan menghasilkan sejumlah capaian konkret di berbagai sektor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKami menantikan kunjungan yang sangat substantif oleh Perdana Menteri dan diskusi yang panjang mengenai berbagai isu, tidak hanya bilateral tetapi juga isu regional dan global,\u201d kata Chakravorty dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India di Jakarta, Jumat (3\/7\/2026).<\/span><\/p>\n<p><b>Visi Pembangunan dan Kemitraan Strategis<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dubes Chakravorty mengatakan India dan Indonesia memiliki pengalaman sejarah dan aspirasi pembangunan yang serupa sehingga kerja sama antara kedua negara menjadi semakin relevan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, kedua negara sama-sama memiliki visi pembangunan jangka panjang melalui Viksit Bharat 2047 dan Indonesia Emas 2045, yang menargetkan status negara maju pada usia 100 tahun kemerdekaan masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cTantangan bagi kita semua adalah bagaimana membuat hubungan ini menjadi relevan dan mampu meningkatkan kehidupan masyarakat,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menambahkan bahwa India dan Indonesia memiliki pengalaman kolonialisme dan perjalanan pembangunan yang serupa sehingga kedua negara dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKami percaya India dan Indonesia memiliki sejarah yang serupa. Kami harus berbagi keahlian untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai dua negara berkembang besar di Global South, India dan Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kerja sama antarnegara berkembang dan memberikan kontribusi terhadap stabilitas serta pertumbuhan ekonomi kawasan Indo-Pasifik.<\/span><\/p>\n<p><b>Pertahanan, Investasi, dan Kerjasama Strategis<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kerja sama pertahanan dan keamanan maritim diperkirakan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dubes Chakravorty mengatakan kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam keamanan maritim, penanganan pencurian ikan ilegal, pembajakan, bantuan kemanusiaan, serta penanggulangan bencana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia juga mengonfirmasi bahwa pembahasan mengenai sistem rudal BrahMos masih berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cDiskusi dengan Indonesia sudah sangat maju dan kami berharap dapat menyelesaikan sejumlah kesepakatan terkait BrahMos,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, kerja sama pertahanan tidak hanya berkaitan dengan pembelian alat utama sistem persenjataan, tetapi juga penguatan industri pertahanan dan kemandirian nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">India, yang kini telah berkembang menjadi eksportir peralatan pertahanan, ingin berbagi pengalaman tersebut dengan Indonesia yang juga berupaya memperkuat industri pertahanannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain pertahanan, kedua negara juga akan membahas ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, serta pengembangan mineral kritis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKami melihat peluang investasi di Indonesia dan memproduksi di Indonesia untuk dunia,\u201d kata Dubes Chakravorty.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menambahkan bahwa India tengah menjajaki peluang investasi bersama Danantara dan berbagai pihak terkait untuk mengembangkan industri manufaktur yang dapat melayani pasar India maupun pasar global.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sejumlah nota kesepahaman juga tengah dipersiapkan menjelang kunjungan tersebut, mencakup bidang kesehatan, farmasi, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kerja sama antariksa, ketahanan pangan, hingga hilirisasi industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSebagian masih dalam proses, sebagian akan diselesaikan tepat waktu, dan sebagian mungkin memerlukan waktu lebih lama, tetapi tetap akan ada hasil dari kunjungan ini,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dubes India juga mengungkapkan bahwa terdapat usulan agar Modi menyampaikan pidato di DPR RI selama kunjungan tersebut, meskipun keputusan final masih menunggu konfirmasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cAda usulan tersebut dan kami masih menunggu konfirmasi,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><b>Indonesia Open Network Jadi Sorotan Kunjungan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu hasil paling penting yang diperkirakan lahir dari kunjungan Modi adalah peluncuran Indonesia Open Network (ION), sebuah infrastruktur publik digital yang dirancang untuk memperluas akses ekonomi digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama digital yang disepakati saat kunjungan Presiden Prabowo ke India pada 2025 dan dikembangkan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian UMKM.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Dubes Chakravorty, ION dirancang untuk membantu pelaku UMKM, warung, masyarakat di daerah terpencil, dan pelaku usaha perempuan agar dapat memasuki ekonomi digital tanpa menghadapi hambatan biaya maupun teknologi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cIni adalah platform perdagangan digital berbasis jaringan yang memberdayakan UMKM, warung, daerah terpencil, dan perempuan yang ingin masuk ke ruang perdagangan digital,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Platform tersebut nantinya dapat digunakan untuk perdagangan digital, logistik, layanan mobilitas, hingga berbagai aplikasi digital lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dubes Chakravorty mengatakan Indonesia berpotensi menjadi pelopor dalam penerapan jaringan perdagangan digital terbuka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cIndonesia akan menjadi pionir dalam adopsi jaringan terbuka untuk perdagangan digital,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi diperkirakan akan meluncurkan ION secara resmi selama kunjungan tersebut. Menurutnya, inisiatif tersebut dapat menjadi langkah penting dalam memperluas akses ekonomi digital di berbagai wilayah Indonesia dan membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha kecil.<\/span><\/p>\n<p><b>Kunjungan ke Yogyakarta dan Kerja Sama Budaya<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan mengunjungi Yogyakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kunjungan tersebut berkaitan dengan komitmen India untuk mendukung restorasi Candi Prambanan yang telah disepakati kedua negara pada 2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Archaeological Survey of India (ASI) telah melakukan kajian awal terhadap proyek tersebut. Lembaga tersebut sebelumnya terlibat dalam restorasi Angkor Wat di Kamboja serta sejumlah situs warisan budaya di Laos dan Vietnam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dubes Chakravorty menilai proyek tersebut dapat memperkuat hubungan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cJika candi tersebut dipulihkan, saya yakin akan menarik wisatawan dari seluruh dunia, termasuk dari India,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menambahkan bahwa Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata internasional dan restorasi Prambanan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><b>Kemitraan Strategis yang Terus Berkembang<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hubungan India dan Indonesia saat ini berada pada fase yang semakin erat dan multidimensi, mencakup kerja sama di bidang pertahanan, kesehatan, pendidikan, farmasi, teknologi, antariksa, hingga pertanian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSecara umum, saya dapat mengatakan bahwa hubungan ini sangat dekat dan bersahabat,\u201d ujar Dubes Chakravorty.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi sejarah dan pengalaman pembangunan yang serupa, tetapi juga menghadapi tantangan yang sama sebagai negara berkembang besar di kawasan Indo-Pasifik. Di tengah dinamika geopolitik global, hubungan yang lebih erat antara India dan Indonesia dinilai semakin penting untuk memperkuat stabilitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kunjungan Modi ke Indonesia juga dipandang sebagai momentum untuk menerjemahkan kemitraan strategis kedua negara menjadi kerja sama yang lebih konkret, mulai dari pertahanan dan investasi hingga transformasi digital dan pengembangan industri. Dengan berbagai agenda yang disiapkan, kunjungan tersebut diperkirakan menjadi salah satu pertemuan bilateral paling penting antara Jakarta dan New Delhi dalam beberapa tahun terakhir.<\/span><\/p>\n<p><b>Press Release ini juga sudah tayang di <\/b><a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/531ba802-a566-11ef-81fd-0a58a9feac02\/2b534954-c772-44bc-8a80-71d2a264dc2d\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>VRITIMES<\/b><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perdana Menteri India Narendra Modi akan memulai kunjungan resmi selama dua hari ke Indonesia pada 7 Juli mendatang dengan agenda pembahasan yang mencakup kerja sama pertahanan, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan dan energi, serta penguatan kemitraan strategis antara kedua negara. Modi dijadwalkan tiba di Jakarta pada malam 6 Juli sebelum memulai agenda resmi<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":21207,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-21205","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21205","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21205"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21205\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21209,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21205\/revisions\/21209"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21205"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21205"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21205"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}