{"id":24564,"date":"2026-07-15T10:01:08","date_gmt":"2026-07-15T03:01:08","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=24564"},"modified":"2026-07-15T10:24:09","modified_gmt":"2026-07-15T03:24:09","slug":"letjen-tni-i-nyoman-cantiasa-jadi-kandidat-paling-populer-calon-ketua-phdi-pusat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/07\/15\/letjen-tni-i-nyoman-cantiasa-jadi-kandidat-paling-populer-calon-ketua-phdi-pusat\/","title":{"rendered":"Letjen TNI I Nyoman Cantiasa Jadi Kandidat Paling Populer Calon Ketua PHDI Pusat"},"content":{"rendered":"<p>Letjen TNI I Nyoman Cantiasa Jadi Kandidat Paling Populer Calon Ketum PHDI Pusat<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Analisnews.co.id \u2014 JAKARTA | Dewan Pengurus Nasional atau DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH Indonesia) melalui Departemen Litbang merilis Survei Nasional Persepsi Umat Hindu, Senin 13 Juli 2026.<\/p>\n<p>Survei ini mengukur kinerja PHDI dan preferensi publik terhadap Calon Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Masa Bhakti 2026\u20132030.<\/p>\n<p>Popularitas Tertinggi: I Nyoman Cantiasa 73,1%<br \/>\nHasil survei menempatkan I Nyoman Cantiasa sebagai tokoh dengan tingkat popularitas tertinggi.<\/p>\n<p>Sebanyak 33,3% responden mengaku sangat mengenal, dan 39,8% pernah mendengar namanya. Total tingkat pengenalannya mencapai 73,1%.<\/p>\n<p>Posisi selanjutnya:<br \/>\nTri Handoko Seto: 50,8%<br \/>\nA.A.G.N. Ari Dwipayana: 50,4%<br \/>\nIda Bagus Putu Dunia: 44,3%<br \/>\nI Ketut Budiasa: 41,2%<\/p>\n<p>Tokoh lainnya berada di bawah 35%. PERADAH menilai tingkat keterkenalan ini menjadi faktor penting dalam membentuk preferensi publik.<\/p>\n<p>Favorabilitas Tertinggi Juga Diraih Cantiasa: 54,91% Selain popularitas, survei juga mengukur tingkat kesukaan masyarakat terhadap 10 nama yang diuji.<\/p>\n<p>I Nyoman Cantiasa kembali memimpin dengan 54,91% tingkat kesukaan. Rinciannya: 31,63% sangat suka dan 23,29% suka<\/p>\n<p>Disusul:<br \/>\n1.Tri Handoko Seto: 36,25% &#8211; 18,50% sangat suka, 17,75% suka<br \/>\n2.A.A.G.N. Ari Dwipayana: 32,29% &#8211; 10,40% sangat suka, 21,88% suka<\/p>\n<p>Profil Singkat I Nyoman Cantiasa<br \/>\nLetnan Jenderal TNI-AD kelahiran Bubunan, Seririt, Buleleng, 26 Juni 1967 ini memiliki rekam jejak panjang di militer.<\/p>\n<p>Lulusan terbaik Akmil 1990 dan Karya Tulis Terbaik Sesko TNI 2014.<br \/>\nLetjen Cantiasa pernah menjabat:<br \/>\nDantim Detasemen 81 Kopassus<br \/>\nDanSat 81 Kopassus 2010<br \/>\nDanjen Kopassus 2019<\/p>\n<p>Pangdam XVIII\/Kasuari<br \/>\nPangkogabwilhan III sejak 2022<br \/>\nWakil Kepala BIN jabatan terakhir sebelum purnawirawan<\/p>\n<p>Dengan latar belakang infantri baret merah, pengalaman komando dan teritorialnya dinilai menjadi modal kuat. Tak hanya itu Letjen Nyoman Cantiasa terkenal dengan jiwa sosial yang tinggi.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, dimana tanah dipijak disitu langit dijunjung. Bahkan saat ia tugas di Papua menyempatkan membangun Pura di setiap Kabupaten se Papua, sedangkan di Jakarta ia pun mendirikan Pasraman dan Mini Mart\/ Koperasi untuk kesejahteraan anggota.<\/p>\n<p>Untuk itu, dalam Mahasaba jika Letjen Nyoman Cantiasa terpilih sebagai ketua PHDI pusat tentunya umat Hindu seluruh Indonesia bisa terayomi dan tenang dalam menjalankan ritual keagamaan(red)<\/p>\n<p>#peradahindonesia #parisadahindudharmaindonesia #PHDI #cantiasa<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Letjen TNI I Nyoman Cantiasa Jadi Kandidat Paling Populer Calon Ketum PHDI Pusat &nbsp; Analisnews.co.id \u2014 JAKARTA | Dewan Pengurus Nasional atau DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH Indonesia) melalui Departemen Litbang merilis Survei Nasional Persepsi Umat Hindu, Senin 13 Juli 2026. Survei ini mengukur kinerja PHDI dan preferensi publik terhadap Calon Ketua Umum Pengurus<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":24580,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-24564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24564"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24575,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24564\/revisions\/24575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24580"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}