{"id":24796,"date":"2026-07-15T15:34:21","date_gmt":"2026-07-15T08:34:21","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=24796"},"modified":"2026-07-15T15:34:50","modified_gmt":"2026-07-15T08:34:50","slug":"dari-pinggir-lapangan-ke-dunia-musik-shin-tae-yong-kini-punya-lagu-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/07\/15\/dari-pinggir-lapangan-ke-dunia-musik-shin-tae-yong-kini-punya-lagu-sendiri\/","title":{"rendered":"Dari Pinggir Lapangan ke Dunia Musik, Shin Tae-yong Kini Punya Lagu Sendiri"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><em><strong>Analisnews.co.id<\/strong><\/em> | Jakarta &#8211; Jejak Shin Tae-yong di Indonesia tampaknya tak lagi hanya tertulis di papan skor atau lembar statistik pertandingan. Sosok pelatih asal Korea Selatan itu kini menembus dunia musik setelah menginspirasi lahirnya sebuah lagu yang secara khusus diberi judul Shin Tae-yong.<\/p>\n<p>Fenomena ini menjadi bukti bahwa pengaruh Shin telah melampaui lapangan hijau. Pria kelahiran Yeongdeok, 11 Oktober 1970, itu tak hanya dikenal sebagai pelatih bertangan dingin, tetapi juga figur yang mampu membangkitkan optimisme sepak bola Indonesia.<\/p>\n<p>Rekam jejaknya memang tak sembarangan. Bersama Seongnam Ilhwa Chunma, Shin mencatat sejarah sebagai orang pertama yang berhasil menjuarai Liga Champions Asia sebagai pemain pada 1995 dan kembali mengangkat trofi yang sama sebagai pelatih pada 2010.<\/p>\n<p>Namanya semakin melekat di hati pencinta sepak bola Indonesia sejak dipercaya PSSI menukangi Timnas pada akhir 2019. Di bawah kepemimpinannya, Garuda menorehkan sederet sejarah, mulai dari tampil di final Piala AFF 2020, mengakhiri penantian 16 tahun lolos ke Piala Asia 2023, membawa Timnas U-23 melaju hingga semifinal Piala Asia U-23 2024, hingga mengantar Indonesia menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk pertama kalinya.<\/p>\n<p>Kini, Shin melanjutkan kiprahnya bersama Persija Jakarta. Namun, semangat dan dedikasinya ternyata ikut menggerakkan kreativitas para seniman.<\/p>\n<p>Adalah musisi senior Uchi Bagja yang mengabadikan sosok Shin Tae-yong lewat sebuah lagu. Uchi dikenal sebagai pencipta lagu produktif dengan hampir 100 karya yang pernah dipopulerkan sederet penyanyi papan atas era 1990-an.<\/p>\n<p>Menurut Uchi, setiap lagu yang diciptakannya selalu memiliki cerita. Salah satu yang paling berkesan adalah lagu Biarlah yang dipopulerkan Sandro Tobing.<\/p>\n<p>\u00ab&#8221;Di antara lagu karya saya, Biarlah yang dibawakan Sandro Tobing merupakan pengalaman pribadi saya,&#8221; ungkap Uchi.\u00bb<\/p>\n<p>Lewat lagu Shin Tae-yong, Uchi ingin menghadirkan penghormatan kepada sosok yang dinilainya telah memberikan warna baru bagi sepak bola Indonesia. Sebuah karya yang lahir bukan hanya dari kekaguman, tetapi juga dari semangat perjuangan, kepemimpinan, dan harapan yang dibawa Shin selama berkarier di Tanah Air.<\/p>\n<p>Ketika seorang pelatih menjadi inspirasi sebuah lagu, itu menjadi penanda bahwa pengaruhnya telah melampaui dunia olahraga. Shin Tae-yong kini tak hanya dikenang lewat strategi di pinggir lapangan, tetapi juga melalui nada yang siap dinyanyikan para penggemarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id | Jakarta &#8211; Jejak Shin Tae-yong di Indonesia tampaknya tak lagi hanya tertulis di papan skor atau lembar statistik pertandingan. Sosok pelatih asal Korea Selatan itu kini menembus dunia musik setelah menginspirasi lahirnya sebuah lagu yang secara khusus diberi judul Shin Tae-yong. Fenomena ini menjadi bukti bahwa pengaruh Shin telah melampaui lapangan hijau. Pria<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":24797,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[85,768,97,767,318,763,765,762,766,764],"class_list":["post-24796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-celebs","tag-hiburan","tag-inspirasi","tag-kompasstyle","tag-lagubaru","tag-musikindonesia","tag-persijajakarta","tag-sepakbolaindonesia","tag-shintaeyong","tag-timnasindonesia","tag-uchibagja"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24796"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24796\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24799,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24796\/revisions\/24799"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}