{"id":32598,"date":"2026-08-04T16:01:17","date_gmt":"2026-08-04T09:01:17","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=32598"},"modified":"2026-08-04T16:01:17","modified_gmt":"2026-08-04T09:01:17","slug":"bitcoin-jebol-support-us64-000-tiga-tekanan-besar-ini-bisa-picu-volatilitas-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/08\/04\/bitcoin-jebol-support-us64-000-tiga-tekanan-besar-ini-bisa-picu-volatilitas-baru\/","title":{"rendered":"Bitcoin Jebol Support US$64.000, Tiga Tekanan Besar Ini Bisa Picu Volatilitas Baru"},"content":{"rendered":"<p>Pasar aset kripto kembali menghadapi tekanan setelah harga Bitcoin atau BTC turun ke kisaran US$63.900 pada 30 Juli 2026. Dalam tujuh hari terakhir, aset kripto terbesar tersebutterkoreksi sekitar 2,7% dan sempat menyentuh level terendah US$62.785, sekaligus menembus area support penting di US$64.000.<\/p>\n<p>Berdasarkan\u00a0laporan\u00a0<a href=\"https:\/\/floq.co.id\/blog\/pasar\/market-outlook-w5-juli-2026-btc-turun-ini-5-sinyal-besar-yang-bisa-mengguncang-pasar-crypto-pekan-depan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Market Outlook FLOQ<\/a>, pelemahan Bitcoin saat ini tidak hanya dipengaruhi satu faktor. Setidaknya terdapat tiga tekanan utama yang membayangi pasar, yaitu meningkatnya ekspektasi kenaikansuku bunga Amerika Serikat, eskalasi konflik di Timur Tengah, serta melemahnya struktur teknikal BTC setelah <em>support\u00a0<\/em>US$64.000\u00a0ditembus.<\/p>\n<p><strong>CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, <\/strong>mengatakan\u00a0kondisi\u00a0pasar\u00a0saat\u00a0ini\u00a0menunjukkan\u00a0bahwa\u00a0investor\u00a0kembali\u00a0mengurangi\u00a0eksposur\u00a0terhadap\u00a0aset\u00a0berisiko.<\/p>\n<p>\u201cPasar sedang menghadapi kombinasi tekanan makroekonomi, geopolitik, dan teknikal secara bersamaan. Penembusan level US$64.000 menjadi penting karena menunjukkan bahwa sentimen pasar belum cukup kuatuntuk mempertahankan momentum pemulihan Bitcoin,\u201d kata Yudho.<\/p>\n<h2>The Fed Tahan Suku Bunga,\u00a0tetapi\u00a0Pasar Justru Makin Hawkish<\/h2>\n<p>Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50\u20133,75% pada pertemuan 29 Juli. Keputusan tersebut merupakan penahanan suku bunga untuk kelima kalinya secara berturut-turut.<\/p>\n<p>Namun, keputusan tersebut tidak serta-merta dibaca sebagai sinyal pelonggaran oleh pelaku pasar. Tiga pejabat regional The Fed justru memberikan suara untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.<\/p>\n<p>Akibatnya, probabilitas kenaikan suku bunga pada September meningkat menjadi sekitar 72,3%, lebih tinggi dibandingkan kisaran 54 &#8211; 63% dalam dua pekan sebelumnya. Kondisi ini berpotensi mempertahankan tekananterhadap Bitcoin dan aset berisiko lainnya.<\/p>\n<p>Menurut Yudho, investor perlu melihat lebih jauh dari sekadar keputusan The Fed untuk menahan suku bunga. \u201cKata \u2018menahan\u2019 tidak selalu berarti dovish. Dalam pertemuan kali ini, komposisi voting dan pernyataan The Fed justru memperlihatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan ketidakpastian global. Selama ekspektasi kenaikan suku bunga masih tinggi, ruang penguatan aset kripto kemungkinan tetap terbatas,\u201d jelasnya.<\/p>\n<h2>Konflik\u00a0AS-Iran\u00a0Dorong\u00a0Harga Minyak\u00a0Melonjak<\/h2>\n<p>Tekanan tambahan datang dari meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Jeda serangan yang dimulai pada 27 Juli hanya bertahan sekitar dua hari sebelum kembali terjadi eskalasi.<\/p>\n<p>Pada 29 Juli, Iran dilaporkan menembakkan rudal balistik ke pangkalan udara Amerika Serikat di Yordania. Amerika Serikat dan Arab Saudi kemudian membalas dengan menyerang kelompok pro-Iran di Irak timur.<\/p>\n<p>Ketegangan tersebut turut mendorong harga minyak dunia. Harga Brent meningkat sekitar 3,42% menjadi US$86,97 per barel, sedangkan West Texas Intermediate atau WTI naik sekitar 3,58% menjadi US$82,09 per barel.<\/p>\n<p>Kenaikan harga energi dikhawatirkan dapat kembali mendorong tekanan inflasi global dan memperkuat alasan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat.<\/p>\n<p>\u201cDalam jangka pendek, harga minyak kini menjadi salah satu indikator eksternal yang perlu diperhatikan investor kripto. Apabila konflik terus mengganggu distribusi minyak melalui Selat Hormuz, kekhawatiran inflasidapat meningkat dan memperburuk sentimen terhadap aset berisiko,\u201d ujar Yudho.<\/p>\n<p>Meski demikian, pembicaraan antara Iran dan Oman mengenai pengelolaan lalu lintas di Selat Hormuz masih menjadi salah satu saluran diplomatik yang dapat membantu meredakan tekanan harga minyak.<\/p>\n<h2>Arus Dana ETF Bitcoin Belum Stabil<\/h2>\n<p>Dari sisi institusional, produk exchange-traded fund atau ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat masih mencatatkan arus dana masuk selama tiga pekan berturut-turut. Pada pekan hingga sekitar 24 Juli, ETF Bitcoin mencatatkan net inflow sekitar US$33,8 juta. Namun,\u00a0tren\u00a0tersebut\u00a0kehilangan\u00a0momentum pada\u00a0akhir\u00a0pekan. ETF\u00a0<a href=\"https:\/\/floq.co.id\/pasar?search=btc\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bitcoin<\/a>\u00a0mencatatkan\u00a0arus\u00a0keluar\u00a0sekitar\u00a0US$225,1\u00a0juta\u00a0pada Kamis dan US$240\u00a0juta\u00a0pada Jumat,\u00a0memutus\u00a0rangkaian\u00a0tujuh\u00a0hari\u00a0arus\u00a0dana\u00a0masuk.<\/p>\n<p>Sementara itu, ETF Ethereum membukukan arus masuk mingguan sekitar US$104 juta, atau sekitar tiga kali lebih besar dibandingkan total arus masuk mingguan ETF Bitcoin. Data tersebut mengindikasikan adanyarotasi modal ke Ethereum, meskipun belum dapat dipastikan sebagai tren jangka panjang. \u201cArus dana ETF menunjukkan minat institusional belum menghilang, tetapi tingkat sensitivitasnya terhadap kebijakan suku bunga masih sangat tinggi. Investor besar terlihat lebih selektif dan cepat melakukanpenyesuaian menjelang rilis data ekonomi penting,\u201d kata Yudho.<\/p>\n<h2>Bitcoin Berpotensi\u00a0Bergerak\u00a0di\u00a0Rentang\u00a0US$62.800\u2013US$65.700<\/h2>\n<p>Dari\u00a0sisi\u00a0teknikal, level US$62.800\u00a0menjadi\u00a0support\u00a0terdekat\u00a0yang\u00a0perlu\u00a0diperhatikan\u00a0setelah\u00a0Bitcoin\u00a0menembus\u00a0US$64.000.\u00a0Sementara\u00a0itu, area US$65.700\u00a0hingga\u00a0US$66.500\u00a0menjadi\u00a0zona\u00a0resistensi\u00a0yang\u00a0perlu\u00a0dilewatiuntuk\u00a0membuka\u00a0peluang\u00a0pemulihan\u00a0lebih\u00a0lanjut.<\/p>\n<p>Menurut Yudho, pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek kemungkinan masih berada dalam rentang konsolidasi yang lebar. \u201cSelama Bitcoin belum mampu kembali dan bertahan di atas US$65.700, pasar masih berisikomengalami tekanan lanjutan. Di sisi lain, area US$62.800 menjadi level penting karena penembusan yang konsisten di bawah area tersebut dapat membuka ruang koreksi yang lebih dalam,\u201d ungkapnya. Pelaku\u00a0pasar juga\u00a0akan\u00a0mencermati\u00a0sejumlah\u00a0agenda\u00a0penting\u00a0pada\u00a0awal\u00a0Agustus,\u00a0termasuk\u00a0data ISM Manufacturing PMI, ADP Employment Report, ISM Services PMI,\u00a0serta\u00a0laporan\u00a0ketenagakerjaan\u00a0Amerika\u00a0Serikatpada 7 Agustus.<\/p>\n<p>Rilis data tersebut akan menjadi indikator penting untuk mengukur apakah kebijakan hawkish The Fed mendapat dukungan dari kondisi ekonomi Amerika Serikat. \u201cInvestor sebaiknya tidak terburu-buru menyimpulkan arah pasar hanya berdasarkan satu indikator. Kondisi saat ini membutuhkan pengelolaan risiko yang lebih disiplin karena data tenaga kerja, harga minyak, dan perkembangan geopolitik dapat memicu perubahan sentimen secara cepat,\u201d tutup Yudho. Sebagai\u00a0bagian\u00a0dari\u00a0komitmennya\u00a0dalam\u00a0meningkatkan\u00a0literasi\u00a0aset\u00a0digital,\u00a0<a href=\"https:\/\/floq.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">FLOQ<\/a> juga menyediakan platform edukasi yang dapat diakses oleh siapa saja melalui kanal\u00a0<a href=\"https:\/\/floq.co.id\/academy\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">FLOQ Academy<\/a>. Kanal ini menghadirkan berbagaimateri untuk membantu masyarakat memahami pergerakan pasar, strategi investasi aset kripto, serta perkembangan teknologi blockchain dan Web3 secara lebih mudah, terstruktur, dan relevan dengan kondisi pasar terkini..<\/p>\n<p><strong><em>Disclaimer:<\/em><\/strong>\u00a0<em>Informasi dalam siaran pers ini disusun berdasarkan data publik yang tersedia hingga 30 Juli 2026. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruhinformasi yang disampaikan dalam siaran pers ini bersifat umum dan hanya ditujukan untuk keperluan informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi untuk membeli, menjual, atau melakukan investasi pada aset kripto tertentu.\u00a0\u00a0<\/em><\/p>\n<p><em>FLOQ mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan riset secara mandiri (Do Your Own Research\/DYOR) dan mempertimbangkan setiap keputusan investasi secara matang sesuai dengan profil risiko, tujuan investasi, serta kemampuan finansial masing-masing. Masyarakat juga diharapkan tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan dalam melakukan transaksi aset kripto.\u00a0<\/em><\/p>\n<h3>Tentang FLOQ<\/h3>\n<p>FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.<\/p>\n<p>FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.<\/p>\n<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/753fa164-12ca-4935-92d6-a212d0c61cb1\/a8d24996-f79e-4731-bc0a-5c100976907d\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">VRITIMES<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasar aset kripto kembali menghadapi tekanan setelah harga Bitcoin atau BTC turun ke kisaran US$63.900 pada 30 Juli 2026. Dalam tujuh hari terakhir, aset kripto terbesar tersebutterkoreksi sekitar 2,7% dan sempat menyentuh level terendah US$62.785, sekaligus menembus area support penting di US$64.000. Berdasarkan\u00a0laporan\u00a0Market Outlook FLOQ, pelemahan Bitcoin saat ini tidak hanya dipengaruhi satu faktor. Setidaknya<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":32602,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-32598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-example-4"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32598"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32598\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32603,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32598\/revisions\/32603"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}