{"id":37055,"date":"2026-08-16T11:07:40","date_gmt":"2026-08-16T04:07:40","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=37055"},"modified":"2026-08-16T11:07:40","modified_gmt":"2026-08-16T04:07:40","slug":"banggakan-sekolah-3-siswa-madrasah-terpilih-jadi-paskibraka-di-istana-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/08\/16\/banggakan-sekolah-3-siswa-madrasah-terpilih-jadi-paskibraka-di-istana-merdeka\/","title":{"rendered":"Banggakan Sekolah, 3 Siswa Madrasah Terpilih Jadi Paskibraka di Istana Merdeka"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong>\u00a0 | Tiga siswa madrasah dari Riau, Banten, dan Sumatera Selatan terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat 2026. Mereka akan membawa nama daerah sekaligus madrasah dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.<\/p>\n<p>Ketiga siswa itu adalah Rizqy Aditya Siregar dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Siak, Riau; Adzra Khairy Fadian dari MAN 1 Kota Serang, Banten; serta Khalyana Zahira Sandi dari MAN 1 Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Mereka berhasil melewati proses seleksi berjenjang hingga dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka tingkat pusat tahun ini.<\/p>\n<p>Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi prestasi ketiga siswa madrasah pada bidang Paskibraka. Menurutnya, prestasi mereka menjadi kebanggaan bagi Kementerian Agama.<\/p>\n<p>\u201cIni membuktikan bahwa anak-anak madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kedisiplinan, fisik yang tangguh, serta nasionalisme tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Selamat bertugas, jadilah teladan bagi generasi muda,&#8221; sebut Menag di Jakarta, Minggu (16\/8\/2026).<\/p>\n<p>Menag berpesan agar para siswa tetap menjaga kerendahan hati dan menjadikan amanah ini sebagai sarana menempa karakter kepemimpinan. Menurutnya, tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka bukan sekadar prosesi fisik, melainkan simbol dedikasi dan kejujuran dalam menjaga keutuhan NKRI. Menag berharap nilai-nilai integritas serta semangat moderasi beragama yang diperoleh dari madrasah menjadikan mereka teladan bagi generasi muda Indonesia di masa depan.<\/p>\n<p>\u201cSaya berpesan agar momen bersejarah ini dijadikan pendorong semangat untuk terus belajar dan berinovasi tanpa melupakan akar nilai-nilai keagamaan. Saya optimistis generasi muda madrasah siap menjadi pilar utama dalam membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan berakhlak mulia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Apresiasi juga disampaikan Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno. Menurutnya, prestasi tiga siswa ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter, kebangsaan, dan kepemimpinan di lingkungan madrasah berjalan sangat baik.<\/p>\n<p>\u201cApresiasi untuk para siswa yang telah berjuang hingga bisa terpilih sebagai Paskibraka tingkat nasional. Apresiasi juga saya sampaikan pada orang tua, pembina, serta kepala madrasah yang terus memberikan pendampingan,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>\u201cSemoga keberhasilan ini memicu semangat seluruh madrasah di Indonesia untuk terus mencetak generasi yang kompetitif, berkarakter, dan berjiwa merah putih,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Dikatakan Amin Suyitno, terpilih sebagai Paskibraka tingkat pusat menjadi pengalaman penting bagi siswa madrasah untuk mengasah kepemimpinan dan tanggung jawab.<\/p>\n<p>Hal senada disampaikan Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin. Menurutnya, proses yang dilalui para siswa untuk mencapai Paskibraka tingkat pusat juga memiliki nilai penting dalam pembentukan karakter generasi muda.<\/p>\n<p>\u201cKami bangga tiga siswa madrasah dapat menjadi bagian dari Paskibraka tingkat pusat. Mereka membawa nama madrasah sekaligus daerah masing-masing dalam momentum penting bagi bangsa Indonesia,\u201d ujar Kamaruddin Amin.<\/p>\n<p>\u201cMenjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan Merah Putih. Di dalamnya ada proses membangun disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap Indonesia. Semoga capaian mereka menginspirasi siswa madrasah lainnya,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Capaian Rizqy, Adzra, dan Khalyana menjadi potret keberagaman talenta siswa madrasah. Dari tiga daerah berbeda, ketiganya bertemu dalam satu amanah yang sama: menjadi bagian dari generasi muda yang membawa semangat kebangsaan pada peringatan kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Rizqy, Paskibraka Pusat Pertama dari MAN IC Siak<\/strong><\/p>\n<p>Rizqy Aditya Siregar menjadi salah satu wakil Provinsi Riau. Perjalanannya menuju tingkat pusat dimulai dari rangkaian seleksi Paskibraka Provinsi Riau yang berlangsung pada 16\u201321 Mei 2026 di Pekanbaru.<\/p>\n<p>Seleksi tersebut menguji sejumlah aspek, mulai dari kesehatan, kesamaptaan jasmani, wawasan kebangsaan, psikologi, peraturan baris-berbaris, kepribadian, kepemimpinan, hingga kedisiplinan. Rizqy berhasil masuk dalam tiga putra terbaik Riau dan melanjutkan proses verifikasi di tingkat pusat.<\/p>\n<p>Capaian Rizqy sekaligus menjadi catatan tersendiri bagi MAN IC Siak. Untuk pertama kalinya, madrasah tersebut berhasil mengantarkan siswanya menembus Paskibraka tingkat pusat dan menjadi wakil Provinsi Riau.<\/p>\n<p><strong>Adzra Bawa Nama Banten ke Tingkat Nasional<\/strong><\/p>\n<p>Dari Banten, Adzra Khairy Fadian, siswi kelas XI MAN 1 Kota Serang, terpilih menjadi anggota Paskibraka tingkat pusat 2026. Adzra dipercaya mewakili Provinsi Banten setelah berhasil melewati rangkaian seleksi secara berjenjang hingga tingkat nasional.<\/p>\n<p>Keikutsertaan Adzra dalam Paskibraka berangkat dari ketertarikannya pada kegiatan baris-berbaris dan kedisiplinan. Proses seleksi yang dilaluinya menjadi ruang untuk mengasah kesiapan fisik, mental, serta wawasan kebangsaan sebelum akhirnya terpilih membawa nama Banten dan MAN 1 Kota Serang ke tingkat nasional.<\/p>\n<p><strong>Khalyana, Aktif di Paskibra hingga Jurnalistik<\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, Sumatera Selatan diwakili salah satunya oleh Khalyana Zahira Sandi dari MAN 1 Lubuklinggau. Khalyana dinyatakan lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 setelah mengikuti proses seleksi secara berjenjang.<\/p>\n<p>Di madrasah, Khalyana aktif dalam berbagai kegiatan. Selain mengikuti ekstrakurikuler Paskibra, ia juga terlibat dalam Tim Jurnalistik Laskar Madrasah dan Improv Art Community. Aktivitasnya di Paskibra menjadi salah satu ruang bagi Khalyana untuk melatih kedisiplinan sekaligus membangun bekal untuk mengikuti seleksi Paskibraka.<\/p>\n<p>(Biro Humas dan Komunikasi Publik)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id\u00a0 | Tiga siswa madrasah dari Riau, Banten, dan Sumatera Selatan terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat 2026. Mereka akan membawa nama daerah sekaligus madrasah dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka. Ketiga siswa itu adalah Rizqy Aditya Siregar dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN)<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":37071,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[246],"tags":[1171,1169,1170,1172,1173,1174,1168],"class_list":["post-37055","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-nasional","tag-khalyana-zahira-sandi","tag-madrasah-aliyah-negeri-man-insan-cendekia-siak-riau-adzra-khairy-fadian","tag-man-1-kota-serang-banten","tag-man-1-lubuklinggau","tag-menteri-agama-nasaruddin-umar","tag-paskibra-hut-ri-ke-81","tag-rizqy-aditya-siregar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37055"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37055\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37073,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37055\/revisions\/37073"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}