{"id":41832,"date":"2026-08-31T20:15:35","date_gmt":"2026-08-31T13:15:35","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=41832"},"modified":"2026-08-31T20:15:35","modified_gmt":"2026-08-31T13:15:35","slug":"tutup-muktamar-nu-prabowo-gotong-royong-kunci-entaskan-kemiskinan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/08\/31\/tutup-muktamar-nu-prabowo-gotong-royong-kunci-entaskan-kemiskinan\/","title":{"rendered":"Tutup Muktamar NU, Prabowo: Gotong Royong Kunci Entaskan Kemiskinan"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong> | JOMBANG, \u2013 Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan semangat gotong royong sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan serta memberdayakan umat.<\/p>\n<p>Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menutup Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31\/8\/2026).<\/p>\n<p>Prabowo mengapresiasi pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung dalam suasana damai dan penuh kebersamaan.<\/p>\n<p>Menurut dia, sikap guyub serta kemampuan menerima perbedaan dan dinamika organisasi secara sehat dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSelamat. Ini adalah contoh teladan organisasi masyarakat, Muktamar dengan guyub dan kita terima perbedaan serta dinamika yang sehat, damai, dan rukun,\u201d ujar Prabowo.<\/p>\n<p>Fokus Angkat Masyarakat dari Kemiskinan<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan pemerintah saat ini tengah menjalankan transformasi bangsa dengan salah satu fokus utama berupa pengentasan kemiskinan.<\/p>\n<p>Pemerintah, kata dia, terus mendorong kemandirian masyarakat melalui kerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan keagamaan, termasuk NU.<\/p>\n<p>\u201cJadi saya kira ini kewajiban kita bersama bahwa fokus perhatian dari strategi transformasi bangsa kita sekarang adalah bagaimana mengangkat sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia keluar dari kemiskinan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Prabowo menilai NU memiliki posisi strategis sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan keagamaan terbesar di Indonesia.<\/p>\n<p>Karena itu, kolaborasi NU dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kehidupan yang layak sekaligus memiliki daya saing.<\/p>\n<p>\u201cNU bersama seluruh masyarakat Indonesia bergotong royong, bekerja sama di segala bidang,\u201d kata Prabowo.<\/p>\n<p>Dorong Kemandirian Ekonomi Umat<\/p>\n<p>Prabowo juga menekankan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat harus diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan dasar.<\/p>\n<p>Menurut dia, negara bersama organisasi masyarakat perlu memastikan masyarakat memiliki ketahanan ekonomi sehingga tidak terjebak dalam ketergantungan terhadap pinjaman yang justru membebani.<\/p>\n<p>\u201cNU, ormas terbesar, sangat berkepentingan untuk kita saling bekerjasama dalam memastikan umat dan masyarakat bisa meraih tingkat hidup yang layak. Makan dengan layak, rumah layak, penghasilan tiap bulan yang cukup sehingga tidak perlu pinjam rentenir,\u201d tutur Prabowo.<\/p>\n<p>Penutupan Muktamar Ke-35 NU turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar beserta sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih.<\/p>\n<p>Hadir pula Gubernur Jawa Timur, Panglima TNI, Kapolri, jajaran pengurus NU, para masyayikh, serta kader NU.(Phyd)<\/p>\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id | JOMBANG, \u2013 Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan semangat gotong royong sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan serta memberdayakan umat. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menutup Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31\/8\/2026). Prabowo mengapresiasi pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":41834,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[246],"tags":[162,90,1298,990,1300,1297,1293,1294,1295,1296,1299],"class_list":["post-41832","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-nasional","tag-beritanasional","tag-prabowosubianto","tag-gotongroyong","tag-jombang","tag-kemiskinan","tag-kerukunan","tag-muktamarnu","tag-muktamarnu2026","tag-nahdlatululama","tag-nu","tag-pemberdayaanumat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41832","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41832"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41832\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41836,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41832\/revisions\/41836"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}