{"id":42108,"date":"2026-09-01T09:46:02","date_gmt":"2026-09-01T02:46:02","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=42108"},"modified":"2026-09-01T09:46:02","modified_gmt":"2026-09-01T02:46:02","slug":"polsek-kapuas-barat-dorong-pekarangan-produktif-tanam-cabai-jadi-langkah-nyata-perkuat-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/09\/01\/polsek-kapuas-barat-dorong-pekarangan-produktif-tanam-cabai-jadi-langkah-nyata-perkuat-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Polsek Kapuas Barat Dorong Pekarangan Produktif, Tanam Cabai Jadi Langkah Nyata Perkuat Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p>KAPUAS \u2013 Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Polsek Kapuas Barat dengan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih produktif dan memberikan manfaat bagi kebutuhan pangan keluarga.<\/p>\n<p>Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengecekan lokasi pemanfaatan pekarangan pangan bergizi bidang perkebunan yang dilaksanakan personel Polsek Kapuas Barat pada Selasa (1\/9\/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan berlangsung di wilayah Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.<\/p>\n<p>Dalam pengecekan tersebut, personel Polsek Kapuas Barat melihat secara langsung pengelolaan lahan milik masyarakat yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabai. Meski berada di lahan yang relatif terbatas, yakni sekitar 15 meter persegi, area tersebut dioptimalkan untuk menghasilkan komoditas pangan yang memiliki nilai manfaat bagi kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p>Budidaya cabai tersebut dikelola oleh masyarakat Desa Sei Kayu. Pemanfaatan lahan sederhana seperti ini menjadi contoh bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk melalui optimalisasi pekarangan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.<\/p>\n<p>Kegiatan pengecekan juga menjadi bagian dari dukungan Polsek Kapuas Barat terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis potensi sumber daya lokal. Polri melalui program ketahanan pangan terus mengambil peran dengan mengajak masyarakat membangun kemandirian pangan secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Program tersebut juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal. Melalui pemanfaatan lahan yang tersedia, masyarakat didorong tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut berperan aktif dalam menjaga ketersediaan dan keberagaman pangan di lingkungan masing-masing.<\/p>\n<p>Kapolsek Kapuas Barat IPDA Siswono Tri Soemantri menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan merupakan bentuk pendampingan sekaligus upaya memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan secara nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, lahan yang tidak terlalu luas tetap dapat memberikan manfaat apabila dikelola dengan baik dan konsisten.<\/p>\n<p>Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif. Polsek Kapuas Barat berharap pemanfaatan pekarangan produktif tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi maupun pangan bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAPUAS \u2013 Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Polsek Kapuas Barat dengan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih produktif dan memberikan manfaat bagi kebutuhan pangan keluarga. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengecekan lokasi pemanfaatan pekarangan pangan bergizi bidang perkebunan yang dilaksanakan personel Polsek Kapuas Barat pada Selasa (1\/9\/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan berlangsung<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":42121,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-42108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42108"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42108\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42134,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42108\/revisions\/42134"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42121"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}