{"id":48608,"date":"2026-09-11T13:40:42","date_gmt":"2026-09-11T06:40:42","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=48608"},"modified":"2026-09-11T13:40:42","modified_gmt":"2026-09-11T06:40:42","slug":"resmi-rilis-trailer-laut-bercerita-suarakan-ingatan-tentang-korban-hilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/09\/11\/resmi-rilis-trailer-laut-bercerita-suarakan-ingatan-tentang-korban-hilang\/","title":{"rendered":"Resmi Rilis Trailer, Laut Bercerita Suarakan Ingatan tentang Korban Hilang"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong> | JAKARTA, Film Laut Bercerita garapan sutradara Yosep Anggi Noen mulai memperlihatkan wajahnya melalui trailer dan poster resmi yang diluncurkan Pal8 Pictures, Rabu (9\/9\/2026). Diadaptasi dari novel best seller karya Leila S. Chudori, film ini membawa penonton pada kisah persahabatan, keluarga, perjuangan, serta kehilangan yang tak pernah benar-benar selesai.<\/p>\n<p>Trailer memperkenalkan Biru Laut, diperankan Reza Rahadian, seorang mahasiswa yang resah melihat kondisi negerinya. Bersama teman-temannya dalam kelompok mahasiswa Winatra, ia menggalang pergerakan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia yang demokratis.<\/p>\n<p>Biru Laut dan kawan-kawan semakin aktif ketika mereka mendampingi persoalan-persoalan petani. Pada saat bersamaan, tiga aktivis lain harus menjalani persidangan setelah membaca dan mengedarkan buku yang dilarang.<\/p>\n<p>Situasi kemudian berubah ketika Biru Laut bersama sejumlah tokoh Winatra tiba-tiba menghilang. Mereka tak bisa ditemukan. Keluarga, sahabat, dan kekasih berusaha menelusuri keberadaan mereka.<\/p>\n<p>Di tengah pencarian itu, Asmara Jati, adik Biru Laut yang diperankan Yunita Siregar, menjadi sosok yang menjaga harapan agar tetap hidup.<\/p>\n<p>\u201cDi film ini saya mencoba menunjukkan hal-hal yang memang menusuk, menginspirasi, rasa hangat, dan yang membuat orang jadi memaknai kembali kehidupan persahabatan dan keluarga,\u201d kata Yosep Anggi Noen.<\/p>\n<p>Menurut Anggi Noen, kehilangan dalam film tersebut tidak hanya menghadirkan kesedihan. Penantian dan pencarian justru menjadi bentuk perlawanan dari mereka yang ditinggalkan.<\/p>\n<p>\u201cBagi para sahabat dan keluarga yang kehilangan seseorang di film ini, mereka merasakan kesedihan namun juga dengan setia menunggu dan mencari. Karena menunggu dan mencari, dalam beberapa hal, adalah bagian dari perlawanan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Harapan yang Tetap Menyala<\/p>\n<p>Reza Rahadian sebelumnya pernah memerankan Biru Laut dalam versi film pendek. Dalam versi film panjang, karakter tersebut menurut dia memiliki dimensi yang lebih kompleks, tetapi tetap disampaikan dengan pendekatan naratif yang puitik.<\/p>\n<p>\u201cKita hidup dari zaman ke zaman, akan selalu punya harapan. Selalu ada anak muda yang akan membuat gebrakan, dan berpengaruh terhadap perjalanan bangsa ini. Hari ini, kita punya banyak Biru Laut dan semangat Winatra di luar sana yang peduli untuk membuat perubahan,\u201d ujar Reza.<\/p>\n<p>Sementara itu, Yunita Siregar mengaku proses menjalani karakter Asmara Jati cukup berat. Saat membaca naskah, ia beberapa kali menangis ketika memahami kisah keluarga Asmara yang kehilangan anggota keluarganya dan harus menunggu kepastian tentang kepulangannya.<\/p>\n<p>\u201cBerduka bukan berarti melupakan tapi mencintai dengan cara yang lain. Asmara Jati, keluarganya, sahabat-sahabatnya, mencintai Biru Laut dengan ketidakhadirannya tapi tetap selalu dikenang,\u201d kata Yunita.<\/p>\n<p>Ia menggambarkan Asmara sebagai sosok tenang yang berusaha menghadapi berbagai gemuruh kehidupan sekaligus menjaga harapan tetap menyala.<\/p>\n<p>Makna tentang ingatan dan kehilangan itu juga tercermin dalam poster resmi film. Laut Bercerita tidak sekadar menghadirkan nama-nama mereka yang hilang, tetapi mengingatkan bahwa di balik setiap nama terdapat keluarga yang masih menunggu kepulangan.<\/p>\n<p>Bagi Leila S. Chudori, film ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk melihat kembali sejarah Indonesia sekaligus memberi inspirasi kepada generasi muda.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya film Laut Bercerita bisa menjadi jendela bagi kita untuk melihat sejarah Indonesia sekaligus inspirasi untuk anak-anak muda zaman sekarang. Semoga mereka berani bercita-cita untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d ujar Leila, yang turut menulis skenario bersama Anggi Noen.<\/p>\n<p>Film Laut Bercerita akan tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026. Sebelum itu, film ini akan menjalani penayangan perdana dunia dalam kompetisi utama (Main Competition) Busan International Film Festival (BIFF) 2026 pada 6-15 Oktober.<\/p>\n<p>Film ini diproduksi Pal8 Pictures dengan dukungan VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, Gambar Gerak Film, dan Brandlink. Selain Reza Rahadian dan Yunita Siregar, film ini dibintangi Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Nagra Kautsar, Ibnu Jamil, Natalius Chendana, dan Afrian Arisandy.<\/p>\n<p>Produser film ini adalah Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S. Chudori.(Phyd)<\/p>\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id | JAKARTA, Film Laut Bercerita garapan sutradara Yosep Anggi Noen mulai memperlihatkan wajahnya melalui trailer dan poster resmi yang diluncurkan Pal8 Pictures, Rabu (9\/9\/2026). Diadaptasi dari novel best seller karya Leila S. Chudori, film ini membawa penonton pada kisah persahabatan, keluarga, perjuangan, serta kehilangan yang tak pernah benar-benar selesai. Trailer memperkenalkan Biru Laut, diperankan<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":48617,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[165,1396,1398,1400,1336,1399,1397],"class_list":["post-48608","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-example-1","tag-filmindonesia","tag-lautbercerita","tag-leilaschudori","tag-pal8pictures","tag-rezarahadian","tag-yosepangginoen","tag-yunitasiregar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48608","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48608"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48608\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48620,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48608\/revisions\/48620"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48608"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48608"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48608"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}