{"id":52424,"date":"2026-09-17T10:04:55","date_gmt":"2026-09-17T03:04:55","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=52424"},"modified":"2026-09-17T10:04:55","modified_gmt":"2026-09-17T03:04:55","slug":"andovi-da-lopez-tampil-sebagai-calon-gubernur-di-bapak-paling-jujur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/09\/17\/andovi-da-lopez-tampil-sebagai-calon-gubernur-di-bapak-paling-jujur\/","title":{"rendered":"Andovi da Lopez Tampil sebagai Calon Gubernur di \u201cBapak Paling Jujur\u201d"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Abalisnews.co.id<\/strong> | Jakarta &#8211; Bagaimana jadinya kalau seorang calon gubernur yang terbiasa dengan pencitraan tiba-tiba tak bisa berbohong? Situasi kocak sekaligus kacau itu menjadi premis utama film komedi Bapak Paling Jujur.<\/p>\n<p>Film arahan Fajar Nugros tersebut baru saja merilis main trailer dan poster terbaru. Andovi da Lopez dipercaya memerankan Jonas Prakoso, calon gubernur yang mendadak kehilangan kemampuan untuk menyaring apa yang ada di kepalanya.<\/p>\n<p>Sebagai calon kepala daerah, Jonas sebenarnya sudah paham betul bagaimana mengambil hati calon pemilih. Mulai dari penampilan, senyum di depan kamera, janji kampanye hingga pencitraan sudah dipersiapkan.<\/p>\n<p>Masalahnya muncul setelah Jonas terkena kutukan dari neneknya.<\/p>\n<p>Kutukan tersebut membuat Jonas tak lagi mampu berbohong. Apa pun yang ada di kepalanya langsung keluar melalui mulut.<\/p>\n<p>Rahasia yang seharusnya disimpan, pikiran yang mestinya cukup berada di kepala, hingga berbagai hal yang berpotensi membuat situasi berantakan semuanya terlontar begitu saja.<\/p>\n<p>Kehidupan Jonas pun berubah menjadi kekacauan. Bukan hanya urusan kampanye, kehidupan pribadinya ikut terseret karena tak ada lagi filter antara apa yang dipikirkan dan apa yang dikatakan.<\/p>\n<p>\u201cSaya tertarik dengan premis Bapak Paling Jujur karena pertanyaannya sederhana, tapi konsekuensinya bisa ke mana-mana: apa jadinya kalau kita benar-benar nggak bisa menyaring apa yang ingin kita katakan?\u201d ujar Fajar Nugros.<\/p>\n<p>Menurut Fajar, cerita tersebut bukan kali pertama diangkat ke layar lebar. Bapak Paling Jujur merupakan adaptasi dari film Korea Selatan Honest Candidate (2020), yang kemudian memiliki sekuel pada 2022.<\/p>\n<p>Film Korea tersebut sebelumnya juga merupakan adaptasi dari film Brasil O Candidato Honesto (2014).<\/p>\n<p>Kini cerita tentang seseorang yang mendadak kehilangan kemampuan berbohong itu dibawa ke Indonesia dengan karakter, humor dan situasi yang disesuaikan dengan keseharian masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cCerita ini sudah berhasil di Brasil dan Korea, dan sekarang kami mencoba membawanya ke Indonesia dengan karakter dan situasi yang dekat dengan penonton di sini. Buat saya, justru dari situ komedinya muncul,\u201d kata Fajar.<\/p>\n<p>Sementara itu, produser Aoura Lovenson Chandra mengaku proses membuat main trailer film tersebut bukan perkara mudah. Pasalnya, terlalu banyak kekacauan Jonas yang ingin dimasukkan.<\/p>\n<p>\u201cJujur, proses membuat trailer ini sendiri bikin kami cukup pusing,\u201d ujar Aoura.<\/p>\n<p>\u201cKami harus memilih dari begitu banyak kekacauan yang dialami Jonas. Kalau semuanya dimasukkan, bisa-bisa trailernya lebih panjang dari filmnya,\u201d sambungnya sambil tertawa.<\/p>\n<p>Menurut Aoura, kekacauan dalam film justru muncul dari hal-hal sederhana ketika seseorang kehilangan kemampuan untuk menyaring perkataannya.<\/p>\n<p>\u201cKetika seseorang sudah nggak bisa menyaring apa yang ingin dikatakannya, semuanya jadi kacau. Hal sederhana pun bisa berubah jadi masalah besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Selain Andovi da Lopez, Bapak Paling Jujur turut dibintangi Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), Mieke Shahir dan David Nurbianto.<\/p>\n<p>Dengan premis seorang calon gubernur yang mendadak tak bisa berbohong, Bapak Paling Jujur menawarkan komedi tentang pencitraan, rahasia dan konsekuensi ketika isi kepala tak lagi memiliki tombol \u201cmute\u201d.<\/p>\n<p>Film produksi Cahaya Pictures dan Studio Antelope itu dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Main trailer dan poster terbaru Bapak Paling Jujur telah dirilis melalui akun media sosial resmi film tersebut, Cahaya Pictures dan Studio Antelope.(**)<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\nRedaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Abalisnews.co.id | Jakarta &#8211; Bagaimana jadinya kalau seorang calon gubernur yang terbiasa dengan pencitraan tiba-tiba tak bisa berbohong? Situasi kocak sekaligus kacau itu menjadi premis utama film komedi Bapak Paling Jujur. Film arahan Fajar Nugros tersebut baru saja merilis main trailer dan poster terbaru. Andovi da Lopez dipercaya memerankan Jonas Prakoso, calon gubernur yang mendadak<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":52425,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[166,165,457,1486,1485,1489,1488,1487,1490],"class_list":["post-52424","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-example-1","tag-bioskopindonesia","tag-filmindonesia","tag-filmkomedi","tag-andovidalopez","tag-bapakpalingjujur","tag-cahayapictures","tag-clarestataufan","tag-fajarnugros","tag-studioantelope"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52424"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52424\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52427,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52424\/revisions\/52427"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}