{"id":53060,"date":"2026-09-18T08:05:44","date_gmt":"2026-09-18T01:05:44","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=53060"},"modified":"2026-09-18T08:05:44","modified_gmt":"2026-09-18T01:05:44","slug":"kapolres-kapuas-pimpin-pemadaman-karhutla-di-pangkalan-sari-x-fire-01-dikerahkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/09\/18\/kapolres-kapuas-pimpin-pemadaman-karhutla-di-pangkalan-sari-x-fire-01-dikerahkan\/","title":{"rendered":"Kapolres Kapuas Pimpin Pemadaman Karhutla di Pangkalan Sari, X-Fire 01 Dikerahkan"},"content":{"rendered":"<p>Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan Polres Kapuas bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan dan masyarakat. Kali ini, Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA turun langsung memimpin penanganan titik api di Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kamis (17\/9\/2026).<\/p>\n<p>Setibanya di lokasi, Kapolres Kapuas bersama unsur Tripika Kecamatan Basarang dan Kapolsek Basarang IPTU Parmono langsung bergerak melakukan pemadaman pada lahan yang terbakar. Untuk mempercepat proses pemadaman, tim menggunakan cairan X-Fire 01 pada titik api yang berada di kawasan hutan dan semak belukar dengan kondisi permukaan tanah gambut.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut melibatkan 7 personel TNI, 8 personel Polri dan 7 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Basarang. Tim juga mengerahkan sejumlah kendaraan dan peralatan pendukung untuk menjangkau lokasi yang cukup jauh dari akses jalan utama.<\/p>\n<p>Kondisi medan menjadi salah satu tantangan dalam penanganan Karhutla. Selain akses menuju lokasi yang cukup jauh, tim juga menghadapi keterbatasan personel dan peralatan serta ketersediaan sumber air yang tidak mencukupi.<\/p>\n<p>Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, sinergi dan langkah yang menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, khususnya pada lahan gambut yang memiliki potensi api kembali menyala.<\/p>\n<p>\u201cKami turun langsung bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan titik api dapat segera ditangani. Penggunaan cairan X-Fire 01 merupakan salah satu upaya untuk membantu mempercepat proses pemadaman, terutama dengan kondisi medan dan sumber air yang terbatas,\u201d ujar AKBP Rina.<\/p>\n<p>Kapolres menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga memastikan api tidak kembali membesar dan meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n<p>\u201cYang paling penting adalah api dapat dikendalikan dan tidak meluas. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi Karhutla,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Polres Kapuas bersama jajaran akan terus memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, MPA dan unsur terkait lainnya dalam melakukan pemantauan serta penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas.<\/p>\n<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Kapuas dalam memberikan respons cepat terhadap setiap potensi Karhutla sekaligus menjaga keamanan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan Polres Kapuas bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan dan masyarakat. Kali ini, Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA turun langsung memimpin penanganan titik api di Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kamis (17\/9\/2026). Setibanya di lokasi, Kapolres Kapuas bersama unsur Tripika Kecamatan<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":53062,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-53060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53060"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53063,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53060\/revisions\/53063"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53062"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}