{"id":53189,"date":"2026-09-18T11:47:51","date_gmt":"2026-09-18T04:47:51","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=53189"},"modified":"2026-09-18T11:47:51","modified_gmt":"2026-09-18T04:47:51","slug":"beautiful-pain-rilis-poster-kisahkan-perempuan-yang-bangkit-dari-pengkhianatan-rumah-tangga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/09\/18\/beautiful-pain-rilis-poster-kisahkan-perempuan-yang-bangkit-dari-pengkhianatan-rumah-tangga\/","title":{"rendered":"Beautiful Pain Rilis Poster, Kisahkan Perempuan yang Bangkit dari Pengkhianatan Rumah Tangga"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong> | JAKARTA \u2014 Luka karena pengkhianatan tidak selalu berakhir dengan kehancuran. Dalam film Beautiful Pain, luka justru menjadi titik awal seorang perempuan untuk bangkit dan merebut kembali kehidupan yang sempat direnggut darinya.<\/p>\n<p>Rumah produksi Dapur Film resmi merilis official poster dan official trailer Beautiful Pain, Kamis (17\/9\/2026). Film drama keluarga yang dibintangi Raihaanun, Baim Wong, dan Nikita Mirzani itu dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Raihaanun memerankan Niken, seorang ibu yang harus menghadapi rumah tangga yang runtuh setelah suaminya, Dirga (Baim Wong), terlibat hubungan dengan perempuan lain yang diperankan Nikita Mirzani.<\/p>\n<p>Namun persoalan Niken tidak berhenti pada pengkhianatan. Ketika mencoba menata kembali hidupnya dari nol, ia justru berhadapan dengan fitnah dan pelecehan.<\/p>\n<p>Situasi tersebut menjadi titik balik bagi Niken. Demi kedua anaknya, ia memilih bersuara, menghadapi tekanan, sekaligus memperjuangkan hak asuh dan masa depan keluarganya.<\/p>\n<p>Official poster yang dirilis memperlihatkan Niken mendekap kedua anaknya di tengah gambaran kehidupan keluarga yang telah porak-poranda. Visual tersebut menjadi simbol keteguhan seorang ibu ketika rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung justru berubah menjadi sumber luka.<\/p>\n<p>Sementara itu, official trailer memperlihatkan konflik yang semakin intens. Perselingkuhan, kehancuran rumah tangga, fitnah, hingga perjuangan Niken untuk keluar dari posisi sebagai korban menjadi benang merah cerita.<\/p>\n<p>Sutradara Dmaz Brodjonegoro mengatakan, Beautiful Pain tidak dibuat untuk mengeksploitasi penderitaan perempuan.<\/p>\n<p>\u201cOfficial trailer ini merangkum esensi dari pesan Fight the Trauma. Kami tidak ingin mengeksploitasi penderitaan, melainkan memperlihatkan proses manusiawi seorang penyintas,\u201d ujar Dmaz.<\/p>\n<p>Menurut dia, perjalanan Niken merupakan gambaran tentang bagaimana seseorang berusaha mengambil kembali kendali atas hidupnya setelah mengalami trauma.<\/p>\n<p>\u201cKetika Niken dikhianati dan dihantam fitnah, bisakah ia memilih untuk tidak menjadi korban selamanya?\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bagi Raihaanun, memerankan Niken juga menjadi pengalaman mendalami luka batin seorang perempuan yang berjuang sendirian.<\/p>\n<p>\u201cMemerankan Niken adalah proses menyelami luka batin yang sangat sunyi dan perih,\u201d ujar Raihaanun.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, penderitaan Niken berlapis. Setelah dikhianati suami, upaya untuk membangun kehidupan baru kembali diuji oleh pelecehan dan fitnah.<\/p>\n<p>Namun, kata Raihaanun, kekuatan Niken justru muncul ketika melihat kedua anaknya.<\/p>\n<p>\u201cKarakter ini mewakili suara banyak ibu di luar sana yang memilih bangkit dan menolak diintimidasi oleh rasa takut,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Di balik film tersebut, Nikita Mirzani juga menjalani debut sebagai Executive Producer. Ia menyebut Beautiful Pain sebagai proyek yang memiliki kedekatan dengan realitas kehidupan banyak perempuan.<\/p>\n<p>\u201cCerita film ini sangat dekat dengan banyak realitas perempuan di luar sana, mereka yang dihantam fitnah, diselingkuhi, tidak mendapat dukungan dari orang tua, tapi menolak menyerah demi anak-anaknya,\u201d kata Nikita.<\/p>\n<p>Sementara itu, Hanung Bramantyo yang bertindak sebagai produser berharap film tersebut dapat menjadi ruang bagi Nikita untuk menyampaikan sisi lain dari dirinya melalui cerita yang diangkat ke layar lebar.<\/p>\n<p>\u201cHarapan saya nanti filmnya itu mendapatkan tempat di hadapan penonton dan menjadi sebuah tempat buat Nikita Mirzani menceritakan siapa sebenarnya dirinya,\u201d ujar Hanung.<\/p>\n<p>Baim Wong yang memerankan Dirga menilai konflik dalam Beautiful Pain tidak semata-mata berbicara mengenai perselingkuhan.<\/p>\n<p>Menurut dia, relasi antarkarakter memiliki persoalan moral, ego, dan penyesalan yang berlapis.<\/p>\n<p>\u201cOfficial trailer ini baru memperlihatkan permukaannya saja. Ada pergulatan moral, ego, dan penyesalan yang akan memicu perbincangan mendalam saat filmnya tayang penuh di bioskop nanti,\u201d ujar Baim.<\/p>\n<p>Terinspirasi dari kisah nyata, Beautiful Pain turut menghadirkan Jajang C. Noer, Siti Fauziah, Tarra Budiman, Sha Ine Febriyanti, Dimas Aditya, Anantya Kirana, dan Evano Zyan.<\/p>\n<p>Film ini tidak hanya menawarkan drama keluarga, tetapi juga mengangkat percakapan mengenai kekerasan domestik, perselingkuhan, trauma, fitnah, serta keberanian seorang ibu untuk memperjuangkan masa depan dirinya dan anak-anaknya.<\/p>\n<p><em><strong>Beautiful Pain tayang serentak di jaringan bioskop XXI mulai 22 Oktober 2026<\/strong><\/em>.<\/p>\n<p>Red\/Phyd<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id | JAKARTA \u2014 Luka karena pengkhianatan tidak selalu berakhir dengan kehancuran. Dalam film Beautiful Pain, luka justru menjadi titik awal seorang perempuan untuk bangkit dan merebut kembali kehidupan yang sempat direnggut darinya. Rumah produksi Dapur Film resmi merilis official poster dan official trailer Beautiful Pain, Kamis (17\/9\/2026). Film drama keluarga yang dibintangi Raihaanun, Baim<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":53192,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[360,165,1173,1170,1176,1171,1172],"class_list":["post-53189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-example-1","tag-filmdrama","tag-filmindonesia","tag-baimwong","tag-beautifulpain","tag-dapurfilm","tag-nikitamirzani","tag-raihaanun"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53189"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53193,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53189\/revisions\/53193"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53192"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}