{"id":57450,"date":"2026-09-25T07:54:37","date_gmt":"2026-09-25T00:54:37","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=57450"},"modified":"2026-09-25T07:54:37","modified_gmt":"2026-09-25T00:54:37","slug":"indonesia-tumbangkan-china-3-2-lewat-comeback-dramatis-raih-emas-pertama-asian-games-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/09\/25\/indonesia-tumbangkan-china-3-2-lewat-comeback-dramatis-raih-emas-pertama-asian-games-2026\/","title":{"rendered":"Indonesia Tumbangkan China 3-2 lewat Comeback Dramatis, Raih Emas Pertama Asian Games 2026"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>Analisnews.co.id<\/strong>\u00a0 | NAGoya \u2014 Penantian 28 tahun akhirnya terbayar. Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kamis (24\/9).<\/p>\n<p>Lebih istimewa lagi, emas tersebut diraih setelah Indonesia melakukan comeback dramatis atas China dengan kemenangan 3-2. Sempat tertinggal 0-2, skuad Merah Putih bangkit dan membalikkan keadaan hingga merebut podium tertinggi.<\/p>\n<p>Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan para atlet dan seluruh tim yang mengantarkan Indonesia meraih emas bersejarah tersebut.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim bulu tangkis beregu putra yang berhasil mengalahkan China dan mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026,\u201d ujar Erick.<\/p>\n<p>Menurut Erick, keberhasilan ini memiliki nilai sejarah tersendiri karena menjadi emas pertama Indonesia dari nomor beregu putra bulu tangkis di Asian Games setelah 28 tahun. Kali terakhir Indonesia meraihnya terjadi pada Asian Games 1998.<\/p>\n<p>\u201cKemenangan ini sangat istimewa karena setelah 28 tahun, Indonesia kembali meraih emas beregu putra bulu tangkis di Asian Games. Terakhir kali kita mendapatkan emas dari nomor ini adalah pada 1998,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Erick menilai emas tersebut lahir dari kombinasi determinasi, disiplin, kerja keras, serta mental pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain dan tim pendukung sepanjang turnamen.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah kemenangan yang lahir dari perjuangan, kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah para atlet serta seluruh tim yang mendampingi,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Apresiasi juga diberikan kepada PP PBSI, jajaran pelatih, tim medis, dan para ofisial yang berperan dalam perjalanan skuad Indonesia hingga mencapai podium tertinggi.<\/p>\n<p>Erick berharap keberhasilan tim bulu tangkis beregu putra menjadi pemantik semangat bagi atlet Indonesia lainnya yang masih bertanding di Aichi-Nagoya.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap emas ini menjadi momentum dan suntikan semangat bagi seluruh Kontingen Indonesia yang masih berjuang di Asian Games Aichi-Nagoya. Mari terus berjuang, terus memberikan yang terbaik, dan membawa pulang medali emas untuk masyarakat Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Emas dari bulu tangkis ini pun menjadi pembuka yang manis bagi perjuangan Kontingen Merah Putih di Aichi-Nagoya 2026. Dari ketertinggalan 0-2 hingga berbalik menang 3-2 atas China, skuad beregu putra Indonesia menunjukkan bahwa perjuangan belum selesai sebelum pertandingan benar-benar berakhir.<\/p>\n<p>Red\/Phyd<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Analisnews.co.id\u00a0 | NAGoya \u2014 Penantian 28 tahun akhirnya terbayar. Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kamis (24\/9). Lebih istimewa lagi, emas tersebut diraih setelah Indonesia melakukan comeback dramatis atas China dengan kemenangan 3-2. Sempat tertinggal 0-2, skuad Merah Putih bangkit dan<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":57452,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[590,1368,1366,1302,1628,1303,1529],"class_list":["post-57450","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori","tag-indonesia","tag-aichinagoya2026","tag-asiangames2026","tag-bulutangkisindonesia","tag-emasindonesia","tag-pbsi","tag-timindonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57450","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57450"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57450\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57454,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57450\/revisions\/57454"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57450"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57450"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57450"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}