{"id":63194,"date":"2026-10-04T09:40:02","date_gmt":"2026-10-04T02:40:02","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=63194"},"modified":"2026-10-04T09:40:02","modified_gmt":"2026-10-04T02:40:02","slug":"polsek-kapuas-barat-pantau-kebun-cabai-warga-perkuat-ketahanan-pangan-dari-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/10\/04\/polsek-kapuas-barat-pantau-kebun-cabai-warga-perkuat-ketahanan-pangan-dari-desa\/","title":{"rendered":"Polsek Kapuas Barat Pantau Kebun Cabai Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Desa"},"content":{"rendered":"<p>KAPUAS BARAT \u2013 Upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan sekitar, termasuk melalui pemanfaatan pekarangan untuk menanam kebutuhan pangan sehari-hari. Mendukung langkah tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sei Kayu dari Polsek Kapuas Barat melaksanakan pengecekan lokasi tanaman cabai di RT 07, Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu (4\/10\/2026) pagi.<\/p>\n<p>Pengecekan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini merupakan bagian dari dukungan Polsek Kapuas Barat terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian kepolisian terhadap pemanfaatan potensi lokal yang dapat mendukung ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Tanaman cabai dipilih sebagai salah satu komoditas yang memiliki manfaat langsung bagi kebutuhan rumah tangga. Pemanfaatan pekarangan untuk budidaya cabai diharapkan dapat mendorong masyarakat agar lebih produktif dalam mengelola lahan yang tersedia, sekaligus membuka peluang memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri.<\/p>\n<p>Melalui pengecekan di lapangan, Bhabinkamtibmas turut memantau lokasi pemanfaatan pekarangan yang menjadi bagian dari kegiatan ketahanan pangan. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Program ini sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu dari delapan program prioritas Kapolri, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Peran Polri tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga diwujudkan melalui dukungan terhadap program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Dukungan terhadap pemanfaatan pekarangan tersebut juga selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal. Optimalisasi lahan yang tersedia di lingkungan permukiman diharapkan dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk memperkuat kemandirian pangan dari tingkat desa.<\/p>\n<p>Polsek Kapuas Barat melalui kegiatan Bhabinkamtibmas terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan sesuai potensi wilayah masing-masing. Sinergi antara kepolisian dan warga diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan produktif serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Kegiatan pengecekan tanaman cabai di Desa Sei Kayu berakhir pada pukul 10.20 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dalam situasi aman dan kondusif. Kapolsek Kapuas Barat, IPDA Siswono Tri Soemantri, S.H., M.M., melalui kegiatan tersebut menegaskan dukungan jajarannya terhadap upaya penguatan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan potensi lokal dan membangun kemitraan bersama masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAPUAS BARAT \u2013 Upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan sekitar, termasuk melalui pemanfaatan pekarangan untuk menanam kebutuhan pangan sehari-hari. Mendukung langkah tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sei Kayu dari Polsek Kapuas Barat melaksanakan pengecekan lokasi tanaman cabai di RT 07, Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu (4\/10\/2026) pagi. Pengecekan yang<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":63195,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-63194","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63194","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63194"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63194\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63197,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63194\/revisions\/63197"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63194"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63194"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63194"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}