{"id":64917,"date":"2026-10-07T08:16:47","date_gmt":"2026-10-07T01:16:47","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=64917"},"modified":"2026-10-07T08:17:08","modified_gmt":"2026-10-07T01:17:08","slug":"sehari-setelah-hadir-di-indonesia-sanct-rilis-episode-5-anak-rantau-pulang-diam-diam-di-hari-ulang-tahun-papa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/10\/07\/sehari-setelah-hadir-di-indonesia-sanct-rilis-episode-5-anak-rantau-pulang-diam-diam-di-hari-ulang-tahun-papa\/","title":{"rendered":"Sehari Setelah Hadir di Indonesia, Sanct Rilis Episode 5: Anak Rantau Pulang Diam-Diam di Hari Ulang Tahun Papa"},"content":{"rendered":"<div>\n<p>Sanct, sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan Sion Abednego, founder asal Indonesia, menayangkan Episode 5 dari seri film pendeknya di YouTube pada Kamis (1\/10) pukul 16.00 WIB, sehari setelah aplikasinya hadir di App Store Indonesia pada Rabu (30\/9). Film berjudul \u201cWelcome home.\u201d itu berlatar 1 Oktober, hari yang sama dengan hari tayangnya: Keisha, anak sulung yang bekerja di Singapura, pulang diam-diam tepat di hari ulang tahun ayahnya. Semua layar aplikasi di film adalah layar sungguhan, termasuk acara di grup keluarga, pesan yang dibakar pengirimnya, momen untuk teman pilihan, lokasi langsung selama 30 menit, kamera Dual, dan Carousel lima foto. Sanct gratis, tanpa iklan, dan sudah ada 5.000 orang di dalamnya.<\/p>\n<p>Kalau kamu merantau, kamu tahu rasanya mengucapkan selamat ulang tahun kepada orang tua lewat layar ponsel. Pukul 07.41 pagi, Keisha melakukan hal yang sama. Dari Singapura ia menulis di grup keluarga: \u201cHappy birthday, Papa. See you on the 12th.\u201d Selamat ulang tahun, Papa, sampai jumpa tanggal 12. Satu menit kemudian ayahnya membalas: \u201cI will wait for you.\u201d Papa tunggu. Ia mengira masih harus menunggu sebelas hari. Ia tidak tahu bahwa petang itu juga bel pintu rumahnya akan berbunyi.<\/p>\n<p>Begitulah \u201cWelcome home.\u201d dibuka, film kelima dari seri Sanct tentang sebuah keluarga yang terpisah antara Jakarta dan Singapura. Film berdurasi 1 menit 51 detik itu tayang di YouTube pada Kamis (1\/10) pukul 16.00 WIB, sehari setelah Sanct hadir di App Store Indonesia pada Rabu (30\/9). Ceritanya pun berlatar 1 Oktober, sehingga siapa pun yang menonton pada hari tayangnya berada di hari yang sama dengan keluarga itu.<\/p>\n<div><\/div>\n<p><b>Empat piring, dan satu nama yang tidak dicentang<\/b><\/p>\n<p>Di Episode 2, Clarissa bertanya kepada kakaknya, \u201cCome back soon?\u201d, dan Keisha menjawab \u201cSoon\u201d dengan tanda hati. Di Episode 4, tiket pulangnya sudah dipesan untuk 12 Oktober. Di episode kelima, Keisha naik pesawat yang lebih awal, dan yang tahu hanya Mama dan Clarissa.<\/p>\n<p>Pukul 16.10, Clarissa menyusun empat piring di meja makan, memotretnya, dan menulis \u201cFour plates tonight.\u201d Momen itu ia bagikan hanya kepada teman pilihan: Keisha, Mama, dan dua sahabatnya, Raka dan Nadia. Nama Papa tidak ia centang.<\/p>\n<p>Pukul 16.52, Keisha menulis di grup kecil berisi tiga orang: \u201cI took the earlier flight. Just landed. Don\u2019t tell Papa.\u201d Aku naik pesawat yang lebih awal, baru mendarat, jangan bilang Papa. Setelah pesan itu dibaca, ia menekan lama pesannya sendiri dan memilih \u201cBurn for everyone\u201d. Di ponsel Clarissa, tulisan itu berganti menjadi \u201cThis message was burned\u201d.<\/p>\n<p><b>Makin dekat, lalu bel pintu berbunyi<\/b><\/p>\n<p>Dari kursi belakang mobil, Keisha membagikan lokasi langsungnya kepada dua orang saja, dengan dua kata: \u201cAlmost home.\u201d Di Sanct, lokasi langsung dibagikan selama 30 menit, lalu berhenti otomatis. Clarissa membuka peta itu tiga kali, pukul 17.54, 18.01, dan 18.05, dan setiap kali foto kakaknya tampak makin dekat ke jalan rumah mereka. Papa duduk di meja makan dengan buku di tangannya. Lalu bel pintu berbunyi, dan Papa sendiri yang membuka pintu.<\/p>\n<p>Tidak ada yang berbicara di depan pintu itu, dan film ini memang tidak punya dialog. Clarissa memotret pelukan ayah dan kakaknya dengan kamera Dual, sehingga wajahnya sendiri ikut terekam di sudut foto. Setelah makan malam ulang tahun, ia mengunggah lima foto dalam satu Carousel berjudul \u201cAll four of us.\u201d Kali ini nama Papa ikut dicentang. Raka menulis \u201cHappy birthday, Uncle.\u201d Nadia menulis \u201cWelcome home, Kei.\u201d<\/p>\n<p>Adegan terakhir keluarga itu sederhana. Keisha membalik ponselnya sampai layarnya menghadap meja, lalu memandang ayah, ibu, dan adiknya. Film ditutup oleh Sancty yang membawa kotak kado putih, dengan satu kalimat di layar: \u201cWelcome home, Keisha.\u201d<\/p>\n<p><b>Yang tampil di film ada di aplikasi<\/b><\/p>\n<p>Semua layar aplikasi di film diambil dari aplikasi Sanct yang ada sekarang, hanya diganti nama tokoh, foto, isi pesan, dan jamnya. Enam fitur tampil di episode ini:<\/p>\n<p>\u2013 Acara di dalam obrolan, dengan judul, tanggal, jam mulai dan selesai, serta tombol \u201cAdd to Calendar\u201d.<\/p>\n<p>\u2013 Pesan yang dibakar. Pengirim menekan lama pesannya, memilih \u201cBurn message\u201d, lalu \u201cBurn for me\u201d atau \u201cBurn for everyone\u201d. Pesan tidak hilang dengan sendirinya; pengirimnya yang membakar.<\/p>\n<p>\u2013 Penonton pilihan. Setiap momen bisa dibagikan ke semua teman, ke teman tertentu, atau hanya untuk diri sendiri.<\/p>\n<p>\u2013 Lokasi langsung, dibagikan sebagai momen selama 30 menit lalu berhenti otomatis.<\/p>\n<p>\u2013 Kamera Dual, yang memotret dengan kamera belakang dan kamera depan dalam satu momen.<\/p>\n<p>\u2013 Carousel, lima foto dalam satu momen.<\/p>\n<p>\u201cSelama empat episode, keluarga ini bertemu lewat layar. Di episode kelima, tugas Sanct jauh lebih kecil: menjaga satu rahasia selama satu sore, dan memberi tahu Mama dan Clarissa bahwa Keisha sudah dekat,\u201d ujar Sion Abednego, pendiri Sanct. \u201cAdegan yang paling saya sukai justru saat Keisha meletakkan ponselnya tertelungkup di meja. Orang-orang yang ia rindukan sudah ada di depannya. Kami sengaja memilih 1 Oktober sebagai hari dalam cerita, sehari setelah Sanct hadir di Indonesia, supaya yang menonton hari itu berada di hari yang sama dengan keluarga ini.\u201d<\/p>\n<p><b>Bagaimana data pengguna diperlakukan<\/b><\/p>\n<p>Sanct tidak memiliki iklan maupun linimasa publik, dan tidak menjual data pengguna ke pihak ketiga. Sancty memproses data hanya di dalam akun pengguna itu sendiri untuk merespons, dan data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI publik. Kebijakan privasi Sanct dapat dibaca di\u00a0<a href=\"https:\/\/sanctsocial.app\/privacy\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/sanctsocial.app\/privacy<\/a><\/p>\n<p><b>Harga dan ketersediaan<\/b><\/p>\n<p>Sanct gratis: fitur inti tetap gratis, sementara fitur premium yang bersifat opsional menyusul kemudian, tanpa iklan di kedua versi. Sanct tersedia untuk iPhone di App Store Indonesia dan Malaysia sejak Rabu (30\/9), dan di Singapura sejak Senin (28\/9). Versi Android di Google Play belum siap. Aplikasi ini tersedia dalam bahasa Indonesia, Inggris, Melayu, dan Hindi, dan sudah ada 5.000 orang di dalamnya.<\/p>\n<p>Di Sanct, teman pertama ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR. Pencarian dan saran pertemanan terbuka setelah pengguna punya lima teman, dan keduanya hanya menjangkau teman dari teman. Kelima episode seri film Sanct dapat ditonton di YouTube.<\/p>\n<p>Unduh Sanct dan informasi lebih lanjut:\u00a0<a href=\"https:\/\/sanct.social\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/sanct.social<\/a><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"wpra-attribution\">\n<p>Press Release ini sudah tayang di\u00a0<a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/7ad328c3-98eb-4943-8e9e-12ce8cc1a55a\/4efc7ace-8eb0-40cb-842c-3ed6eeb87e80\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><ins>VRITIMES<\/ins><\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanct, sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan Sion Abednego, founder asal Indonesia, menayangkan Episode 5 dari seri film pendeknya di YouTube pada Kamis (1\/10) pukul 16.00 WIB, sehari setelah aplikasinya hadir di App Store Indonesia pada Rabu (30\/9). Film berjudul \u201cWelcome home.\u201d itu berlatar 1 Oktober, hari yang sama dengan hari tayangnya:<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":64920,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-64917","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64917","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64917"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64917\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64924,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64917\/revisions\/64924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}