{"id":78393,"date":"2026-10-26T22:32:33","date_gmt":"2026-10-26T15:32:33","guid":{"rendered":"https:\/\/analisnews.co.id\/?p=78393"},"modified":"2026-10-26T22:32:33","modified_gmt":"2026-10-26T15:32:33","slug":"pemkab-karangasem-dan-yayasan-dibia-amerta-serta-unipa-surabaya-bahas-kerja-sama-tawarkan-institut-kesehatan-dan-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/2026\/10\/26\/pemkab-karangasem-dan-yayasan-dibia-amerta-serta-unipa-surabaya-bahas-kerja-sama-tawarkan-institut-kesehatan-dan-pendidikan\/","title":{"rendered":"Pemkab Karangasem dan Yayasan Dibia Amerta serta Unipa Surabaya Bahas Kerja Sama Tawarkan Institut Kesehatan dan Pendidikan"},"content":{"rendered":"<p>Pemkab Karangasem dan Yayasan Dibia Amerta serta Unipa Surabaya Bahas Kerja Sama Tawarkan Institut Kesehatan dan Pendidikan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Analisnews.co.id-KARANGASEM | Kabupaten Karangasem memiliki potensi untuk berkembang menjadi kota pendidikan. Pengembangan tersebut sangatlah penting, agar masyarakat setempat memiliki akses lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus selalu keluar daerah.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-78395\" src=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0048-1-300x179.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"179\" srcset=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0048-1-300x179.jpg 300w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0048-1-150x90.jpg 150w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0048-1-450x269.jpg 450w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0048-1.jpg 720w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Untuk itu, Kabupaten Karangasem dapat menjadi pusat pendidikan melalui rencana pendirian Institut Ilmu Kesehatan dan Pendidikan.<\/p>\n<p>Gagasan tersebut mengemuka, dalam audiensi Yayasan Dibia Amerta bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta di Kantor Bupati Karangasem, Senin (26\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ketua Yayasan Dibia Amerta, Kade Sudiana, SE.,S.Pd.,M.M.,M.Pd., menyampaikan peluang kerja sama dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.<\/p>\n<p>&#8220;SDM pendidikan dan kesehatan adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, keduanya harus berjalan beriringan. Membangun masyarakat Karangasem. Untuk itu, bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi tidak harus keluar, sehingga Kabupaten Karangasem lebih maju, sehat, dan berdaya saing,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, peluang pendirian Institut Ilmu Kesehatan dan Pendidikan di Karangasem terbuka untuk dijajaki. Realisasi rencana tersebut diharapkan dapat didukung melalui pemetaan kebutuhan SDM serta perluasan akses pendidikan bagi masyarakat secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Tugas Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Nomor 080\/ST\/VII\/2026 tertanggal 24 Juli 2026, terkait sosialisasi, presentasi pendidikan, serta pengenalan legalitas kampus.<\/p>\n<p>Menanggapi usulan tersebut, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta mengapresiasi inisiatif Yayasan Dibia Amerta. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM agar masyarakat mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.<\/p>\n<p>&#8220;Kita ingin Karangasem maju bersama melalui peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah daerah pada prinsipnya sangat terbuka terhadap berbagai upaya yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kompetensi SDM,&#8221; ujar Sedana Merta.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-78396\" src=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0046-1-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0046-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0046-1-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0046-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0046-1-150x100.jpg 150w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0046-1-450x300.jpg 450w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0046-1-1200x800.jpg 1200w, https:\/\/analisnews.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261026-WA0046-1.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Meski demikian, Sedana Merta mengingatkan bahwa setiap rencana kerja sama maupun pendirian institusi pendidikan harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p>&#8220;Regulasinya harus benar. Kita hanya memfasilitasi sesuai kewenangan pemerintah daerah. Program studi dan akreditasinya juga harus jelas, sehingga kerja sama yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sedana Merta juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan, terutama terkait kompetensi tenaga pendidik dan pola pembelajaran.<\/p>\n<p>Menurutnya, kehadiran program pendidikan baru harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa mengabaikan standar mutu yang berlaku.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana, turut menyambut baik rencana tersebut. Ia menyatakan pihaknya terbuka atas program pendidikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sepanjang seluruh persyaratan dan regulasi dipenuhi serta tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.<\/p>\n<p>Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menilai perkembangan sistem pendidikan membuka peluang penerapan berbagai model pembelajaran, termasuk sistem hibrida yang memadukan pembelajaran daring dan luring.<\/p>\n<p>Menurutnya, pola tersebut dapat menjadi alternatif untuk memperluas akses pendidikan masyarakat. Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan standar mutu, legalitas, akreditasi, dan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>Dalam audiensi tersebut, Sedana Merta didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kepala Dinas Pendidikan I Gusti Bagus Budiadnyana, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Karangasem. Audiensi berlangsung dalam suasana komunikatif dan kekeluargaan.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem berharap komunikasi antara Yayasan Dibia Amerta, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, dan pemerintah daerah dapat berlanjut untuk menjajaki bentuk kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pewarta: Ranu Sugito<br \/>\nEditor: Putu Wiguna<\/p>\n<p>Pemkab Karangasem, Yayasan Dibia Amerta, Institut Ilmu Kesehatan dan Pendidikan, I Ketut Sedana Merta, pendidikan tinggi Bali<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkab Karangasem dan Yayasan Dibia Amerta serta Unipa Surabaya Bahas Kerja Sama Tawarkan Institut Kesehatan dan Pendidikan &nbsp; Analisnews.co.id-KARANGASEM | Kabupaten Karangasem memiliki potensi untuk berkembang menjadi kota pendidikan. Pengembangan tersebut sangatlah penting, agar masyarakat setempat memiliki akses lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus selalu keluar daerah. Untuk itu,<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":78394,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-78393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=78393"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78393\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78399,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78393\/revisions\/78399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=78393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=78393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/analisnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=78393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}